Magenta dan Blue

Magenta dan Blue
Ucapan terima kasih Arystan


__ADS_3

Setelah membuatkan kopi di pagi hari nya, kini setelah makan siang Arystan menyuruh Valencia untuk melihat keadaan sky di rumahnya. Valencia tersenyum karena lebih senang melihat keadaan sky, daripada bersama atasannya di kantor.


"Akhirnya gue bebas setelah dari pagi, tapi gue setelah ini harus balik lagi ke kantor." Valencia mengikat rambutnya dan memasang helm nya untuk langsung berangkat ke rumah atasannya melihat Blue.


Valencia berangkat, dilihat dari atas oleh Arystan.


Valencia sudah sampai di dekat rumah Blue, ia berhenti di tempat biasa mengantar Blue. Valencia melihat Genta sudah ada di depan pagar, seperti nya Genta merekam keadaan nya dari luar, karena saat ini mami Fera sedang melatih murid nya beladiri.


Valencia turun tanpa membuka helm nya, ia menghampiri Genta yang sedang merekam.


"Genta," Valencia menepuk bahu Genta.


"Astaghfirullah, lo ngagetin gue." Genta meletakkan ponsel nya setelah merekam.


"Gue cuma mau lihat keadaan Sky, dan ternyata lo udah duluan ada disini."


"Gue setelah istirahat memang langsung berangkat kesini, ternyata benar apa kata Carel dan Arys, kalau Sky ada di rumah ini. Hanya saja para art nya menjaganya dan beberapa penjaga yang sangat ketat. Kita harus cepat pergi sebelum mereka melihat kita. Nanti malam bisa kita obrolin lagi, yang terpenting gue juga udah merekam keadaan Sky."


"Baiklah, gue juga harus kembali. Lo tahu sendiri sahabat lo itu bakal marah kalau gue kelamaan di luar."

__ADS_1


"Gue dan Carel akan mendukung lo, kalau kalian cocok."


"Kurang ajar lo." Valencia memukul lengan Genta, dan beberapa penjaga melihat ke arah gerbang.


"Bahaya gen, kita harus segera pergi."


"Iya ayo cepat!" Genta langsung naik ke atas motornya, dan Valencia juga berlari untuk cepat kembali ke kantor.


"Hei, siapa disana. Bawa masuk nona Sky!" Mereka akan mengecek ke arah gerbang, namun Genta dan Valencia sudah pergi jauh dari sana.


"Tidak ada siapa-siapa, mungkin tadi hanya orang lewat dan sengaja berhenti disini. Bisa saja sedang mengobrol dengan teman yang baru di temui, atau sedang mengangkat telepon."


"Iya, mungkin begitu. Ayo cepat kita masuk dan tutup gerbang nya!"


Arystan sudah ada di dalam ruangan Valencia, membuat Valencia yang baru masuk terkejut.


"Lo ngagetin gue aja tahu gak, ngapain juga ada di ruangan gue."


"Ini kantor saya, mau gimanapun dan di ruangan manapun itu urusan saya."

__ADS_1


"Iya maaf pak."


"Bagaimana, apa Sky benar ada di rumah?" Tanya Arystan yang ingin mengetahui keadaan adiknya.


"Iya, Genta nanti malam sepertinya ingin berkumpul lagi."


"Untuk apa?"


"Memberi bukti bahwa Sky ada di rumah bapak, karena tadi saya lihat Genta sempat merekam sebelum akhirnya penjaga di rumah bapak mengetahui keberadaan saya dan Genta di luar gerbang." Terang Valencia.


"Baiklah, terimakasih Valen. Saya keluar dulu dan kembali bekerja."


"Sama-sama pak." Arystan keluar dari ruangan Valencia, ia tersenyum mendengar adiknya ada di rumah nya. Berarti ia selalu dekat dengan Blue.


Valencia juga tersenyum melihat sendiri keadaan Blue sangat baik, ia kembali bekerja duduk di kursi kerjanya.


Selalu dukung othor bebu sayang, annyeong love...


Baca juga cerita bebu yang lain 😘

__ADS_1


IG : @istimariellaahmad98


See you...


__ADS_2