
Kelima wanita cantik baru saja tiba di sebuah rumah makan di pagi itu, mereka kemudian masuk ke dalam untuk memesan makanan yang ada di dalam daftar menu.
Di luar rumah makan itu, 7 orang pria bergaya urakan baru saja tiba, sebuah mobil Ferrari merah dan 4 buah sepeda motor, kelompok itu memudian melangkahkan kakinya ke dalam rumah makan itu selanjutnya menghampiri kelima gadis cantik yang sedang duduk manis sambil menunggu makanan dan minuman yang mereka pesan.
"Hay Violet sayang,!! kita ketemu lagi,!" kata pemimpin kelompok itu sambil berjalan mendekat.
Kelima gadis itu memalingkan wajahnya ke arah sumber suara.
"Joker,!" kata Violet.
Ke empat wanita lalu memandang Violet.
"Itu pacar kamu,?" ucap Irma.
"Dulunya seperti itu,!"
"Aku rasa, mata kamu sudah rabun, cowok model gituan kamu jadikan pacar,!!" ucap Fany.
"Aku khilaf,!" jawab Violet.
Raisa dan Marcela hanya menyimak percakapan itu
"Dulunya salah satu teman kami modelnya seperti mereka,!"
"Aku tau siapa yang kamu maksud, waktu aku bertemu dengannya di airport modelnya seperti mereka, tapi dia terlihat sangat keren, cuek banget, bertingkah sesuka hatinya, dan tentunya berwajah tampan, aku jadi meleleh,!" ucap Marcela sambil tersenyum manis.
"Aku juga mengenal cowok seperti itu, aku jatuh cinta pada pandangan pertama, dia membantu aku dan kakek,!" kata Fany tersenyum manis.
"Ngapain kalian membahas cowok yang nggak jelas itu,!" ucap Raisa.
__ADS_1
Joker dan kelompoknya kemudian duduk di samping Violet sedangkan ke 6 bawahanya duduk di sebelah gadis yang lain sambil tertawa kecil.
"Minggir kalian,!" kata Raisa. mendorong salah satu anak buah joker
"Jangan pegang-pegang, brengsek,!" kata Irma.
"Arg... !!Jangan menyentuhku, kurang ajar amat sih,!!" ucap Marcela.
"Minggir kamu, joker,!!"
"Rilex ajah sayang,!!" dia kemudian memeluk Violet.
"Paaakkk,!" Suara tamparan yang mendarat ke wajah joker.
"Wanita sialan.... !" kata joker yang baru saja ingin membalas tamparan Violet.
"Tak... ! Tak... ! Tak... !!" Suara hentakan kaki di lantai marmer rumah makan itu.
Mereka kemudian berbalik ke arah sumber suara.
"Kak Indra,!!" kata Irma
Raisa menatap pria tampan yang sedang berjalan ke arah mereka.
"Aku nggak menyangka jika kita bertemu lagi dengan situasi yang sama tetapi di tempat berbeda," kata Indra yang memandang Raisa dan Irma secara bergantian, dia kemudian mengalihkan pandanganya ke arah joker bersama anak buahnya."Apa kalian nggak punya kerjaan di pagi ini.... !!"
"Ini bukan urusanmu, sebaiknya jangan ikut campur,!!!" kata joker yang menatap indra.
Pemilik rumah makan kemudian muncul, sebaiknya kalian selesaikan urusan kalian di luar jangan di tempat ini.
__ADS_1
Kumpulan pemuda dan pemudi itu lalu berbalik ke arah sumber suara.
"Okey.... ! Okey.... !!" Joker kemudian memberi isyarat kepada anak buahnya.
Mereka kemudian keluar dari rumah makan itu.
"Prankkk.... !!!!"
Joker dan anak buahnya yang berada di luar melempar kaca rumah makan itu yang berada tepat di samping para gadis-gadis cantik.
"Auww.... !!!" Suara jerit kelima wanita.
"Kita selesaikan di sini, kamu membuatku kesal ajah,!!! kamu merusak kesenanganku,!!!" kata joker yang menjulurkan tanganya dan mengarahkan jari tengahnya ke arah Indra.
Indra Permana Nasution sangat kesal, dia kemudian keluar dari rumah makan itu di ikuti oleh para wanita.
Mereka kemudian bertarung, indra menghadapi ke 7 anak muda yang sudah terbiasa bertarung, dia sangat kewalahan sehingga pemuda tampan itu tidak berdaya.
"Sialan.... !!! Teriak Indra yang kemudian berdiri dan berlari ke arah ke 7 kelompok itu.
Terjadi pertempuran hebat yang sangat sengit, Indra mengeluarkan kemampuan penuhnya tetapi dia tetap tidak mampu menumbangkan ke 7 pemuda itu, mereka hanya mengalami luka kecil. Indra sudah sangat kelelahan dan tak berdaya.
Mereka kemudian tertawa terbahak-bahak.
"Kamu lumayan juga, tapi menghadapi kami bertuju itu sangat berar, kami petarung dan bukan amatiran,!" kata Joker sambil tersenyum licik."Bawa gadis-gadis itu, aku akan membawa Violet, urusanku dengannya belum kelar."
"Brummmmmm.... !" Suara motor bermesin Ducati Vyrus Alyen 988 berhenti, pemuda tampan yang betada di atas motor itu lalu melepas helemnya.
__ADS_1
Mereka yang berada di luar Restoran itu terkejut hebat dengan sosok pria yang sangat berbeda dari yang di lihat sebelum-sebelumnya.