Magenta dan Blue

Magenta dan Blue
lift khusus lagi


__ADS_3

Arystan masih di dalam kantor, sementara Carel hanya sebentar di kampus. Carel langsung menjemput Arystan ke kantor, ketika sampai di depan kantor beberapa staff bertanya siapa yang datang bagi yang belum pernah kenal atau mengetahui Carel. Carel masih dengan kaca hitam nya masuk ke dalam kantor. Carel naik melalui lift khusus orang staff atas.


Karena melewati resepsionis dan hanya menyelonong masuk, Carel di kejar dan tidak di perbolehkan masuk apalagi lewat lift khusus.


"Maaf anda siapa? Ini juga lift tidak boleh di lewati sembarangan orang."


"Oh ya, siapa yang melarangnya? Pak Edward atau Arystan?"


"Staff tinggi yang melarang, karena ini khusus pak Arystan dan staff nya di atas."


"Apa jika aku melanggar akan di kenai denda? Bilang berapa denda nya?"


"Saya tidak tahu, tapi saya yakin pak Arys akan memberikan denda besar."


"Uuu takut, tapi aku tetap mau lewat disini. Terima kasih telah memberitahu, itu bagus, aku akan bilang untuk memberikan bonus padamu, siapa nama kamu?"


"Bayu."


"Oke nanti aku katakan."


"Tapi tetap tidak boleh, anda tidak boleh lewat disini."


Carel langsung menelpon Arystan yang sedang diatas, ia malas berdebat sekarang dan ingin cepat sampai ke kakak nya.


"Apa rel?" Arystan langsung loudspeaker ponselnya.


"Apa gue tidak boleh lewat di lift khusus di kantor ini?" Tanya Carel menatap Bayu di depannya, ia sudah merasa takut karena memanggil kakak dan suara nya memang Arystan.


"Siapa yang melarang?"

__ADS_1


"Ada beberapa staff di sini yang melarang, salah satunya adalah BAYU. Gue tadi sudah menjanjikan memberi bonus tapi dia harus mengizinkan gue lewat, tapi dia tetap melarang nya."


"Bagi yang melarang adik saya naik melewati lift, silahkan naik menghadap saya." Beberapa staff sudah mulai takut, ternyata di hadapannya saat ini adalah adik bos nya.


"Saya minta maaf pak."


"Saya hanya menyuruh kalian naik, tidak menyuruh meminta maaf."


"Sudah rel matikan! Kakak sedang pusing."


"Iya kak."


"Pak saya minta maaf, saya tidak tahu kalau anda adiknya pak Arystan."


"Aku juga lupa, aku naik dulu ya." Carel langsung naik dan ke ruangan Arystan main masuk saja, Arystan juga tahu itu adiknya. Beberapa staff mengetuk pintu mentok Carel di belakangnya.


"Masuk!" Jawab Arystan.


"Tahu kesalahan nya?"


"Tahu pak."


"Apa?


"Melarang adik bapak naik lift khusus."


"Saya sudah pusing mikirin adik perempuan saya, mami dan papi tidak memperbolehkan kita menemui nya. Sekarang kalian melarang adik saya juga naik pakai lift khusus. Saya tidak pernah marah sama kalian, saya hanya ingin memberitahu bahwa ini adalah adik saya yang pertama namanya Carel." Semuanya menatap Carel dan mengangguk.


"Jika kalian lupa di belakang atas saya, ada foto keluarga saya. Kemarin sempat di lepas karena kemauan adik perempuan saya."

__ADS_1


"Jika kalian ada seseorang yang di foto ini kesini, jangan di halang. Apalagi jika sampai kena mami saya, kalian bisa berurusan dengan papi saya juga, itu bahaya."


"Kenapa bahaya pak?"


"Jangan coba aja, ingat wajah orang tua saya sebelum kalian kena bahaya. Karena ada dari kalian saat peresmian kantor kemarin tidak ada dan tidak datang, saya tahu."


"Iya saya yang tidak datang pak."


"Lagi-lagi kamu Bayu."


"Maaf pak, saat peresmian saya waktu itu izin keluar kota, ibu saya sakit."


"Tidak apa, hanya itu saja yang mau saya katakan. Bahaya takut sampai kena mami dan papi saya."


"Baik pak, tidak akan salah lagi."


"Tidak apa, tapi harus tanyakan resepsionis harus tetap bertanya. Jika keluarga saya mereka akan tetap menjawab." Mereka semua mengangguk, dan Arystan menyuruh nya kembali turun agar siap-siap untuk pulang.


"Ketat banget kantor, orang cuma mau berkunjung jadi takut kalau gitu."


"Namanya juga kantor, harus tetap menjaga keamanan. Gimana kalau misal lo orang luar dan membawa sesuatu yang membahayakan, bisa jadi pihak kantor yang bertanggung jawab semuanya."


"Iya juga."


"Ayo pulang! Udah sore." Mereka langsung beranjak dan turun, lalu keluar dari kantor sambil staff sedikit membungkuk badan.


Selalu dukung othor bebu sayang, annyeong love...


Baca juga cerita bebu yang lain 😘

__ADS_1


IG : @istimariellaahmad98


See you...


__ADS_2