LOVE AND BUSINESS EMPIRE

LOVE AND BUSINESS EMPIRE
EPOSODE 124 : Terkejut


__ADS_3

Di waktu yang sama, Albert, Irma, Fany dan Violet telah menyelesaikan makan siangnya, mereka berempat kemudian berjalan keluar dari restoran tersebut.


"Kita mau kemana guys,!? bagaiman jika kita pergi ke villa pamanku,!" ucap Fany sambil memandang satu persatu teman-temanya.


"Aku setuju,!" jawab Violet.


"Jauh nggak,!? soalnya sudah hampir sore nih,!" kata Irma sambil memandang Fany.


"Nggak kok, palingan 15 menit dari sini jika naik taxi,!" Jawab Fany.


"Aku ikut ajah, aku telpon Farhan dulu sebab aku ingin menyampaikan sesuatu padanya, penting,!" ucap Albert memandang satu persatu gadis itu.


"Cepat, speaker yah,!" kata Violet tersenyum dengan niat yang lain.


"Iya, cepat, speaker,!" kata Fany tersenyum dengan maksud tertentu.


Albert kemudian mengambil HP dari saku celananya lalu menghubungi Farhan.


"Maaf pulsa anda tidak mencukupi mohon lakukan pengisian ulang!" suara operator seluler.


"Ya ampun..... !!!" Irma lalu memalingkan pandangan ke arah Albert dengan wajah mengkerut."Kenapa yah, jika ada sesuatu yang penting Hp kamu selalu bermasalah sih,!! kalau bukan Hp kamu, mobilmu,!! selanjutnya apalagi yang bermasalah,!? dirimu.!"

__ADS_1


"Mau bagaimana lagi, sejak di indonesia aku nggak perna ngisih pulsa. kebanyakan pakai Wa,!" jawab Albert.


"Kalau gitu, pakai Wa ajah,!! ribet amat,!!" kata Violet yang mulai terlihat kesal."Cepat,!"


Albert kemudian memandang satu persatu gadis-gadis cantik itu kemudian berkata."Kuotaku habis, guys,!!" dia tersenyum terpaksa.


"Ya ampun.... !! Tuhan.... !! CEO macam apaan kamu, Albert,!!!" ucap Irma yang makin kesal.


"Ya ampun, kakak,!" ucap Violet.


"Astaga, kacau,!" kata Fany.


"Pinjam Hp kamu Irma,!" kata Albert memandang Irma sambil melepaskan senyum dengan paksa.


"Milik aku ajah, nih,!!" kata Fany yang juga ikut menyerahkan Hpnya.


"Nggak,!! percuma, Farhan nggak akan angkat,! aku pakai Hp Irma ajah, aku sangat yakin pasti di angkat,!" kata Albert sambil memalingkan sejenak wajahnya ke arah Violet dan Fany lalu kembali memandang Irma.


"Kok bisa Irma,!" ucap Violet.


"Aku jadi penasaran,!" ucap Fany

__ADS_1


"Kalian berdua nggak usah tau apa alasanya,!" jawab Albert sambil memalingkan wajahnya ke arah mereka berdua, dia lalu kembali menatap Irma kemudian berkata."Sini Hp kamu.!?"


Irma yang sedari tadi menyimak dialog mereka bertiga kemudian menyerahkan Hp miliknya kepada Albert sambil memikirkan sesuatu."Kok bisa aku sih,!" ucapnya dalam hati.


Albert lalu mengambil Hp milik Irma kemudian mencari kontak Farhan, dia tidak menemukanya selanjutnya berpaling ke arah Irma dan berkata."Siapa nama Farhan di kontakmu.!"


Irma terdiam sejenak lalu berkata.


"Preman pasar.!"


"Kamu ada-ada ajah,!" jawab Albert sambil mencari nama kontak yang di sebutkan oleh Irma.


"Farhan emang kayak preman pasar, itu dulu sih,!" kata Irma.


"Waktu aku pertama kali bertemu denganya di London juga seperti itu, rambutnya yang gondrong dan bagian tepi rambutnya seperti habis di makan tikus,!" ucap Violet sambil tersenyum manis mengingat kejadian yang di alaminya bersama dengan Seven.


"Aku juga seperti itu, waktu pertama kali tiba di London, pada saat itu aku bersama kakek aku,!" ucap Violet yang juga tersenyum manis sambil bernostalgia dengan masa-masa awal bertemu Seven.


"Kalian berisik amat sih, aku sedang nelpon nih,!" ucap Albert sambil menatap satu persatu gadis-gadis cantik itu."Di angkat,!" dia melanjutkan ucapanya.


"Ini Albert,!! Kamu di mana,!? aku ingin memberitahumu sesuatu yang penting.!"

__ADS_1


"Kamu ke taman menara Eiffel, sekarang,!! aku menemukan Rian.!"


"Apaaaaaaa..... !!!!"


__ADS_2