
Di kediaman Mrs Erlita sedang begitu ramai di kunjungi oleh berbagai golongan elite, para pengusaha besar berkumpul dari berbagai belahan dunia, dari 50 CEO yang masuk dalam deretan penguasa terbaik, tiga di antaranya adalah Mr Bagas Erlangga bersama rombongan , Mr Ivan Petrov Arashavin bersama dengan rombongan dan Mr David bersama para pemegang saham di perusahaan induk miliknya.
Beberapa di antara CEO tersebut membahas bisnis dengan para CEO yang lain dari negara yang berbeda, beberapa lagi sedang bersenang-senang dan tertawa kecil menandakan bahwa mereka menikmati malam ini dan beberapa kelompok lagi sedang berdiskusi dengan Mrs Erlita. ketiga CEO terbaik di dunia masing masing berada di kelompok tersebut.
Di tempat lain lebih tepatnya di teras mansion itu, Arya sedang berdisikusi dengan seorang gadis cantik.
"Apa yang ingin kamu katakan, !?"
"Aku ingin besok kita kembali ke indonesia sebelum Indra mrnguasai seluruhnya."
__ADS_1
"Apa maksudmu sebenarnya.!? Saat ini, aku sudah babak belur oleh pergantian peristiwa, aku sudah tidak memiliki power, kamu sudah tahu pasti jika bukan lagi aku yang mengendalikan perusahaan milik aku sendiri, aku yakin jika besok Indra akan mengumumkan dirinya sebagai CEO terbaru menggantikan aku."
"Kamu jangan khawatir Tuan Arya, aku akan membantumu memulihkan keunganmu, aku yakin Ayahmu juga ikut meminta bantuan kepada Mr Erlita, Aku sangat yakin jika Indra yang telah menjebak anda dengan Nona Renata, aku yakin jika Indra juga yang telah membakar mansion itu dengan mengontrolnya dari balik layar, aku yakin niat Indra adalah membangkitkan perusahaan kakeknya yang telah runtuh bertahun-tahun yang lalu."
"Lalu apa rencanamu,!?"
"Besok kita akan segera mengembalikan uang ganti rugi para pemegang saham di perusahaan anda maupun di perusahaan milik Nona Renata, Mr Bagas Erlangga memberikan aku wewenang atas itu, kita akan mengadakan konprensi pers secepatnya, jika kita terlambat. Maka, perusahaan milik Nona Renata dan anda akan jatuh ke tangan Indra dengan mutlak sebab Indra telah berbicara melalui telephone kepada para pemegang saham bahwa dia akan membeli aset properti perusahaan milik Nona Renata di segala bidang, tentunya itu bagian dari tugasku untuk mencega hal itu terjadi."
Di saat yang sama, Mr Bagas Erlangga sedang menerima panggilan telephone sambil melangkahkan kakinya menuju ke tempat yang lebih tenang.
__ADS_1
"Apaaaaa.... !!!! Mengapa bisa seluruh perusahaan cabang kita berada di tangan Mr David, apa penyebabnya,!?"
"Orang-orang yang anda beri jabatan sebagai CEO ternyata adalah orang-orang Mr David, seluruh dokumen kepemilikan kini berada di tangan Mr David. Selama ini, kita telah di permainkan oleh David, orang yang bernama Arman ternyata bukan orang suruhan Mr Arshavin, melainkan anak buah putranya yang bernama Indra," ucap Mr Xavier yang meruoakan Ayah Irma.
"Kita masih punya waktu saat ini, aku akan menyusulmu."
"Sudah terlambat kawan, coba kamu perhatikan bursa saham saat ini melalui web dan coba kamu perhatikan saat ini berita di seluruh mancanegara. Saat ini, kita berada di peringkat 20 besar dan yang berada di peringkat pertama adalah Mr Ivan Petrov Arshavin lalu di susul oleh Mr David Nasution Brodryck dan Mr Erlita."
Mr Bagas Erlangga lalu menatap ke arah David begitupun Mr David yang sedang tersenyum manis kepada Mr Bagas sambil mengangkat segelas minuman.
__ADS_1
"Di dunia ini, terdapat hukum bolak-balik, tidak selamanya kamu akan berada di atas, saatnya giliranku," gumamnya sambil meminum segelas Vodka dan menatap Mr bagas Erlangga.