LOVE AND BUSINESS EMPIRE

LOVE AND BUSINESS EMPIRE
EPISODE 140 : Menargetkan Sahabat Sendiri


__ADS_3

Setelah pertemuan dengan keduan orang tua kandungnya, king kemudian meninggalkan mansion Mr Ivan Petrov Arashavin dengan tujuan kembali ke perusahaan.


Di saat King sedang berjalan keluar, Mr Arashavin kemudian memanggilnya dengan berkata.


"Aku dengar dari informasi dari anak buahku. bahwa salah temanmu adalah Ayah dari tangan kanan Mr David, aku ingin kamu mengajaknya bergabung dengan kita suatu saat nanti.


King terhenti sejenak sambil berpikir."Mungkin yang di maksud adalah Albert," ucapnya dalam hati, dia memalingkan sejenak wajahnya ke arah Ayahnya dan berkata."Untuk saat ini, aku belum memikirkan itu, aku akan menyelesaikan dahulu apa yang paling penting saat ini, Ayah," dia kembali memalingkan wajahnya seperti sedia kala dan melanjutkan langkahnya.


Beberapa waktu kemudian, akhirnya dia telah tiba di perusahaan yang ia pimpin atas amanah Ayahnya. Supir yang sebelumnya juga menjumputnya di tempat yang sama lalu membuka pintu mobil untuk King. Setelah itu, King kemudian melangkahkan kakinya ke dalam perusahaan.


Setelah king berada di pintu ruanganya yang terbuka lebar-lebar, ia melihat Irina sedang berjalan mondar mandir sambil melipat kedua tanganya, wajahnya begitu mengkerut menandakakan gadis yang berparas cantik itu sedang sangat kesal.


"Sudah aku duga dia akan menyusul ke tempat ini," ucapnya dalam hati sambil berjalan masuk menuju ke kursinya tanpa mengatakan sepata kata pun untuk Irina.


Irina kemudian menoleh ke arah King di sebabkan ia mendengar suara hentakan kaki di lantai.

__ADS_1


"Kamu dari mana ajah sih,!!" dia menatap King dengan wajah yang semakin mengkerut.


"Aku dari rumah anda, aku di perintahkan oleh ayahmu untuk membicarkan sezuatu yang penting terkait perusahaan," kata King sambil terus berjalan menuju ke kursinya tanpa menoleh sedikitpun.


"Seharusnya kamu menjemput aku dulu,!" kata Irina sambil berjalan mendekati King yang sedang duduk.


"Aku nggak bisa, Nona Irina," ucapnya sambil menoleh sejenak ke arah gadis itu lalu membuka proposal kerja yang berada di atas mejanya, dia menatap Irina lalu melanjutkan perkataanya."Sebagai gantinya, bagaimana jika kita ke London hari ini sekaligus tanda permintaam maafku,? bagaimana menurutmu.?"


Irina yang kini berada di dekat King lalu duduk di tepi meja, wajahnya yang tadinya sangat kesal kini berubah warna menjadi bahagia, dia lalu berkata.


"Okey,! kali ini aku memaafkanmu.!"


"Kita sebaiknya berangkat sekarang, aku sedang terburu-buru saat ini, kamu nggak usah membawa pakaian, kamu bisa membeli pakaian ganti di london sesuka hati kamu," dia berhenti dari langkahnya kemudian memalingkan sejenak wajahnya ke arah Irina." Aku harap kamu jangan protes dan bertanya lagi untuk saat ini," dia selanjutnya memalingkan wajahnya seperti sedia kala dan melanjutkan langkahnya.


"Sejak kamu menjadi CEO, perilakumu kepadaku sedikit berubah, kamu itu semakin menyebalkan ," ucapnya sambil mengikuti langkah King yang kini berada di pintu kantor.

__ADS_1


King kembali berhenti, dia menoleh sejenak dan berkata."Bukan begitu.! Saat ini, aku benar-benar terburu- buru, aku nggak bermaksud mengabaikan kamu dan bersikap tidak sopan kepadamu.! Untuk saat ini, aku mohon !! sekali saja kamu memahami aku," dia kembali menoleh ke depan kemudian melanjutnkan langkahnya.


"Ada apa dengan dia yah,!? ekspresinya sungguh aneh, sepertinya dia menyembunyikan sesuatu dariku," kata Irina dalam hati sambil mengikuti langkah kaki King.


Tidak butuh waktu yang lama, akhirnya mereka berdua telah berada di pintu utama perusahan R-Xt tepat di samping sebuah mobil mewah berwarna hitam.


Sang supir lalu membukakan pintu untuk mereka berdua selanjutnya mereka masuk ke dalam mobil itu tanpa berkata-kata sedikitpun.


"Aku akan menghubungi Indra Permana Nasution," ucap King dalam hati.


...FLASH BACK OFF...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...Untuk mengingatkan pembaca...

__ADS_1


...Adapun percakapan King dengan Indra melalui telephone telah di bahas sebelumnya...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2