Magenta dan Blue

Magenta dan Blue
Ajak Blue nongkrong


__ADS_3

Arystan, Carel dan Blue ada di kamar atas, mereka ngumpul di kamar Carel. Carel segera menghubungi Valencia dan Genta.


"Ada apa rel? Kenapa sampai video call grup gini?" Tanya Valencia.


"Apa rel? Gue malas kalau unfaedah." Ucap Genta.


Carel mengalihkan kamera nya pada Blue dan juga Arystan yang sama-sama di dekatnya.


"Sky, kalian udah ketemu dengan Sky?" Tanya Valencia.


"Kalian ketemu Sky?" Tanya Genta juga.


"Kalau Sky ada disini, berarti sudah ketemu." Jawab Arystan.


"Gue tanya Carel bukan lo," balas Valencia.


"Kak Arys udah deh. Kak Valen apa kabar? Sky udah ketemu sama mereka, kangen banget sama kak Valen."


"Sama gue gak Sky?" Tanya Genta.


"Lo siapa?"


Kedua kakak nya melihat kearah Blue.


"Kamu gak ingat sama Genta?"


"Bukan gak ingat, tapi dia siapa Sky harus kangen."


"Kirain gue, lo lupa sama gue."

__ADS_1


"Kak Valen kangen banget sama kamu, kapan kamu mulai sekolah?"


"Belum tahu, karena ini aja Sky ketemu sama kak Arys sama kak Carel mami belum tahu."


"Tapi gak mungkin kamu di kurung selamanya, kan?"


"Sky gak tahu. Sky selalu sedih di kamar karena ngerasa sendirian walaupun banyak penjaga dan art bergantian jagain Sky."


"Ini semua gara-gara gue." Ucap Genta.


"Genta, lo apaan sih?" Carel takut Blue kembali mengingat traumanya.


"Sky udah mulai mencoba lupa selama Sky di kurung, beberapa kali Sky ngamuk, tapi mami dan papi mencoba lagi menenangkan. Kalau ingat lagi kejadian itu, Sky masih ngerasa pusing." Ucap Blue memegang kepalanya dan menunduk.


"Sky." semuanya memanggil nama Blue.


"Semoga secepatnya kita bisa bertemu Sky, dan akan memulai seperti biasanya." Valencia tersenyum menatap Blue.


"Seperti biasanya gimana? Memangnya Sky dan lo ngapain?" Tanya Genta.


"Gue dan kak Valen-


Arystan menutup mulut Blue dengan tangannya. "Gue nyuruh Valen jemput Sky dari sekolah."


"Oh kirain apaan, seperti biasanya." Jawab Genta walaupun sedikit terpaksa, karena ia masih ingin mencari tahu sendiri nanti tentang Blue.


"Kalau nongkrong atau lagi ngumpul, ajak Sky dong sekalian."


"Nah bener gen, gue sering pengen ikut mereka tapi gak di bolehin." Genta tahu temannya selalu melarang, karena takut diketahui oleh Genta yang mereka tutupi selama ini.

__ADS_1


"Panggil kakak, Sky." Ucap Arystan.


"Masalahnya dia ini masih anak sekolah gen, lah kita kan udah pada kerja. Bentar lagi Carel juga udah selesai."


"Iya, lagipula apa yang mau di obrolin kalau Sky ikut?"


"Lah, biasanya kan ada Valen. Jadi Sky ada teman ngobrol."


"Yes, tumben banget lo pintar gen." Blue mengacungkan jempolnya, karena ia setuju dengan apa yang dikatakan Genta.


"Nanti kita pertimbangkan, karena Sky terlalu muda untuk bergabung dengan kita."


"Memangnya kenapa? Banyak teman sekolah Sky yang nongkrong dari setelah pulang sekolah sampai malam kok."


"Kamu jangan ikut sama mereka ya? Bahaya Sky."


"Makanya mau ikut kak Arys dan kak Carel, kan ada yang jagain Sky." Blue tersenyum manis menampilkan gigi putih nya.


Arystan dan Carel menatap tajam ke arah Genta, karena adiknya ingin ikut mereka gara-gara Genta.


Genta seperti itu karena ingin dekat dengan Blue, ia ingin menebus kesalahannya karena sudah membuat Blue masuk rumah sakit. Namun nanti setelah sembuh, Genta ingin bertanya lagi tentang adiknya yang berteman dengan Blue.


Selalu dukung othor bebu sayang, annyeong love...


Baca juga cerita bebu yang lain 😘


IG : @istimariellaahmad98


See you...

__ADS_1


__ADS_2