
Di tempat yang lain, Princes blade bersama dengan Nakamura sedang menuju ke perusahaan DYNAMIC, setelah mereka tiba di depan pintu perusahan milik Mr Sudirman Sinaga,mereka berdua lalu keluar dari kendaraan dan menerobos masuk kedalam perusahaan itu dengan menghajar satu persatu para bodyguard yang sedang bertugas dengan begitu mudah.
Princes Blade lalu mendekati salah seorang bodyguard yang tergeletak lalu berkata.
"Di mana Pak Arman berada.!?
"Dia... Dia... Di kurung di lantai bawah, jangan bunuh aku Nona,! ampuni aku,!" ucap bodyguard tersebut dengan nada terbata-bata.
Princes Blade lalu memutar kepala bodyguard itu.
"Krek,!" bunyi leher bodyguard tersebut, dia tewas seketika.
Princes Blade kemudian memalingkan wajahnya ke arah Nakamura.
"Kita sebaiknya menuju ke lantai bawah, bunuh siapapun yang menghalangi kita."
"Di mengerti Nona."
Mereka berdua lalu melangkahkan kakinya menuju ke lif dengan niat mencari Pak Arman di basemant. Tidak butuh waktu yang lama, mereka telah tiba, pada saat Princes Blade membuka pintu lif, sekitar 30 bodyguard yang menggunakan samurai menanti mereka.
"Cepat kamu temukan Pak Arman,aku yang akan menghadapi mereka semua," ucap Princes Blade lalu mengeluarkan pedang katana kecil miliknya dari sarungnya.
__ADS_1
pertarungan sengitpun terjadi, benturan pedang Princes blade antara bodyguard tersebut begitu dahsyat hingga menghasilkan percikan api kecil seperti kembang api.
Princes Blade melakukan tebasan melingkar hingga beberapa kepala bodyguard itu terlepas dari lehernya, wanita cantik tersebut bermandikan darah bodyguard yang kehilangan kepala, tubuhnya tergeletak tak bernyawa lagi.
"Wanita ini sangat mengerikan, sebaiknya kita mundur,!! dia bukan tandingan kita,!" kata salah satu bodyguard yang tersisa.
Baru saja mereka hendak mundur, Princes blade berlari cepat ke arah mereka dengan melepas tebasan zig zag dengan begitu cepat hingga mereka semuanya terjatuh ke lantai secara bersamaan tanpa sempat melakukan serangan balasan, tak ada satupun bodyguard yang tersisa, semuanya tewas secara mengenaskan.
"Latihanku selama ini tak sia-sia,!" gumamya.
Princes Blade kemudian menyarungkan kembali samurai miliknya lalu melangkahkan kakinya menyusul Nakamura yang telah lebih dulu mencari Pak Arman.
Nakamura lalu memalingkan wajahnya ke arah Princes Blade lalu berkata."Kita terlambat, Pak Arman bunuh diri dengan mengkomsumsi pil racun, kemungkinan dia sudah sadar jika dirinya akan tewas jadi dia mengambil pilihan terakhir."
"Sial.... !!!"
"Lalu apa yang akan kita lakulan saat ini, kita tidak mendapatkan bukti apapun dari Pak Arman, Sebenarnya apa yang di cari oleh Pak Arman, Nona.!?"
"Sebuah File tentang informasi kunci manuskripsi yang kita miliki saat ini, Mr sudirman melikinya maka dari itu dia berambisi untuk mendapatkan manuskripsi pada saat acara pelelangan hingga nyawanya melayang."
"Dari mana Mr sudirman mendapatkan file itu.?"
__ADS_1
"Dia medapatkanya di mesir bersama dengan Mr Ramadhan, dan salah satu petunjuk kunci ada pada tubuhku, Ayah dan ibuku menyembuyikan identitasku disebabkan hal ini, kita membutuhkan separuh petunjuk lagi untuk menghentikan selama-lamanya komplik berdarah ini."
"Jadi begitu.!"
"Sebaiknya kita tinggalkan tempat ini sebelum para bodyguar lain bermunculan."
"Di mengerti, Nona."
Mereka kemudian melangkahkan kakinya keluar dari tempat itu.
"Arg.... !! Sial.... Aku nggak mendapatkan dua hal yang aku butuhkan pada Pak Arman, Informasi tentang kunci tersebut dengan bukti tentang Indra yang telah menjebak aku dan Arya, menghadapi Indra nggak cocok dengan pedang melaingkan dengan cara yang lain," gumamnya.
Tidak butuh waktu yang lama Princes Blade dan Nakamura meninggalkan perusahaan Dynamic.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...Adapun keahlian Renata telah di bahasa...
...Di...
...EPISODE 67 : Berlatih...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1