
Genta pulang lebih awal dari papi Edward, ia akan ke kantor Arystan yang juga ada Carel disana. Della melihat Genta berjalan keluar dan mengejar nya.
"Genta..." Panggil Della membuat Genta berhenti berjalan.
"Kenapa jalannya cepat banget sih, aku panggil dari tadi." Genta hanya melirik nya dan bergegas balik tanpa menjawab Della.
"Kamu dengar aku 'kan gen?" Tanyanya.
"Harus? Harus banget gue jawab? Gue dengar kalau lo mau ngomong langsung aja." Genta dengan wajah dinginnya menunggu Della memberitahu dirinya apa yang akan dibicarakan sampai teriak.
"A-aku hanya ingin dekat saja, maksudnya karena kita satu kantor dan aku yang akan mengajarkan kamu disini, jadi kita harus dekat." Della gugup berhadapan dengan Genta, walaupun parasnya cukup memikat. Tapi aura nya begitu dingin.
"Gue sudah bilang sama papi, gue gak perlu lo buat ngajarin gue." Mendengar itu Della hanya diam.
"Satu lagi, jangan sok dekat, ini masih area kantor juga ibu Della." Genta pergi meninggalkan Della yang diam mematung melihat kepergian Genta.
"Sial, awas aja kamu genta ngemis cinta baru tahu rasa." Della menghentakkan kakinya kesal karena Genta tidak terpikat dengan kecantikan nya.
"Seperti apa sih anak nya pak Edward? Sampai Genta mengabaikan aku yang cantik dan seksi begini." Della berbicara sendiri, banyak staff yang melihatnya menganggap seperti tidak waras.
"Apa kalian lihat-lihat? Balik kerja lagi." Della langsung meninggalkan berbalik untuk naik kembali ke ruangan nya.
__ADS_1
...******...
Genta sudah sampai di kantor Arystan, ia langsung duduk ketika sampai di ruangan sahabat nya.
"Lo kenapa gen? Datang-datang muka bete gitu." Tanya Carel yang juga berada disana.
"Mukanya gak berubah rel, selalu menyeramkan."
"Gue kesal hari ini ditambah kalian berdua, papi nyuruh seseorang ajarin gue di kantor. Tapi gue gak mau karena dia cewek sok dekat gitu, sama persis dengan Arabella." Padahal Genta kesal masalah dirinya yang di jodohkan, tapi tidak mungkin ia beritahu temannya sekarang.
"Jangan bilang cewek itu yang mau di jodohkan sama lo." Carel sudah suudzan saja, karena ia akan tetap menolak itu.
"Oh tentu ada urusannya, karena gue sudah ada calon yang terbaik dari yang baik. Gue harus lihat seperti apa calon yang papi kasih buat Genta, gue juga berhak untuk mengeliminasi pasangan hidup Genta." Carel sangat tidak setuju jika temannya memilih orang yang salah, apalagi kakaknya tidak mendukungnya untuk memilih orang yang sudah di persiapkan Carel.
"Gue mau pulang, dari kantor papi terus kesini ternyata nambah pusing." Genta beranjak dan memilih pulang lebih dulu.
Carel dan Arystan juga ikut menyusulnya, mereka pulang lebih awal juga hari ini. Untung saja ada sekretaris yang bisa Arystan andalkan, namun tidak ada yang bisa di andalkan oleh sekretaris. Ia harus bekerja keras dan pulang lambat hari ini, karena atasannya yang pulang tanpa membereskan dulu pekerjaan nya. Siapa lagi kalau bukan Valencia, dengan sumpah serapah yang sudah ia lontarkan.
Genta pulang ke rumah temannya, karena sudah tinggal disana semenjak dirinya menyetujui.
Genta melihat Blue pulang, namun ada darah di sudut bibirnya membuat Genta tergerak untuk mencegah Blue. Blue menunduk dan menghalangi wajah nya dengan hoodie, agar Genta tidak melihat nya. Namun sudah telat, Genta melihat lebih dulu sebelum di sembunyikan dan mengangkat dagu Blue dengan tangannya.
__ADS_1
"Bibir lo kenapa, Sky?" Tanya Genta terlihat khawatir dengan Blue, sudut bibirnya sobek dan berdarah. Genta menatap wajah Blue yang masih mengenakan kacamata hitam.
"Bukan urusan lo," jawab Blue singkat.
"Sekarang urusan gue." Blue bingung dengan ucapan Genta.
"Maksud nya urusan gue, karena sekarang tinggal disini juga." Sambungnya agar Blue tidak salah menanggapi ucapan nya.
Genta melepas kaca mata hitam itu, ternyata di bagian mata nya membiru.
"Astaghfirullah Sky. Sekarang lo naik, gue bawain batu es buat ngompres wajah lo." Mendorong Blue agar cepat masuk dan Genta mengambil batu es.
"Gue bilang naik!" Belum sempat Blue menolak dan bisa melakukan nya sendiri, Genta sudah lebih dulu menyuruhnya naik.
Selalu dukung othor bebu sayang, annyeong love...
Baca juga cerita bebu yang lain 😘
IG : @istimariellaahmad98
See you...
__ADS_1