
Albert baru saja tiba di aula tempat di adakanya seminar, dia kemudian menghampiri Farhan dan juga Resky.
"Ngapain kamu masih memakai wig emas itu,?"
"Aku pikir akan tiba tepat waktu sesuai rencana awal untuk mengalihkan perhatian Mr David dan Dokter yunus, jika aku nggak memakai wig ini pastinya dia mengenali aku dengan sangat muda, apa kamu mengerti.?
"Aku mengerti,!"
"Jadi apa yang kak Albert dapatkan,?"
"Aku merekamnya di Hpku, inti percakapan mereka burdua yaitu Rian adalah putra Mr Bagas Erlangga dan teryata ada dua bayi yang berada di Rs Thunder, Mr Erlangga yang menyelematkan bayi itu."
"Aku juga mendapatkan hal yang sama pada file milik Mr David, kamu akan sangat terkejut jika akuvkatakan padamu saat ini,!"
Resky hanya terdiam sambil menyimak percakaoan mereka berdua.
"Katakan, aku sudah mulai terbiasa dengan kejutan akhir-akhir ini,!"
__ADS_1
"Pertama : Ernest yang merupakan tangan kanan Mr Sudirman ternyata orang yang menyerahkan bayi kepada dokter yunus, dengan kata lain, Mr Sudirman yang memerintahkan itu, aku belum mengerti apa alasanya. Yang kedua : Ayahku dan Ayahmu ternyata saling bermusuhan, Ayahku merupakan bagian dari kelompok Mr Arashavin sedangkankan Ayahmu sudah di pastikan berada pada kelompok Mr David, aku baru menyadarinya, itupun karena aku bersama dengan Resky waktu acara pelelangan di adakan. aku mempunyai video kejadian 22 tahun yang lalu di Rs Thunder maka dari itu aku bisa mengetahui hal ini.
"Ayah Kak Irma juga berada pada waktu itu, dia bersama dengan Mr Bagas Erlangga.
"Kok jadi seperti ini sih, ini justru sangat aneh, orang tua kita saling bermusuhan sedangkan kita malah saling bersahabat,
"Yang jelas untuk saat ini kita berada pada posisi netral untuk membongkar pokok permasalahan ini, kita sudah masuk terlalu dalam dan mau tidak mau kita ikut terlibat."
"Yang kamu katakan itu betul, kita sudah terseret dengan masalah yang seharusnya bukan menjadi tujuan kita, kita harus menyelesaikan ini brother, sebelum orang tua kita saling membunuh,!"
"Katakan saja, kak,!! aku juga sudah mulai terbiasa dengan masalah rumit sejak kita bersama,!" dia memandang Seven dengan tatapan yang sulit di artikan.
"Ibumu memiliki putra lain, dan Ayah dari anak yang di kandung Ibumu adalah Mr David, apa kamu baik-baik saja,!?"
"Aku sebenarnya sudah menduga hal ini, kak.! Tapi, aku takut mendengarnya,!"
Resky kemudian meneteskan air mata di pipinya, Seven yang melihat itu lalu menyeka air matanya kemudian memeluknya.
__ADS_1
"Kamu harus kuat, aku bisa merasakan apa yang kamu rasakan,!"
"Kamu harus bersabar dan tetap tegar, kamu jangan memberi tahu Arya untuk saat ini, bisa-bisa kakakmu masuk dalam rumah sakit jiwa, beban Arya saat ini sangatlah besar, apa kamu faham maksud aku,!?" tanya albert sambil menatap wajah Resky yang berada di dalam pelukan Seven.
"Aku mengerti kak,!! Thank you so much, aku beruntung mengenal cowok-cowok baik seperti kalian berdua,!"
"Sudah-sudah,!! jangan terlalu memuji Albert, aku takut kepalanya meletus akibat pujian setinggi langit.!"
Mereka kemudian tertawa sejenak, saling tukar tawa dan senyum.
"Aku tak menyangka jika Kak Seven pandai bercanda, padahal kakak sangat dingin,!"
"Karena ada aku di sampingnya,jika nggak ada aku,maka dia lebih dingin dari kulkas.!"
Albert dan Resky kemudian tertawa kecil.
"Sebaiknya kamu hubungi Arya terlebih dahulu, semoga saja dia masih di apartemenmu dan tidak memaksakan dirinya sendiri,!!" kata Seven sambil menatap gadis cantik itu.
__ADS_1