LOVE AND BUSINESS EMPIRE

LOVE AND BUSINESS EMPIRE
EPISODE 76 : Penyamaran


__ADS_3

Di kediaman keluarga besar Ramdhan sedang terjadi dialog menegangkan melalui panggilan telephone antara Ibu Erika dan Resky.


"Halo, Ibu.... !? Apa Ibu baik-baik saja... ?!"


Di saat itu, Erika lalu tersadar.


"Aku baik-baik saja, Nak.! Aku mengenal David dan Ayahmu juga mengenalnya dengan baik."


Sontak Pak Ramadhan dan Arya terkejut mendengarkan perkataan ibu Erika.


"Lain kali kita berbicara lagi soalnya aku ingin berbicara dengan Ayah dan kakamu, Nak.!"


Ibu Erika lalu memutuskan obrolan sepihak dengan putrinya.


"Tut... ! Tut... ! Tut... !!" Bunyi Hp milik Resky.


Seven yang sedari tadi menyimak tingkah Resky yang begitu gelisah lalu mengeluarkan suarahnya.


"Sebaiknya tenangkan dulu pikaranmu, kita masuk kedalam. Okey.!" Dia lalu mengelus rambut Resky.


Sontak Resky memalingkan wajahnya ke arah Seven lalu memeluk pria itu begitu kuat.



"Aku takut kak,!! aku takut firasaku benar,!" kata gadis itu dengan wajah yang lusuh.


"Aku mengerti apa yang kamu rasan. Tapi, bersedih bukan jalan untuk menyelsesaikan perkara ini, sebaiknya kita masuk ke dalam.!"


"Okey kak,!" dia melepaskan pelukanya.


Seven kemudian mengambil pergelangan tangan gadis cantik itu dan membawanya masuk ke dalam toko pakaian.


"Apa yang kita lakukan di toko ini, kak,!" dia memalingkan wajahnya menatap seven sambil berjalan.


"Kita akan melakukan penyamaran, kita akan ke acara pelelangan barang antik, kebetulan David Nasution Brodryck berada di acara itu.!" Dia menoleh sejenak ke arah gadis itu sambil berjalan.


"Aku mengerti sekarang.!" Kata Resky yang memalingkan wajahnya kembali seperti sedia kala, dia menatap lurus kedepan.


"I want you to change this girl so it's different from what you see.!"


...ARTINYA...

__ADS_1


"Aku ingin kamu mengubah gadis ini sehingga berbeda dari yang kamu lihat.!" Kata Seven kepada karyawan toko itu.


"Okay Sir.!"


"Baiklah Tuan.!"


Beberapa waktu kemudian, Resky telah muncul dengan penampilan baru.



"What do you think sir.?"


...ARTINYA...


"Bagaimana menurut Tuan.?"


"Change, this is not enough, he must be more different than before.!"


...ARTINYA...


"Ganti, ini belum cukup, dia harus lebih berbeda dari sebelumnya.!"


"Okay Sir.!"


"Nggak, ini kurang, kita mau ke acara pelelangan, bukan ke acara perkumpulan mahasiswa.!"


Pelayan toko itu lalu membawa Resky. Beberapa waktu kemudian, Resky muncul dengan penampilan anggun



Seven tidak berkedip menatap gadis cantik yang berjalan ke arahnya.


"Gadis ini cukup dewasa dengan pakaian seperti itu.!" Gumamnya.


"How are you sir?"


...ARTINYA...


"Bagaimana Tuan.?"


"Okay, this is enough.!"

__ADS_1


...ARTINYA...


"Okey, ini sudah cukup.!"


"Give me a different outfit, I want to wear a gold wig.!"


...ARTINYA...


"Berikan aku pakaian yang berbeda, aku ingin memakai wig emas.!"


"You'd better follow us into the master.!"


...ARTINYA...


"Sebaiknya anda ikuti kami ke dalam Tuan.!"


"Okey.!"


Seven kemudian mengikuti arahan pelayan toko itu. Beberapa waktu kemudian seven muncul dengan gaya syle yang sangat berbeda dari sebelumnya.



Resky yang tidak berkedip menatap pria yang berjalan ke arahnya.


"Ya ampun... Kak seven selalu tetap terlihat tampan walau menggunakan apapun.!"


Seven kemudian menuju ke arah kasir untuk menyelesaikan transaksi pembelian.


"Sebaiknya kita bergegas ke acara." Dia memalingkan wajahnya ke arah Resky


"Okey kak.!"


Pada saat mereka berjalan keluar, Resky lalu memalingkan wajahnya ke arah seven kemudian berkata


"Bagaimana caranya aku menaiki motor ini kak,? aku menggunakan gaun.?"


"Gulung ajah.!"


"Ya ampun, kak... !!"


"Sudah, nggak usah protes. Okey.!"

__ADS_1


Mau tidak mau, suka tidak suka, gadis itu tidak mempunyai pilihan lain.


Tidak lama kemudian, mereka berdua meninggalkan tempat itu menuju ke acara pelelangan di mana Mr David Nasution Brodryck berada.


__ADS_2