Magenta dan Blue

Magenta dan Blue
Memaksa untuk mengantar


__ADS_3

Arystan dan Carel hari ini ingin mengantar adiknya ke sekolah, padahal selama Blue SMA, ia tidak mau lagi di antar. Blue akan marah jika mengetahui kakaknya mengantar dengan diam-diam ke sekolah.


"Sudah lama kakak sudah tidak lagi mengantar sky ke sekolah. Tapi, kenapa hari ini kalian memaksa agar sky mau diantar?" Tanya Blue curiga pada kakaknya, tidak biasanya mereka ingin mengantarkan ke sekolah.


"Tidak, kakak hanya ingin seperti kakak yang lain mengantarkan adiknya." Ucap Carel.


"Benarkah? Apa kalian punya gebetan di sekolah sky?" Blue memicingkan matanya menatap kedua kakaknya.


"Tidak."


"Iya" Ucap mereka bersamaan, membuat Blue semakin curiga. Karena jawaban mereka berbeda.


"Kenapa jawaban kalian berbeda? Apa yang kalian sembunyikan dari sky?"


"Carel memang memiliki gebetan di sekolah kamu, kalau kakak belum ada, hanya ingin mengantar kamu. Seperti apa sekolah dan teman-teman kamu disana."


"Hm baiklah." Arystan dan Carel tersenyum, adiknya sudah menyetujui nya.

__ADS_1


"Tidak perlu, sky mau berangkat sendiri ke sekolah." Ucap nya yang tadinya tersenyum, kini fokus pada makanan di hadapannya.


Arystan saling pandang, mereka akan mengikuti nya diam-diam.


"Tidak perlu berpikir kalian akan mengikuti sky secara diam-diam, sky bisa berangkat ke sekolah sendiri."


"Tapi princess yang cantik." Carel mencoba merayu adiknya.


"Tidak mempan kak, sky sudah tahu disini hanya sky yang cantik setelah mami." Arystan dan Carel hanya khawatir dengan Blue, mereka takut Genta menemui secara tiba-tiba. Lalu bertanya apa hubungan sebenarnya antara Geandra dan Blue. Kenapa bisa kucing kembar kesayangan salah satunya ada pada Blue.


Blue lebih dulu menyelesaikan sarapannya, ia langsung beranjak dari kursi. Carel dan Arystan yang masih belum selesai, langsung ikut berdiri meninggalkan sarapannya.


"Kita harus mengantar sky, pi." Jawabnya menoleh sebentar.


"Kenapa mereka seperti itu? Apa yang sebenarnya mereka sembunyikan?" Tanya mami Fera pada suaminya.


"Mana papi tahu, lagian mereka memang rada aneh kalau masalah sky."

__ADS_1


"Jangan ikuti sky! Sky akan berangkat ke sekolah sendiri." Blue tahu kedua kakaknya sedang mengikuti nya. Padahal Carel akan ke kampus, dan Arystan ke kantor.


Menurut mereka tidak akan ketahuan, tapi kenapa Blue masih bisa mengetahui kalau di ikuti secara diam-diam.


"Sky, tolong! Kita hanya ingin menemani kamu. Takut ada sesuatu yang mengganggu kamu." Sky menoleh melihat kakaknya yang bersembunyi.


"Siapa yang akan mengganggu sky? Kenapa kalian tahu jika akan ada sesuatu yang akan terjadi?" Tanya sky membuat kakak nya keluar.


"Bukan, maksud kita takutnya ada sesuatu yang akan mengganggu." Blue melihat kedua kakaknya bertingkah aneh.


"Tidak akan ada, kalian jangan khawatir kan sky. Berangkat kerja dan ke kampus, tidak perlu mengikuti sky!" Blue yang memilih jalan kaki ke sekolah, melanjutkan lagi langkahnya.


"Sky akan marah, tidak lagi mau berbicara dengan kalian. Kalau kalian masih kekeh ingin mengikuti sky ke sekolah." Blue berjalan dengan langkah cepat, kedua kakaknya hanya diam mematung mendengar ucapan adiknya. Mereka tidak ingin adiknya mogok bicara pada mereka berdua. Mereka hanya berharap tidak ada seorang pun yang berani mengganggu adiknya, termasuk Genta.


Selalu dukung othor bebu sayang, annyeong love...


Baca juga cerita bebu yang lain 😘

__ADS_1


IG : @istimariellaahmad98


See you...


__ADS_2