LOVE AND BUSINESS EMPIRE

LOVE AND BUSINESS EMPIRE
EPISODE 129 : Telepon Penting


__ADS_3

Pada saat Fany dan Violet sedang berada di dalam taxi dengan niat menuju ke villa Pamanya, tiba-tiba Hpnya berdering, gadis itu lalu mengangkat Hp dan menempelkanya di telinganya.


"Kamu di mana cucuku,!" ucap Mr Erlangga.


"Aku lagi di jalan, Kakek,!" jawab Fany.


"Cepat kamu ke sini, ini sudah sore,!"


"Aku memang bermaksud menuju ke situ, Kek.!! By the way, aku bertemu dengan pria yang telah membantu kita di London waktu itu, aku sudah bersamanya sejak di London hingga di kota Paris, aku juga bersama dengan Violet."


"Di mana anak mudah itu,!? aku ingin berbicara dengannya saat ini.!"


"Mungkin dia masih berada di taman menara Eiffel, memang ada apa kek,!? saat ini aku berada di dalam taxi yang telah melaju sangat jauh dari area taman tersebut."


"Apa kamu punya nomor Hpnya,!?"


"Nggak punya kek,! tadi aku bermaksud untuk mengambilnya secara diam-diam dari sahabatnya, tapi dia nggak mau menggunakan Hpku untuk menelpon Farhan Crow Seven, kata temanya, nggak bakalan di angkat."


Violet yang sedang menyimak percakapan telephone itu lalu berkata."Aku akan menelpon kak Albert untuk memintanya,!" dia menatap Fany.


Fany kemudian melanjutkan ucapanya."Violet akan meminta nomornya pada kakaknya, kebetulan dia sahabat kakak Violet."


"Cepat cucuku, ini sangat penting,!! aku ingin berbicara dan bertemu denganya hari ini sebelum kita ke mansion Mrs Erlita, apa kamu mengerti cucuku.!?"


"Di mengerti, kek.!!" panggilan telephone kemudian berakhir.

__ADS_1


Di saat yang sama, Violet sedang berdialong lewat telephone dengan Albert.


"Kakak dimana.!? Apa Kak Seven bersama denganmu saat ini,!? soalnya penting,!"


"Aku berada di penginapan dekat menara Eiffel, kami sedang beristirahat, dia duduk di sampingku, ada apa,!?" ucap Alber sambil memandang Seven.


"Berikan saja Hp kamu kepadanya, cepat,!?"


Albert kemudian memberikan Hpnya kepada Farhan begitupum dengan Violet yang memberikan Hpnya kepada Fany.


"Ada apa,?" ucap Seven


"Ini aku, Fany.! By the way, kakek aku mencarimu, katanya penting, dia ingin berbicara denganmu saat ini."


"Mengapa kakek itu ingin berbicara denganku,!" ucapnya dalam hati, Seven kemudian mengeluarkan suaranya."Baiklah, berikan aku nomor Hp kakek kamu,!" dia lalu mengambil Hp di saku celanya."Sebutkan nomornya.!?"


"Baiklah, aku akan menelpon kakek kamu, sudah dulu yah,!" kata Seven lalu mengakhiri panggilan telephone.


Seven kemudian mengembalikan Hp milik Albert, sahabatnya itu lalu berkata."Ada apa,!?" kata Albert.


"Mr Erlangga mencariku dan ingin membicarakan sesuatu yang penting,!"ucap Seven sambil menoleh sejenak ke arah Albert.


"Jangan-jangan, masalah video yang kamu ceritakan kepadaku pada saat kita berada di kampus Resky,!" duga Albert.


"Aku berpikir sama denganmu.! Sebab, Ayahku yang menembak pria tua itu di dalam video tersebut,!" ucap Seven sambil memikirkan sesuatu.

__ADS_1



"Hubungi Mr Erlangga sekarang, kita akan menemuinya bersama,!" kata Alber sambil menatap sahabatnya itu.


"Nggak usah brother, aku akan menemuinya seorang diri, lagian dia mencariku,!" dia memandang albert kemudian melanjutkan perkataanya."Kamu nggak usah khawatir, aku akan baik-baik saja, kamu sebaiknya menemani Resky saat ini, dia akan menjadi target terakhir Indra, aku juga belum tau apa maksud dari perkataan Indra."


Albert terkejut lalu berkata."Mengapa kamu bisa tau jika gadis itu target terakhir Indra,!?" dia sangat penasaran.


"Coba kamu perhatikan telinga kananku."



"Jadi kamu masih menyadap Indra, aku akan melindungi Resky. By the way, di mana Indra dan Raisa saat ini,!?"


"Aku nggak tau,!! maka dari itu, aku menyuruhmu mengikutinya supaya kita tau keberadaanya dengan pasti,!" ucapnya sambil menekan tombol panggil Hpnya lalu melepas alat Earphon pelacak di telinganya.


"Haloo kakek,!! ini aku, Farhan Crow Seven."


"Apa benar kamu putra Freiza Crow Six.!?"


"Itu benar kakek, ada apa,!?"


"Temui aku secara pribadi, ini sangat penting, aku akan mengirim alamat di mana kita akan bertemu, ingat,!!!! pertemuan dan pembicaraan kita sangat rahasia.!"


"Aku mengerti, kita akan bertemu secepatnya.!"

__ADS_1


Panggilan telephone kemudian berakhir, dia lalu memalingkan padanganya ke arah Albert lalu berkata."Kamu harus menjaga Resky dan Irma saat ini, aku pergi dulu.!"


__ADS_2