LOVE AND BUSINESS EMPIRE

LOVE AND BUSINESS EMPIRE
EPISODE 48 : Gosip


__ADS_3

Di sebuah perusahaan PT IMMORTAL, seorang pria tampan sedang mondar-mandir seperti sedang menunggu kabar.



"Krink.. ! Krink.. ! Krink... !!" Bunyi Hp Albert.


"Halo ! Katakan apa yang kamu ketahui ?" Tanya Albert


"Aku melihat seorang wanita cantik sedang keluar dengan begitu terburu-buru Tuan Albert !" Jawab Pria itu


"Wanita cantik ! Bagaimana ciri-cirinya ?" Tanya Albert


"Pakaianya seperti seorang ibu rumah tangga,bentuk tubuhnya tidak gemuk-dan tidak kurus tingginya sekita 160 cm, kulitnya putih " Jawab Pria itu.


"Okey ! Itu istri Om Harto, bisa ngak kita renovasi rumah itu dalam waktu 24 jam ?" Tanya Albert


"Kemungkinan sulit Tuan ! Kecuali kita dapat memastikan bahwa mereka tidak akan pulang selama 24 jam.!" Jawab pria itu.


"Baiklah kalau begitu ! Nanti aku pikirkan rencananya, sekarang kamu kembali ke kantor" Ucap Albert


"Baik Tuan Albert !" Jawab pria itu.


Panggilan telephone kemudian terputus kemudian Albert menyimpan Hp miliknya di meja sambil duduk di tepi meja kerjanya sambil memikirkan sesuatu.


"Mengapa Tante Dwi begitu terburu-buru, jangan-jangan Om Harto terkena musibah ! Akh......Mengapa aku malah berpikir seperti itu sih ! Sebaiknya aku mencari makan dulu di restoran terdekat lagian sudah ngak ada pekerjaan hari ini, sebaiknya aku makan di rumah " Ucap Albert dalam hati.


Baru saja ia ingin mengambil Hpnya kemudian dia di kejutkan oleh suara dering Hpnya.


"Krink.. ! Krink... ! Krink... !!"


"Hp sialanĀ  ! Bikin kaget ajah, siapa yang nelphone tiba-tiba " Ucap Albert dalam hati dengan wajah kesal.


Kemudian dia mengambil Hp miliknya lalu melihat sang penelpon tersebut lalu mengangkatnya.


"Halo Raisa ! Ada apa ?" Tanya Albert


"Ini Irma bukan Raisa ! Kamu di mana ?" Tanya Irma.


"Aku di kantor ! Ngapain kamu pakai Hp milik Raisa, Memang Hp kamu rusak ?" Jawab Albert kemudian balik bertanya.


"Suka-suka aku dong ! kamu gabung sama kita di kafe MVP " Jawab Irma.


"Okey ! Aku akan kesana, kebetulan juga aku mau membicarakan sesuatu yang penting dengan kalian " Ucap Albert


"Kami akan menunggumu !" Jawab Irma.


"Tut...! Tut... ! Tut.. !!" Bunyi Hp milik Albert.


Pemuda tampan itu kemudian bergeges meninggalkan kantornya dan menuju ke mobil lamborgini aventador putih miliknya dan melajukanya.


"Brummmmm... ! Brummmmmm... !" Suara lamborgini melaju di jalan raya dengan kecepatan di atas rata-rata.


__ADS_1


...****************...


Seorang wanita paruh baya baru saja turun dari taxi, dia melangkahkan kakinya menuju ke sebuah apartemen mewah sambil tersenyum dengan maksud tertentu.



"Aku akan mengganti pakaianku kemudian menemuinya, aku sudah sangat lelah berpura-pura mencintaimu Harto dan aku sendiri tidak menyangka bahwa sudah 15 tahun aku berselingkuh dengan pria pujaanku, aku tidak tahu kemana kamu pergi Rian ! aku benar-benar menganggapmu seperti putraku sendiri.!" Ucap Dwi tersenyum penuh kemenangan kemudian raut wajahnya berubah menjadi sedih.


Wanita yang masih terlihat seperti gadis itu kemudian memasuki apartemen miliknya.


...****************...


Sebuah mobil lamborgini berwarna putih baru saja terparkir di area kafe, kemudian seorang pemuda tampan keluar dari mobil itu menuju ke dalam kafe MVP.


"Itu Albert sedang menuju kesini !" Ucap Raisa sedang mengarahkan pandanganya ke arah Albert yang lagi berjalan masuk ke kafe itu.



"Ternyata cowok ini tampan juga !" Ucap Marcela spontan menatap Albert yang sedang berjalan.


"Kamu baru sadar ! Rupanya malam itu kamu ngak memperhatikan dia." Jawab Irma.


"Nggak sempat aku memperhatikan dia !" Ucap Marcela.


"Kalian ngak usah berisik ! Malu-maluin ajah " Jawab Raisa kesal.


Albert kemudian tiba di tempat itu lalu duduk di kurisi berhadap-hadapan dengan ke tiga gadis cantik itu.


"Kamu mau minum apa ?" Tanya Irma.


Kemudian Irma memanggil pelayan kafe itu lalu menyruhnya untuk membawa secangkir kopi panas.


"Kamu terlihat berbeda Albert dan kamu terlihat tampan !" Ucap Raisa.


"Apa yang di katakan Raisa memang betul ! Kamu berbeda dari yang sebelum-sebelumnya !" Ucap Irma.


"Kaliankan tahu bahwa aku seorang CEO jadi aku harus menempatkan cara berpakaian !" Jawab Albert


"Jadi kamu seorang CEO ! Di perusahaan mana ?" Tanya Marcela.


"Perusahaan PT IMMORTAL ! Ada gerangan apa nih kalian pada ngumpul ?" Jawab Albert kemudian bertanya balik.


"Barusan kami habis dari kampus untuk mengambil ijasah !" Jawab Irma


"Setelah wisudah aku belum mengambil ijasahku, Ngomong-ngomong siapa lulusan terbaik di kampus kita ?" Tanya Albert.


"Rian !" Jawab Raisa.


"Peringkat kedua pasti kamu sudah dapat menebak siapa orangnya !" Ucap Irma.


"Tentu saja Raisa ! Dulu aku perna berdiskusi dengan Farhan tentang siapa yang akan menjadi lulusan terbaik !" Jawab Albert.


Marcela hanya menyimak pembicaraan mereka sambil memikirkan sesuatu.

__ADS_1


"Sudah dua kali aku mendengar nama Rian dan Farhan, bukankah nama cowok Irina bernama Rian waktu pesta ulan tahun teman kami di rusia ! Dan Farhan nama yang sama seperti pangeranku. Akh....Mungkin nama mereka saja yang sama tapi beda orang.!" Ucap Marcela dalam hati.


"Tentu saja kamu membela sahabatmu !" Ucap Irma.


"Nggak usah membahas itu, nggak penting !" Jawab Raisa.


"Ngomong-ngomong Dokter Yunus sudah kembali di negara ini !" Ucap Albert.


"Teryata waktu tidak terasa guys.... !! Sudah seminggu kita terakhir kali berada di rumah sakit thunder !" Ucap Irma.


"Bukan seminggu, Irma ! Bahkan sudah hampir 2 minggu !" Jawab Raisa.


"Betul yang di katakan Raisa ! Dokter Yunus awalnya mengambil seminggu tapi teryata dia berada di jerman selama 2 minggu !" Jawab Albert.


"Jadi apa rencana kamu ?" Tanya Irma


"Aku berencana akan menemuinya dengan catatan Raisa wajib ikut, Kita sudah berjanjanji kepada Om Harto dan Tante Dwi ! Apa kalian masih ingat ?" Jawab Albert.


"Aku masih ingat kok ! Baiklah, aku akan ikut !" Ucap Raisa


"Aku ikut !" Jawab Marcela.


"Aku juga ! Tapi sore ini aku punya rencana ingin ke pantai konoha, bagaimana jika besok pagi kita ke rumah sakit Thunde ?" Tanya Irma.


"Okey ! Aku rasa yang di katakan Irma ada benarnya jika kita kesana di waktu pagi, apa lagi waktu ini sebentar lagi akan sore dan aku belum makan siang guys !" Jawab Albert.


"Kamu pesan makanan saja di kafe ini Albert ! Ngomong-ngomong, ngapain kamu mau ke pantai konaha sore ini, Irma ?" Tanya Raisa sambil memalingkan wajahnya ke arah sahabatnya itu.


"Bukan hanya aku yang akan pergi tapi kita berempat TITIK TIDAK PAKAI KOMA.!" Jawab Irma.


"Aku sepakat dengan Irma ! kita ke pantai dan besok paginya kita ke rumah sakit thunder. Aku rindu suasana laut guys !" Ucap Marcela.


Albert kemudian memesan makanan untuk makan siangnya.


"Okey ! Aku ikut, lagian aku butuh suasana baru." Jawab Raisa.


"Aku pakai jas lengkap wahai para gadis-gadis yang mengerikan !" Ucap Albert.


"Kata-katamu itu persis perkataan Farhan sebelumnya waktu kita berada di rumah pak harto dan istrinya !" Jawab Raisa.


"Apa yang di katakan Raisa memang betul ! Kok kamu bisa ingat itu Raisa ?" Tanya Irma.


"Soalnya Farhan itu orangnya usil, dia ngomong blak-blakan, tapi orangnya baik, setiap tindakanya membuat kita terpaksa memperhatika dia !" Ucap Raisa.


"Betul juga apa yang kamu katakan Ra !" Jawab Irma.


Marcela hanya menyimak dialog mereka.


"Teryata bukan ciri-ciri pangeranku ! Tetapi tindakan pangeranku dengan teman mereka ini kok mirip sih. !" Ucap Marcela dalam hati.


Albert yang lagi enak-enaknya menyantap makan siangnya kemudian bereaksi.


"Farhan memang orangnya seperti itu akan tetapi kalian belum mengenal betul sifat asli dari dia !" Jawab Albert.

__ADS_1


Marcela kemudian mengalihkan pandanganya seolah-olah ingin bertanya sesuatu ke pada Albert.



__ADS_2