
Beberapa waktu kemudian, Seven melangkahkan kakinya keluar dari restoran itu di ikuti oleh Marcela dan Resky,
Tak butuh waktu yang lama, sebuah taxi berhenti tepat di depan pintu restoran itu, Seven kemudian masuk kedalam taxi di ikuti oleh kedua wanita cantik yang bermaksud ingin mengikuti Seven. Setelah kedua gadis cantik itu berada di dalam taxi, mereka saling menatap satu sama lain dengan wajah mengkerut.
"Sebaiknya kamu pulang saja,dek.!! Kamu itu nasih kecil, nggak baik gadis ABG berkekiaran jam segini, ini udah Larut malam,!!" kata Marcela yang menatap tajam ke arah Resky dengan niat yang tersembunyi.
"Justru kakak yang nggak usah ikut, aku dan kak Seven sedari pagi terus bersama dan ingat,!!! aku bukan anak kecil,!! aku sudah dewasa,!! usiaku sudah 18 tahun,!!!" kata Resky yang raut wahahnya makin kesal sambil menatap Marcela dengan tatapan tajam.
"Astaga,!!! kalian berdua berisik amat sih,! kalian berdua ajah yang ngambil motorku, aku mau turun,!!" kata Seven sambil menatap Resky dan Marcela secara bergantian.
"Aku juga mau turun,!" kata Resky
"Aku juga,!" kata Marcela yang nggak mau kalah.
"Ada apa sih dengan kalian berdua,? mau ngambil motor kok susah amat,!" kata Seven yang semakin kesal.
Pemuda itu lalu turun dari taxi dengan terburu-buru di susul oleh kedua gadis itu. Pada saat taxi itu melaju, Seven kemudian berlari mengejar taxi itu.
"Berhenti, Pak.!!!!" Teriak Seven
Taxi pun berhenti secara mendadak, pemuda tampan itu masuk ke dalam taxi dengan sangat tergesah-gesah tanpa mempedulikan Marcela dan Resky, Dia meninggalkan kedua gadis itu yang berada di depan pintu restoran.
__ADS_1
Marcela dan Resky kemudian memalingkan wajahnya ke arah taxi yang sedang melaju
"Kak Seven,!!! tunggu aku,!!! teriak Resky sambil berlari mengejar taxi itu akan tetapi perjuanganya sia-sia, mobil itu telah menjauh dari pandangan matanya.
Marcela hanya terdiam membisu, dia memperhatikan gadis remaja itu."Gadis ini sepertinya sangat menyukai pangeranku, aku nggak akan tinggal diam begitu saja,!!" gumamnya.
Resky kemudian mengalihkan pandanganya ke arah Marcela."Gara-gara kakak nih,!! bikin kesal ajah,!! umpatnya.
Marcela lalu menghampiri gadis itu." Apa kamu menyukai Farhan Crow Seven,? jawab yang jujur, dek.!!"
Resky terdiam sesaat, dia lalu menatap wajah Marcela."Ini bukan masalah suka atau tidaknya, aku kesini dengan kak Seven, aku nggak ngerti seluk beluk kota ini, asal kakak tau ajah,!! aku menyukai pria lain, bukan menyukai kak Seven.!!"
Resky merasa sesak mendengarkan pengakuan Marcela."Ada apa denganku,!! mengapa perasaanku nggak nyaman gini sih.!" Dia lalu menyusul Marcela ke dalam restoran itu untuk melanjutkan makannya.
Kedua gadis itu hanya terdiam membisu di tempat duduknya, mereka melanjurkan makannya, sesekali mereka saling menatap tanpa tersenyum sedikit pun.
Tak butuh waktu yang lama, Seven telah tiba didepan hotel, dia kemudian bergegas keluar dari taxi setelah menyelesaikan pembayaran, pemuda itu lalu melangkahkan kakiknya dengan maksud mengambil sepeda motornya, baru saja ia ingin menancap gas motornya tiba-tiba Hpnya berdering.
"Krink... Krink... Krink.... !!"
__ADS_1
"Siapa sih,!" kata Seven sambil mengambil Hp miliknya, dia menatap layar Hp miliknya selanjutnya mengangkat panggilan telephone itu.
"Ada apa, Albert Junior.??"
"Aku telah tiba di rumah sakit ST Thomast, kamu di mana,??" kata Albert.
"Aku lagi ngambil motorku, aku akan kesitu secepaynya.!!"
"Okey.!!"
Panggilan telephone terputus, Seven kemudian menancap gas motornya. Pada saat ia melaju, tiba-tiba dua mobil mewah menghalangi jalanya, terpaksa dia menghentikan laju motornya.
"Joker,!!"gumamnya sambil menatap beberapa pria yang baru saja keluar dari mobil mewah itu.
"Kita ketemu lagi, Farhan Crow Seven,!! kali ini aku akan membalasmu,!!" dia tertawa terbahak-bahak kemudian di susul tawa anak buahnya."Walaupun kamu merubah stylmu, aku tetap mengenalimu, anak buahku selalu mengintaimu.!!" Joker kembali tertawa.
"Lain kali kita lanjutkan duel kita, aku punya urusan yang lebih penting saat ini,!!" kata Seven kemudian menancap gas motornya melewati kelompok joker.
"Brummmmm.... !!" Suara Motor bermesin Ducati itu melesat dengan sangat cepat.
__ADS_1
"Awas kamu, FARHAN CROW SEVEN,!!!!" teriak joker yang begitu sangat kesal sebab gagal menuntut pembalasan.