LOVE AND BUSINESS EMPIRE

LOVE AND BUSINESS EMPIRE
EPISODE 132 : Saling Memamfaatkan


__ADS_3

Di saat yang sama, Indra sedang berada di dalam sebuah penginapan lebih tepatnya di dalam kamar, dia berada di samping Raisa yang tertidur lelap setelah tiba di tempat itu.


"Dia sangat manis, dia tertidur seperti seorang bayi," Indra tersenyum manis lalu mengecup kening gadis itu, dia kemudian tersadar."Arg.... !! Ada apa dengan diriku, aku nggak mungkin jatuh cinta denganya, dia cuman alat bagiku untuk mencapai keinginanku."


Indra lalu beranjak dari tempat tidur menuju ke westafel untuk membasuh wajahnya."Arg.... !! Ini nggak mungkin," dia memalingkan wajahnya ke arah Raisa sejenak lalu kembali membasuh wajahnya.


"Krink... ! Kring... ! Kring.... !!" Bunyi Hp milik Indra.


"Ada apa King,!?"


"Sebaiknya kamu mempercepat misi kamu, aku telah di temukan oleh teman-teman lamaku, aku khawatir mereka akan menghalangi rencana kita, kamu harus menikahi Raisa secepatnya."


"Kamu nggak usah kwatir masalah Raisa, dia sudah berada di tanganku, apa yang kamu rencakan!?"


"Aku mencari wanita yang aku cintai, dia menghilang tanpa jejak."


"Aku kira selama ini kamu menyukai Irina."


"Aku menganggapnya seperti adik aku sendiri, mana mungkin aku menyukainya."


"Lalu siapa wanita yang beruntung itu,!?"


"Namanya Renata, apa kamu mengenalnya,!? dia CEO perusahaan PT PRIMA RAYA."

__ADS_1


Indra sontak terkejut hebat."Waooow.... Sungguh mengejutkan,!! permainan semakin menarik, aku akan mengendalikan kamu King,!!" ucap Indra dalam hati lalu mengeluarkan suaranya."Dulu kami bertemu dalam sebuah rapat besar di perusahaan Arya, aku akan membantumu untuk mencarinya, tenang saja."


"Thank you,!! sebentar malam adalah kesempatan emas untukmu di mansion Mrs Erlita, sebaiknya kamu mengaturnya dengan baik."


"Tenang saja dan percaya kepadaku."


"Okey,!! sampai ketemu sebentar malam."


Panggilan telephone berakhir, Indra tersenyum licik."kamu adalah pion catur king dan aku adalah kuda hitam." gumamnya.


Raisa kemudian terbangun dari tidurnya, dia tergesah-gesah lalu memandang Indra.


"Jam berapa sekarang kak,!?"


Raisa kemudian bergegas turun dari tempat tidur lalu menuju ke arah westafel di mana Indra berada dengan niat membasuh wajanya."Sebaiknya kita ke mansion ibuku, Kak,!" ucapnya sambil berjalan mendekat ke arah westafel.


Pada saat Raisa membasuh wajahnya, Indra lalu memeluknya dari belakang lalu berkata."Aku mencintaiku," dia mencium pipih Raisa secara mendadak.


"Aku juga mencintaimu, Kak."


Setelah Raisa membasuh wajahnya, dia berbalik lalu mencium bibir Indra dengan cepat kemudian berjalan menuju ke meja untuk mengambil Hpnya.


"Ya ampun.... 15 panggilan tak terjawab dari Ibuku, 7 panggilan tak terjawab dari Irma," gumamnya.Dia kemudian menghubungi ibunya.

__ADS_1


"Kamu di mana sayang,!? ini sudah hampir malam."


"Aku segerah ke situ, sudah dulu yah,! aku mau menghubungi Irma dulu, soalnya dia nggak tau lokasi mansion kita."


"Cepa yah,!"


"Okey, Mom.!"


"Tut... Tut... Tut.... !!" Bunyi Hp milik Raisa.


Gadis cantik itu lalu bergegas menelpon Irma.


"Halooo.... !! Kamu di mana sekarang,!?"


"Justru aku yang bertanya kepadamu, kamu di mana,!? telponku kok nggak di angkat."


"Maaf, aku ketiduran tadi, maaf.... !! Aku berada di dekat menara eiffel, lebih tepanya di penginapan, aku akan mengirim lokasiku saat ini melalui googel map."


"Cepat," ucap Irma.


Panggilan telephone berakhir, Raisa kemudian mengirim pesan kepada Irma. Setelah itu, dia memalingkan wajahnya ke arah Indra dan berkata." kita sebaiknya keluar dari pemginapan ini kak, aku khawatir Irma akan memikirkan sesuatu yang nggak kita lalukan."


"Okey," jawab Indra.

__ADS_1


Mereka berdua lalu melangkahkan kaki dengan maksud menunggu Irma di luar penginapan sambil berpegangan tangan dan saling tukar senyum manis.


__ADS_2