Magenta dan Blue

Magenta dan Blue
Carel kesal


__ADS_3

Carel datang dengan marah, karena Arystan tidak menjemput nya.


"Kak Arys, tega banget sama gue. Gue nungguin di kampus gak di jemput." Arystan melihat adiknya santai saja meminum airnya di kursi.


"Kamu kenapa rel?" Tanya mami yang baru selesai melatih beladiri.


"Masa Carel jalan kaki mi, untung ada teman Carel di jalan mau antar Carel kesini. Kak Arys gak jemput Carel ke kampus."


"Salah sendiri mi, orang dia punya motor sama mobil sendiri minta antar ke Arys. Arys juga capek tadi pulang dari kantor."


"Mami lihat kamu pulang lebih awal rys, tapi mami gak bisa salahin kamu juga, Carel kan punya kendaraan sendiri."


"Ada apa sih pada ribut?" Blue melihat Carel yang kesal duduk di kursi.


"Ini kakak kamu, nyalahin kak Arys karena gak jemput dia ke kampus." Jawab mami Fera melihat Blue turun.


"Memangnya kak Carel gak bawa motor sendiri? Minta jemput sama kak Arys segala."


"Tadi pagi dia maksa kakak buat ngantar dia ke kampus, tapi pulangnya minta di jemput lagi. Kakak capek pulang dari kantor."


"Emang kak Carel gak ada duit? Sampai gak bisa pesan taksi online?"


"Duit kakak kosong, dompet juga ketinggalan."


"Bodoh banget gue punya adek, lo kan bisa bayar disini rel."


"Oh iya, aku sampai gak kepikiran. Saking kesalnya harus jalan kaki pulang ke rumah." Carel kesal dengan kakak nya.

__ADS_1


Blue tertawa mendengar kakaknya jalan kaki seperti dirinya, padahal Blue juga sudah memiliki mobil dan motor. Tapi dia memilih untuk jalan kaki pergi ke sekolah. Ia terlihat seperti anak yang tidak mampu, namun pakaian yang di pakainya semua serba limited edition. Temannya di sekolah bingung dengan Blue, karena tidak mungkin Blue seorang anak miskin, tapi mampu membeli apapun yang di perlukan di sekolah dan selalu membayar biaya sekolah sampai lulus tanpa hutang.


"Gak usah ketawain aku, Sky."


"Lucu aja kak Carel dari kampus jalan kaki, kayak gak punya kendaraan." Blue menertawakan Carel sampai sakit perut. Mami Fera juga ikut tertawa dengan Arystan. Carel semakin kesal melihat keluarga nya menertawakan dirinya.


"Kak Arys, lain kali kalau minta antar lagi tinggalin di jalan aja."


"Untung yang ngomong kamu, Sky. Kalau orang lain udah aku serang."


"Coba aja serang, mami akan buat kamu bonyok." Mami Fera menatap tajam Carel.


"Bukan hanya mami, tapi gue juga bakal nyerang lo. Kalau lo berani nyakitin adik kesayangan gue." Ucap Arystan menatap tajam Carel.


"Udah udah, kak Carel sekarang langsung mandi habis itu nanti kita makan nunggu papi datang." Blue menghampiri dan memeluk Carel.


"Udah gak usah peluk-peluk, Sky udah mandi. Kamu dari luar debu kuman nempel, keringat juga tadi lo jalan kaki." Arystan iri karena Blue memeluk Carel yang dari luar.


"Elah, meluk dikit doang pelit amat."


"Tetap aja gak boleh, nanti Sky ketularan kuman yang menempel di tubuh lo."


"Lo pikir tubuh gue kuman semua? Orang cuma keringat dikit doang karena jalan kaki, tapi masih tetap wangi kok." Carel yang tidak terima jika dirinya dibilang kuman.


"Stop! Kalian ini bikin mami pusing. Setiap hari yang di ributkan hal yang tidak penting, bisa-bisa mami cepat tua kalau kalian selalu begini." Mami sudah tidak tahan dengan anak lelakinya yang terus berdebat.


"Bukannya mami memang udah tua?" Tanya Arystan.

__ADS_1


"Karena mami sudah tua, kamu cepat nikah. Mami mau cepat nimang cucu." Mami Fera sambil membicarakan kapan anak tertuanya menikah, padahal ia juga sudah memiliki kantor sendiri cabang dari papi nya.


"Kenapa jadi nikah sih mi? Arys masih muda."


"Gimana kalau Sky yang nikah?" Ucap Blue membuat semuanya menatap Blue tajam.


"Tidak!!!" Jawab mereka bertiga berbarengan. Membuat Blue mengernyit kan dahinya.


"Sama aja. Kak Arys atau Sky yang lebih dulu nikah, tetap mami akan mendapatkan cucu." Menurut Blue sama saja, karena anak dari dirinya juga disebut cucu mami Fera.


"Siapa pacar kamu Sky? Bilang sama kakak, biar kakak kasi pelajaran dia." Arystan dan Carel bertanya tentang pacar Blue.


"Hah? Apaan sih kak."


"Pikiran adik gue sudah tidak suci lagi." Carel terlalu berlebihan.


"Lebayyyyyyy." Blue langsung berlari ke kamar nya menaiki tangga.


Mami Fera hanya menghela nafas melihat ketiga anaknya sebenarnya sama-sama lebayyyyyyy.


Selalu dukung othor bebu sayang, annyeong love...


Baca juga cerita bebu yang lain 😘


IG : @istimariellaahmad98


See you...

__ADS_1


__ADS_2