Magenta dan Blue

Magenta dan Blue
Carel marah


__ADS_3

Papi Edward dan mami Fera datang ke rumah sakit, mereka membawa beberapa pengawalnya untuk menjaga Blue di pintu masuk.


"Maaf bapak dan ibu, kami semua tidak tahu jika kalian akan kemari. Kami tidak menyiapkan untuk menyambut kedatangan kalian."


"Tidak perlu, saya hanya ingin melihat keadaan anak saya." Jawabnya mencari dimana ruang rawat anaknya.


"Mari saya antar pak."


Papi Edward dan mami Fera melihat anaknya dan juga sahabat nya, tapi mereka juga melihat Valencia ada disana.


"Apa yang kalian lakukan, hingga membuat Sky seperti ini? Apa tidak cukup membuat nya menderita, hah?" Tanya papi Edward dengan marah.


"Arys minta maaf pi." Arystan menunduk, ia mengaku bahwa dirinya salah.


"Valen, kenapa kamu juga ada disini?" Tanya mami Fera.


"Sa-saya


"Tadi dari kantor sekalian kesini mi."


"Kenapa disini juga ada Genta? Apa hubungan nya dengan Genta?" Tanya papi Edward melihat Genta ada disana.

__ADS_1


"Saya minta maaf om, tante. Ini salah saya, telah bertanya pada Sky kalau pili dan Geandra itu siapa? Dan ada hubungan apa dengan Sky."


"Jadi kamu sudah tahu penyebab anak saya trauma? Dia melihat adik dan ibu kamu kecelakaan tunggal, dan sambil berteriak memanggil namanya. Itu sebabnya Sky trauma dengan namanya sendiri sampai saat ini."


"Pi, sudahlah. Kita lihat keadaan Sky. Jangan marah-marah disini, gak ada gunanya juga marahin mereka, Sky sudah di dalam." Menurut mami Fera tidak ada gunanya marah dengan mereka, karena anaknya sudah ada di rawat.


"Kalian jaga Sky di pintu masuk, jangan biarkan ada satu orang pun yang berani masuk dan mengganggu nya."


"Siap." Mereka langsung berbaris menjaga di pintu masuk ruang inap Blue. Orang rumah sakit sudah tahu jika ada keluarga Sagara yang sakit pasti akan selalu seperti itu.


Mami Fera dan papi Edward langsung berjalan menuju ruang rawat Blue, mereka sudah meminta izin untuk masuk dan itu tidak masalah menurut dokter.


"Untung ada mami, kalau gak abis lo sama papi, rys."


"Bukannya lo cuma kerja pagi sampai siang? Kenapa sekarang lo mau kembali ke kantor?"


"Tas gue ketinggalan, dan gue harus kembali kesana."


"Lo ke kantor jarang membawa tas, apa lo takut karena ada mami sama papi? Takut kalau mereka tahu kalau lo-


"Bukan, gue cuma mau ambil tas dan langsung pulang. Maaf ya, besok gue bakal kesini lagi jengukin Sky." Pamit nya dan langsung pergi dengan langkah cepat, ia tidak ingin mami Fera kembali bertanya tentang dirinya yang ada disana.

__ADS_1


"Gue tahu kalau Valen takut dengan mami, dia kan senior di rumah mami latihan."


"Kenapa selalu bersama Sky? Bukannya Valen kerja di kantor lo?" Tanya Genta.


"Dia yang-


"Lo jangan ingin tahu semua nya, Valen dan Sky tidak ada hubungannya dengan lo."


"Gue cuma nanya rel, kenapa lo sekarang sensi banget sama gue."


"Karena lo yang udah buat adik gue masuk rumah sakit, Sky adalah princess di rumah kita, tapi lo dan Arys menyakiti princess gue sampai masuk rumah sakit seperti ini." Ucap Carel sambil menunjuk Genta dan Arystan, ia sangat marah dengan kakak dan sahabatnya.


"Tenang rel, Sky akan baik-baik saja."


"Kalau tidak baik-baik saja? Apa lo bisa menggantikan posisi nya untuk menahan sakit yang Sky rasakan?" Arystan dan Genta diam dengan Carel yang marah, biasanya Carel yang selalu membuat suasana menjadi tenang dan bercanda. Namun kali ini Carel sangat marah, karena adik kesayangannya terbaring di brankar rumah sakit.


Selalu dukung othor bebu sayang, annyeong love...


Baca juga cerita bebu yang lain 😘


IG : @istimariellaahmad98

__ADS_1


See you...


__ADS_2