
Sebelum nya...
"Sky," ucap orang itu dengan takut. Karena ada mami Fera dan Carel.
"Aaron," Blue juga memanggil nama orang itu yang kakaknya sebut sebagai teman nya. Dengan susah payah ia sudah tidak bisa menghindar.
"Kalian boleh istirahat." Ucapnya pada murid-muridnya.
"Baik." Mereka langsung meninggalkan tempat itu keluar.
"Kamu sudah datang sky?" Ucap mami nya.
Blue menatap kakaknya, memberi kode agar ia bisa keluar dari sana. Namun Carel menggeleng, bahwa dirinya tidak bisa membawanya pergi.
"Ada apa sky?" Tanya mami nya, melihat anaknya memberi kode sang kakak.
Blue kembali menatap mami Fera, sambil melirik Aaron di sebelahnya.
"Kalian saling mengenal?" Pertanyaan itu membuat Blue cepat menggeleng, agar Aaron juga sama menjawab tidak saling mengenal.
"Iya, kita saling mengenal." Aaron yang menjawab dengan tenang, membuat Blue semakin susah payah untuk menelan ludahnya. Apakah akan terbongkar semuanya? Padahal ia tahu hal itu akan terjadi, apalagi keluarga nya berpengaruh.
"Kamu mengenal nya, sky?" Carel memegang tangan adiknya itu. Carel tahu saat ini adiknya merasa takut.
"I-iya."
"Apa hubungan antara kamu dan anak saya?" Tanya nya pada Aaron.
"Tidak ada hubungan apa-apa, mi." Sky yang menjawab pertanyaan mami nya.
__ADS_1
"Mami belum bertanya dengan mu sky."
Mami Fera kembali menatap aaron. "Ada hubungan apa, antara kamu dan Sky?" Blue terus menggelengkan kepalanya agar Aaron menjawab tidak mempunyai hubungan apapun.
"Sa-saya, pacarnya tante." Jawab Aaron membuat Blue menggigit bibirnya sambil menutup mata. Entah apa yang akan di lakukan mami Fera pada Aaron dan dirinya.
Carel yang menggenggam tangan Blue merasa sedikit sakit, karena adiknya itu dengan kuat meremas tangannya.
"Lumayan juga tenaga mu sky." Batin Carel merasakan tangannya sedikit sakit.
Mami menggebrak meja di depannya, membuat mereka semua terkejut.
"Apa ini yang membuat kamu bolos sekolah, sky?" Tanya mami nya menatap tajam Blue.
Blue menggelengkan kepalanya, memang bukan karena ia memiliki pacar, tapi karena hal lain.
"Jawab!! Kamu punya mulut sky, jangan sampai mami membuka nya paksa." Mami Fera terlihat sangat marah, saat mengetahui anaknya itu mempunyai pacar tanpa sepengetahuan nya.
"Terus kenapa?"
"Sky hanya membawa pili periksa, lalu jalan-jalan." Blue tidak mau menatap mami nya, karena ia akan ketahuan kalau dirinya sedang berbohong.
"Mami harus percaya?" Mami Fera berdiri menghampiri Blue dan Carel yang sedang berdiri.
Blue hanya mengangguk sambil menunduk.
"Sejak kapan, kamu takut dengan mami? Mami hanya bertanya sky." Mendekati Blue dan mengangkat dagu Blue dengan tangannya.
"Sudahlah mi, jangan buat sky takut." Ucap Carel melihat adiknya takut.
__ADS_1
"Mami tidak menakutkan sayang, kenapa kamu harus takut dengan mami?" Ucapnya mengelus wajah anaknya.
Padahal Blue sudah lama tidak lagi menghubungi Aaron, apalagi menemui nya. Blue hanya takut jika mami nya marah dengannya. Karena selama ini tidak pernah ia mendengar mami nya marah. Semuanya lembut di keluarga nya, apalagi pada Blue sendiri, puteri kesayangan di keluarga Sagara.
"Mami hanya ingin tahu siapa laki-laki ini, ternyata dia pacar kamu." Ucap mami Fera tersenyum smirk ke arah Aaron.
"Iya tante." Jawab Aaron di tatap tajam oleh ketiga orang itu.
"Kamu masih mau pacaran dengan laki-laki ini?" Tanya mami Fera.
Blue menggeleng.
"Sky, aku masih pacar kamu sky."
"Aku sudah lama mengajakmu putus, tapi kamu tetap saja tidak mau."
"Aku sayang sama kamu sky." Ucapnya mendekati Blue.
Namun di hadang oleh Carel dan mami nya.
"Berani menyentuh adikku, kupatahkan tangan mu." Membuat Aaron mundur, ia takut melihat Carel. Blue yang di belakangnya tersenyum, apa yang di takutkan dari mami dan kak Carel pikirnya.
Wajah imut dan polosnya membuat semua orang percaya, padahal itu hanya berpura-pura.
Selalu dukung othor bebu sayang, annyeong love...
Baca juga cerita bebu yang lain 😘
IG : @istimariellaahmad98
__ADS_1
See you...