
Arystan dan Carel sampai di tempat janjian mereka, Genta sudah menyewa tempat VIP di atas hanya untuk mereka bertiga.
"Kak, apa yakin Genta gak ada butuh apa-apa? Atau ada sesuatu yang di inginkan gitu? Kenapa tiba-tiba seperti ngajak makan gratis begini."
"Gue juga gak tahu, tapi mungkin aja dia klinik nya makin maju. Karena kan teman dekat nya cuma kita, bisa aja kan gitu dan traktir kita."
"Jangan terlalu berpikir positif untuk masalah seperti ini, gue takut ada apa-apa dan melibatkan Sky. Lo gak mau itu terjadi kan?
"Iya, gue gak mau kalau melibatkan Sky. Tapi lo harusnya jangan negatif mulu mikirnya. Genta kan bukan cuma sekali ini traktir kita." Ucap Arystan mengingatkan adiknya, bahwa Genta sudah beberapa kali mentraktir mereka.
"Bukannya kemarin kalian marahan? Kenapa sekarang tiba-tiba baik dan ngajak makan?"
"Bukan marahan, tapi gue yang marah karena Genta akan mengganggu Sky."
"Terus kenapa bisa baik lagi?" Tanya Carel membuat Arystan bingung menjelaskan nya bagaimana. Ada saja Carel ini pikir Arystan. Tidak mungkin mereka terus marahan dan bermusuhan.
"Mending kita masuk, lo lapar 'kan? Kita kan belum makan malam di rumah." Arystan mengajak Carel makan, supaya adiknya itu lebih fokus lagi berpikir. Karena dirinya sudah bosan menjelaskan nya, siapa tahu dengan asupan makanan, Carel lebih tenang. Memangnya Carel gimana? Ngamuk?
Mereka akhirnya masuk, dan naik ke atas dimana Genta sudah menyewa tempat disana.
"Kalian lama sekali, gue bosan nunggu nya."
"Tadi gue masih ngajak Carel, gen. Sorry banget karena kita telat."
__ADS_1
"Carel kenapa lagi?"
"Biasa, dia gak gue jemput ke kampus terus ngambek. Beda banget sama sky yang mandiri." Ucap Arystan lalu menatap Carel karena kelepasan berkata Blue yang mandiri daripada Carel.
"Carel kan punya mobil dan motor sendiri, sama kayak lo. Tapi kenapa masih minta antar jemput? Dan apa hubungannya Carel sama Sky yang mandiri? Bukannya Carel memang adik lo."
"Punya kendaraan sendiri, tapi dia tadi lagi manja. Soal hubungan Sky yang lebih mandiri dari pada Carel, sama sekali gak ada hubungannya. Cuma menurut gue lebih suka wanita yang seperti itu." Arystan langsung tersenyum sambil melirik Carel.
"Iya lah Genta, karena Sky pacar dia."
"Apa lo mencintai Sky?" Tanya Genta. Karena dia hanya berpikir bahwa Arystan hanya kasihan dengan Blue.
"Kalau lo tanya, gue cinta atau gak? Jawaban gue jelas sangat-sangat mencintai nya."
"Apa sama dengan cinta nya lo pada Carel atau orang tua lo?"
"Gue gak habis pikir sama lo rys, kenapa bisa pacaran sama anak sekolahan begitu?" Arystan tidak marah Genta bertanya seperti itu, dia hanya tersenyum dan melirik Carel yang seperti nya takut melihat kakaknya akan berdebat dan kembali marahan. Carel takut belum sempat makan malam di restoran secara gratis, kedua orang di depannya sudah bertengkar, dan pada akhirnya akan pulang dengan perut kosong.
"Gimana kalau kita makan, gue udah lapar. Mubazir juga makanan sebanyak ini di depan mata di anggurin."
"Kenapa gak makan duluan aja rel, lagian perut aja yang lo pikirin."
"Mending mikirin perut, apalagi ini makanan gratis gen, gue makin suka."
__ADS_1
"Orang kaya suka gratisan juga." Genta tertawa mendengar ucapan Carel.
"Yang kaya orang tua gue, gue cuma numpang."
"Bangsat, tapi benar juga lo. Lo kan cuma numpang dan cuma tahu ngabisin aja."
"Gini-gini gue juga irit kali gen." Sambil mencomotnya makanan di depannya.
"Bukan irit lagi, tapi pelit. Kalau sok-sokan mau bayarin orang satu kampus, tapi masih minta transfer sama gue. Padahal jajan tiap minggunya dapat dari tiga orang."
"Carel mah kalau punya istri gak kebayang, mungkin ngontrak kali daripada tinggal di tempat bagus. Dia kan takut duitnya habis."
"Ini hitung-hitung juga untuk masa depan gue gen, gue kan belum kerja seperti kalian berdua, jadi irit mulai dari sekarang."
"Ngobrol mulu kapan makannya? Gue duluan aja dah, daripada kelamaan sampai kedinginan butuh pelukan."
"Anjing banget lo, kata-kata nya kayak lo yang lagi butuh kehangatan." Genta mengeluarkan kata-kata mutiara nya, ia sangat santai dengan kedua temannya itu.
Carel hanya tersenyum dan lanjut mengambil beberapa makanan ke piring, melihat itu Arystan dan Genta juga ikut makan.
Selalu dukung othor bebu sayang, annyeong love...
Baca juga cerita bebu yang lain 😘
__ADS_1
IG : @istimariellaahmad98
See you...