
Setelah Mr Arashavin berbicara empat mata dengan Rian beberapa waktu yang lalu, pria itu kemudian menelphone seseorang.
"Aku ingin kamu menyelidiki latar belakang pemuda bernama Rian, kerahkan beberapa orang-orangmu di indonesia, semoga saja dia bukanlah spy yang di utus oleh Bagas Erlangga atau Sudirman Sinaga. Apa kamu mengerti ?" Tanya Mr Arashavin.
"Sangat di mengerti Tuan besar !" Jawab seseorang dari balik telephone.
Seorang pria sedang berlari kecil sambil mengikuti seorang gadis cantik yang juga sedang berlari pagi di kawasan kota moskow
"Jika seperti ini, aku bisa pingsan ! Sudah 2 hari dan 2 malam aku belum tidur sedikitpun." Ucap Rian dalam hati
Wanita cantik yang berlari lebih cepat dari Rian kemudian berhenti berlari, dia membalikkan tubuhnya ke arah pemuda itu.
"Ya ampun ! Kamu itu berlari seperti wanita yang sedang hamil muda, cepat sedikit, kamu itu semakin membuatku jengkel pagi ini." Ucap Irina yang sedang berteriak
Pemuda itu lalu meningkatkan kecepatan berlarinya hingga dia mencapai Irina.
"Wajahmu begitu pucat, apa kamu sakit ?" Tanya Irina.
"Nggak ! Aku cuman kelelahan Nona Irina !" Jawab Rian.
"Kita pulang, kebetulan suasana hatiku sedang sangat buruk pagi ini di sebakan olehmu dan pagi ini, aku sudah memutuskan bahwa ini terakhir kali kamu menjadi supirku, kamu aku pecat. !" Ucap Irina.
Irina kemudian berlari berlawanan arah dari sebelumnya.Rianpun mengikuti gadis itu yang berlari menuju ke arah dimana mobil milik keluarga Arashavin di parkir.
...****************...
Rusia jam 06 : 15 Pagi , London Jam 03 : 15 Menjelang Subuh, Indonesia Jam 10 : 15 Pagi Menjelang Siang Dan Jepang Jam 12 : 15 Tengah Hari.
Di kota london, Seorang pemuda tampan yang masih membuka matanya lebar-lebar tanpa mengantuk sedikitpun, pemuda tampan itu sedang duduk di sebuah sofa sambil menyandarkan pundaknya dan mengangkat kakinya ke atas meja lalu menyilangkanya.
Sudah 30 menit dia mengaktifkan speaker Hpnya untuk mendengarkan percakapan teman-temanya dengan dokter yunus.
Seoarang gadis cantik baru saja menyelesaikan tugas dari dosenya, kemudian gadis itu menguap, menandakan bahwa dia mengantuk, ia memalingkan wajahnya ke arah jam dinding yang terpasang di dinding tembok kamarnya.
"Ternyata sudah jam 03 :17, aku sangat lelah bekerja di hari pertamaku sebagai karyawati kafe, tidak aku sangka jika pengunjungnya begitu ramai, mengapa kak Rian belum membalas smsku, apa dia belum membacanya ! Akh...sudahlah, aku mau tidur. aku sungguh terkejut dengan penampilan terbaru kak Farhan, dia begitu berbeda, tapi, kenapa jantungku berdetak cepat saat menatapnya ! Mungkin aku sedikit lelah karena berjalan cepat, mungkin itu penyebab jantungku berdetak cepat " Ucap Resky dalam hati.
Gadis cantik itu lalu menuju ke tempat tidurnya dan merebahkan tubuhnya kemudian masuk ke dalam selimut selanjutnya dia memejamkan kedua matanya.
...****************...
Di sebuah mansion clasick di kota tokyo, seorang wanita sedang memandangi sebuah taman kecil yang begitu indah.
"Sumimasen, ojōsama !"
...ARTINYA...
__ADS_1
"Permisi, Nona muda.!" Ucap seseorang dari balik pintu samping kamar Renata yang sedang terbuka.
"Haha wa anata o okurimashita ka ?"
...ARTINYA...
"Apa ibuku yang mengutusmu ?" Tanya Renata
"Sōdesu, ojōsama !"
...ARTINYA...
"Betul, Nona muda !" Jawab pria yang berkostum samurai itu.
"Okāsan no tokoro ni itta hō ga ī !"
...ARTINYA...
"Sebaiknya kita segera ke tempat ibuku !" Ucap Renata.
"Rikai shita wakai josei !"
...ARTINYA...
"Di mengerti Nona muda !" Jawab samurai itu.
Mereka berdua meninggalkan tempat itu menuju ke ruangan pribadi penguasa mansion itu.
Renata baru saja tiba di depan kediaman ibunya di ikuti oleh seorang samurai berbaju hitam yang di tugaskan untuk menjemputnya, setelah mereka masuk ke dalam ruangan itu, Renata lalu duduk dengan ala seiza, samurai itu lalu membungkuk hormat kepada renata untuk meminta ijin keluar dari ruangan itu.
"Aku rasa kamu sudah mengerti, kenapa aku memanggilmu " Ucap Mr Kazumi.
"Aku mengerti ibu !" Jawab Renata.
"Setelah aku berdiskusi semalam dengan ayahmu melalui telephone, kami membuat kesimpulan tentang kejadian yang menimpamu, putri cantikku yang malang !" Ucap Mrs Kazumi.
"Beritahu aku, ibu ?" Tanya Renata.
"Orang itu berniat menyerang ayahmu dan aku, Nak !" Jawab Mrs Kazumi.
"Maksud ibu ?" Tanya Renata yang begitu penasaran.
"Apa kamu sudah memahami tentang cara kerja bisnis ?
"Aku mengerti ibu !" Jawab Renata.
"Bagaimana menurutmu tentang pertumpahan darah dalam dunia bisnis ?" Tanya Renata.
"Menurut aku, itu tidak mungkin ibu ! Aku termasuk pembisnis licik, dan terkadang aku menumbangkan rival-rivalku dengan cara itu.Tapi, kami para pembisnis tidak perna berpikir untuk saling menumpahkan darah. Ibu.!" Jawab Renata.
__ADS_1
"Apa yang kamu alami itu baru awal, Nak.! Dahulu aku sepertimu, semakin tinggi tingkatan seseorang dalam dunia bisnis, maka, semakin tinggi tingkatan tantangan yang akan di hadapi. Apa kamu sudah mengerti, Putriku sayang ?" Tanya Mrs Kazumi
"Aku mengerti ibu !" Jawab Renata.
"Lain kali, aku akan menceritakan tentang kisahku bersama dengan ayahmu agar kamu bisa mendapatkan hikmah dari perjalanan hidup kami di masa lalu ! Aku rasa sudah waktunya kamu mempelajari seni beladiri tradisi asalku, itu sangat berperang penting dalam perjalanan hidupmu nak ! Kamu saat ini sedang menghadapi problem, aku kawatir tentang tindakan musuh-musuhmu dan pastinya menjadi musuh keluarga kita. Tindakan mereka bisa saja menjadi ekstrim."! Ucap Mrs Kasumi.
"Aku, Renata Dian Lestari ! Akan menuruti semua keinginan ibu " Jawab Renata sambil memberikan penghormatan tertinggi khas jepang.
Mrs Kazumi kemudian menyambut penghormatan putrinya itu.
"Aku ingin kamu mengubah seluruh penampilanmu saat ini. Agar, orang-orang yang sudah mendeteksi dan mengenali identitas aslimu menjadi bingung.
"Bagaimana dengan perusahaan aku di indonesia jika aku berubah total ibu ?" Tanya Renata.
"Kamu akan mengotrolnya dari balik layar, intinya, Renata yang dulu sudah tidak ada lagi. Apa kamu mengerti maksudku, putriku.?" Tanya Mrs Kazumi.
"Aku mengerti ibu ! Apa bisa aku meminta dua hal kepada ibu ? Aku berharap sangat besar bahwa ibu akan mengabulkan keinginan aku !" Jawab Renata lalu bertanya balik.
"Apa itu sayang ? Katakan ! Ibu pasti mengabulkan permintaanmu, Nak.!" Jawab Mrs Kazumi.
"Permintaan yang pertama, seorang pria yang begitu berarti besar dalam jiwaku, sedang menghilang tanpa jejak dan aku juga mencarinya sampai saat ini, apa ibu bisa membantuku menemukanya ?" Tanya Renata.
"Itu bukan masalah besar, Nak ! Beritahu aku detail pemuda yang kamu cintai itu, putriku ?" Jawab Mrs Kazumi lalu bertanya balik.
"Dia sedang mencari kedua orang tua kandungnya, pria itu bernama Rian, Dia lahir di RS THUNDER dan di adopsi oleh kelurga sederhana, ayah angkatnya bernama lengkap Hartono dan ibu angkatnya bernama lengkap Dwi kumala Febrianti !" Jawab Renata.
Mrs Kazumi Yamada yang mendengar perkataan putrinya terdiam membisu dan terlihat begitu sedih.
Renata yang melihat raut wajah ibunya itu kemudian mengangkat suara.
"Ada apa ibu, mengapa wajah ibu tiba-tiba berubah derastis ?"
"Aku baik-baik saja, putriku sayang ! Aku akan memenuhi keinginamu yang pertama, apa keinginan kedua kamu sayang ?" Jawab Mrs Kazumi lalu bertanya balik.
"Aku ingin berbaring di samping ibu malam ini, apa boleh ibu ?" Tanya Renata.
"Ya ampun putriku sayang ! Aku kira permintaanmu akan lebih sedikit sulit dari permintaanmu yang pertama, Kamu boleh bersamaku semaumu nak selama kamu berada di mansion ini !" Jawab Mrs Kazumi sambil tersenyum manis ke arah putri cantiknya itu.
"Okāsan, dōmo arigatō, itoshi teru !"
...ARTINYA...
"Terimah kasih banyak ibu, aku mencintaimu !" Jawab Renata.
Renata kemudian mendekat ke arah ibunya lalu memeluknya dengan begitu erat. Mrs Kazumi Yamada kemudian tersenyum lalu membalas pelukan putrinya itu.
"Watashi wa anata ga inakute sabishīdesu, soshite itsumo kono yōna shunkan o nozonde imasu. Watashi wa anata o aishiteimasu watashi no musume.!"
...ARTINYA...
__ADS_1
"Aku begitu merindukanmu dan selalu berharap moment seperti ini. Aku nencintaimu putriku !" Ucap Mrs Kazumi Yamada.