Magenta dan Blue

Magenta dan Blue
Anggota baru


__ADS_3

Malam hari saat makan malam, Blue turun seperti biasanya. Genta kembali di kejutkan dengan hal itu, karena harusnya tidak keluar dan di kamar saja. Namun berbeda dengan Blue yang juga tidak masalah dengan pakaian yang memperlihatkan beberapa plaster di tangan dan kaki nya.


Papi dan mami Fera memberi isyarat pada kedua anak lelakinya, ada apa dengan anak bungsunya. Blue mengenakan kacamata, ia dengan santai tetap makan walaupun ia tahu yang lain sedang menatapnya.


"Kamu kenapa nak?" Tanya papi Edward.


"Sky kenapa, Pi?" Balik bertanya.


"Kenapa mengenakan kacamata, seperti orang yang tidak bisa masukin benang ke jarum."


"Tadi sekalian habis belajar, besok sudah ujian Pi, tadi depan laptop mata sakit kalau gak pakai kacamata." Blue hanya tersenyum tidak terlalu lama menatap papi nya.


Arystan dan Carel hanya diam karena sudah tahu yang terjadi, Genta menatap ke arah Blue tanpa mengalihkan pandangan nya. Papi dan mami menatap Genta yang sedang memperhatikan Blue.


"Sky sudah selesai makan Pi, mi. Sky balik ke kamar mau belajar lagi." Blue beranjak dari kursi nya, tentu mereka tidak akan marah walaupun Blue pergi tanpa menunggu mereka selesai.


"Princess, nanti papi mau ke kamar kamu. I have something to say." Blue berbalik dan mengangguk, lalu berjalan menaiki tangga. Genta menatap Blue sampai naik ke lantai atas.


"Kamu gak makan gen?" Tanya papi karena Genta sedari tadi hanya memperhatikan Blue.

__ADS_1


Genta masih menatap tangga, padahal Blue sudah tidak terlihat.


"Gue punya janji untuk membantu Sky, gue harus tepati janji itu. Tapi gimana caranya? Dia aja ketemu gue gak suka." Batin Genta.


Memang kita juga harus introspeksi diri, seperti hal nya Genta yang tidak sadar dengan dirinya sendiri. Bahwa bukan hanya Blue yang tidak menyukainya, tapi Genta juga sama.


"Gen, lo kenapa lihat Sky gitu?" Tanya Carel yang langsung to the world, eh to the point. Carel mengejutkan Genta, saat berbalik menatap semuanya yang sedang memperhatikan dirinya.


"Kenapa rel?" Tanya nya bingung. Papi Edward tersenyum melihat tingkah Genta.


"Kamu kenapa gen? Kenapa seperti orang yang ketangkap basah." Mami Fera ikut tersenyum dengan komuk Genta.


"Sky kenapa? Dia jalan saat mati lampu juga bisa, tapi bagus kalau kamu khawatir. Karena walaupun sudah terbiasa bisa saja terjadi sesuatu, karena di tangga bahaya." Mami Fera mengacungkan jempolnya, Genta sebagai teman dari kakak-kakak Blue sangat perhatian.


"Besok jangan lupa ke kantor bareng om, sekalian belajar siangnya om ada meeting. Kamu harus ikut juga bertemu mereka."


"Tapi klinik Genta gimana om? Soalnya belum sempat Genta beritahu mereka." Padahal itu alasan, karena Genta belum belajar saja sudah di ajak meeting dengan klien.


"Masalah klinik, kamu pasti ada orang yang dipercaya. Datang ke klinik kamu sebentar, setelah itu nyusul om ke kantor."

__ADS_1


"Kenapa kamu tidak tinggal disini saja? Kamar di atas masih ada satu lagi, tapi tidak terlalu besar. Di bawah juga masih ada kamar kosong." Mami Fera ingin Genta tinggal di rumahnya saja, bukan hanya weekend Genta ke rumah nya. Mami dan papi sudah menganggap Genta sebagai anaknya sendiri, namun Genta punya tempat tinggal pemberian ibunya.


"Genta tinggal di apartemen nya ma, mana mau tinggal di rumah kita."


"Genta mau kok tinggal disini, lagian bisa pulang seminggu sekali ke apartemen." Jawab Genta tersenyum, ada keinginan lain saat dirinya menerima tawaran dari mami Fera.


Arystan dan Carel saling pandang, mereka sering mengajaknya tapi Genta tidak pernah mau untuk meninggalkan apartemen pemberian ibunya.


"Benarkah? Sekarang kamu panggil tante Fera, mami. Anak kita nambah satu, pi." Bule yang satu ini sangat senang anaknya bertambah, apalagi Genta anak baik dan sopan. Papi Edward tersenyum melihat istrinya bahagia, ia juga tidak keberatan jika Genta diangkat sebagai anaknya.


"Tetap Sky pemenangnya di keluarga Sagara, walaupun nambah anggota." Mereka tertawa dengan ucapan Carel. Benar saja, Blue satu-satunya anak perempuan dan kesayangan mereka semua.


Selalu dukung othor bebu sayang, annyeong love...


Baca juga cerita bebu yang lain 😘


IG : @istimariellaahmad98


See you...

__ADS_1


__ADS_2