Magenta dan Blue

Magenta dan Blue
Persiapan pernikahan


__ADS_3

Blue sudah selesai dan memberikan nya pada papi Edward, papi Edward mengajak Blue keluar ruangan menuju ruang rapat.


Blue masih dengan masker dan juga topi yang ia pakai untuk menutupi wajahnya.


"Kalian semua sudah berkumpul disini?"


"Masih ada beberapa yang tidak bisa, karena ada diluar ada bertemu dengan klien."


"Saya lupa jika ada yang masih diluar. Oke, kalian sampaikan pada mereka nanti setelah kembali." Blue hanya diam saja di dekat papi Edward dan Genta, banyak bisikan dari mereka terutama Della. Ia mengatakan bahwa anak dari atasannya itu tidak cantik, hanya tubuh seksi dan warna kulit yang putih membuat nya terlihat cantik. Maka dari itu menurut Della, Blue memakai masker dan topi.


"Saya mengumpulkan kalian disini untuk memperkenalkan anak ketiga saya, Blue Skyla. Calon istri dari Genta." Banyak lagi bisik-bisik, Genta yang melihat Blue dengan pakaian kurangnya mengambil sapu tangan untuk menutupi paha yang terlihat.


Blue melirik Genta dan membuka topinya.


"Gue mau pulang, gak suka disini." Bisiknya pada Genta sedikit merengek sambil menyentuh tangan nya. Della tidak suka melihat tangan Genta disentuh Blue, karena jika bersama nya Genta sangat tidak ingin berbicara.


"Sebentar lagi," jawab Genta singkat melirik tangannya.


"Kami juga perlu melihat wajah putri anda pak, bagaimana pun kita diperkenalkan juga harus melihat langsung wajah nya." Della melirik Blue dengan tatapan tak suka.


"Apa wanita itu suka sama lo?" Tanya Blue yang membuat Genta langsung menatapnya.


"Gue belum suka dengan siapapun, apalagi wanita itu. Jadi terserah dia."


"Lo lihat sendiri, wanita itu terlihat tidak suka natap gue." Blue dan Genta terus berbisik.


"Iya betul apa yang dikatakan Della, pak. Kami perlu melihat wajah putri anda." Beberapa dari mereka ingin melihat langsung wajah Blue.


Mereka melihat tatapan Blue begitu tajam, terlihat cantik namun sangat mengerikan.


Papi Edward melihat kearah Blue dan Genta, Genta hanya melirik Blue. Apa Blue akan melakukan nya atau menolak nya.


Blue sambil menatap mereka satu-satu, lalu perlahan tangan nya melepas kaitan masker di telinganya. Sampai masker itu sudah ada di tangan Blue, semua orang yang ada disana menatap kagum karena kecantikan Blue yang benar-benar asli keturunan bule. Genta cepat memasangkan lagi masker itu di wajah Blue, entah kenapa perasaan nya melihat Blue di tatap seperti itu oleh para staff terutama laki-laki, Genta merasa tidak rela.


"Kalian sudah melihat wajah anak saya, tapi sekalipun kalian melihat nya lagi, mungkin kalian tidak akan mengenalnya walaupun sedang berdekatan. Saya mengumpulkan kalian sebenarnya untuk mengundang seluruh staff kantor di acara pernikahan Genta dan Sky, tapi dikarenakan undangan jadi besok atau lusa, undangannya akan menyusul saja. Karena Genta akan mengambil cuti selama dua minggu untuk mempersiapkan pernikahan nya sampai honeymoon."


Della terlihat mengepal tangannya, terlihat oleh Genta dan Blue.

__ADS_1


"Oh takut, seperti nya ada yang marah dan ingin mencelakai gue." Sedikit mengejek Della dan berbisik pada Genta.


"Dia tidak ada apa-apa nya sama lo, tenang aja lagi." Blue hanya tersenyum sinis menatap Della, Genta juga tidak menyukai orang yang selalu mengejarnya.


Papi Edward menutup rapatnya dan keluar lebih dulu dari Genta dan Blue. Banyak staff yang keluar lebih dulu, namun berbeda dengan Della yang masih stay di dalam.


Blue beranjak diikuti Genta, karena mereka akan segera ke tempat perhiasan. Della tiba-tiba ikut berdiri sambil membawa segelas air, dan kakinya hampir tersandung. Air yang tadinya masih ada digelas, sekarang sudah terhempas ke tubuh Blue.


"Maafkan saya nona Blue, saya tersandung jadi airnya mengenai anda." Genta yang melihat di bagian dada Blue terlihat terawang akibat air yang tumpah, langsung melepas jas yang ia pakai.


"Mata lo masih ada, jalan yang benar. Jangan sok feminim jika memakai heels saja belum bisa." Genta nampak marah melihat baju Blue yang dipakainya basah, karena Blue juga baru sembuh.


"Aku minta maaf gen," ucapnya.


"Gen? Lo di kantor pakai aku dan kamu, tidak ada formalnya sama sekali." Blue melirik Genta. Della menjadi takut pandangan mata Genta sangat tajam, mendengar ucapan Blue yang memang sebelumnya Genta tidak memperbolehkan Della sok akrab.


"Saya minta maaf, saya salah."


"Memang salah," Genta langsung membawa Blue keluar dari ruangan rapat.


"Hanya anak manja, anak ingusan. Kamu lihat saja Blue Skyla, siapa yang akan menjadi pemenang." Della kembali mengepal tangannya lalu keluar.


Banyak orang-orang di kantor yang melihat perlakuan manis Genta pada Blue, karena tas Blue yang Genta bawakan dan jas yang Blue pakai.


"Gue harus hati-hati, ada seseorang yang ingin mencelakai gue." Genta mengerti dengan ucapan Blue. Genta sudah menukar motornya dengan mobil papi Edward, ia akan mengantar Blue ke butik terlebih dahulu untuk mengganti pakaian.


"Ada-ada aja, pakaian gue udah sopan banget. Malah dibasahi sama wanita gila. Anjing." Tak lupa kata-kata mutiara nya, Blue mengumpat untuk Della.


"Lama-lama papi gue dan lo ikutan gila, punya staff yang saraf waras nya udah putus." Blue melepas jas nya ketika sudah di dalam mobil.


"Sudah puas? Orang seperti itu biarkan aja, yang ada malah lo yang gila." Genta melirik Blue yang malah mengelap baju di bagian dadanya dengan tisu.


"Sudah sampai bagian dalamnya, dan lo malah mengelapnya dengan tisu dari luar. Pakai lagi jas nya, kita akan segera berangkat ke butik terdekat untuk membeli pakaian ganti buat lo." Genta cepat melajukan mobilnya, mencari tempat pakaian.


Blue malah membuka satu kancing dari atas, Genta langsung memegang tangan Blue untuk menghentikan.


"Mau ngapain? Jangan bilang lo mau buka baju, lo masih sadar 'kan?" Tanya Genta.

__ADS_1


"Memangnya kenapa? Bukannya gue masih pakai dalaman." Tanya nya membuat genta frustasi, dan cepat mencari tempat pakaian yang paling dekat.


Mereka sampai disana, Genta kembali memasangkan jas nya.


"Cepat cari baju yang cocok, jangan lama-lama." Genta menunggu di kursi, membiarkan Blue mencari pakaian yang pas untuk dipakai sendiri.


Genta memainkan ponselnya, sebenarnya tidak butuh waktu lama untuk Blue mencari pakaian, karena dengan melihat nya saja sudah pasti pas di badan nya.


"Genta," ucap seseorang membuat Genta mengangkat kepalanya.


Genta kembali melihat ponselnya dan menghiraukan orang itu.


"Lo ngapain disini, gen? Lagi cari pakaian cewek buat siapa? Apa lo nungguin gue." Tanya nya membuat Genta kesal, karena merasa terganggu. Arabella sedang tersenyum bersama temannya.


"Gue sama tunangan kesini, gak ada ingat sama lo apalagi nungguin. Lo kesini mau belanja atau hanya diam berdiri? Pergi!" Arabella sedikit malu sendiri dengan ucapannya, namun karena lebih banyak tidak tahu malunya Arabella masih tetap disana.



Blue berjalan dari dalam dengan pakaian seadanya, dan memperlihatkan lekuk tubuhnya yang sangat seksi.


"Sayang, kamu sebentar banget, beda dengan wanita lain. Kita langsung keluar ya." Genta langsung menghampiri Blue lalu merangkul pinggang nya. Blue sempat bingung dan hampir memarahi genta. Namun melihat ada dua wanita di dekatnya yang menatap Genta, ia mengerti.


"Tentu saja, karena pakaian tidak penting dipilih terlalu lama, yang bagus juga belum tentu cocok di tubuhnya, ini jas kamu." Blue melirik kedua orang itu, lalu mengajak Genta keluar, dan memberikan jas nya. Arabella tidak melihat jelas wajah Blue, karena Blue kembali memakai masker.


"Ini tunangan lo, gen? Terlihat biasa saja, palingan juga lebih cantik gue." Ucapnya.


Genta kembali mengabaikan Arabella, lalu keluar bersama Blue menuju mobil. Arabella sama halnya dengan Della yang langsung mengepal tangannya. Terlihat juga Genta memakaikan kembali jas yang sudah Blue berikan. Karena pakaian Blue yang selalu terlihat kurang di mata Genta.


Padahal aslinya Blue menolak memakai jas lagi, namun karena masih ada dilingkungan itu dan masih terus dilihat oleh Arabella, Blue dan Genta pura-pura terlihat sangat bahagia sebagai pasangan yang serasi. Setelah di dalam mobil baru Blue melepas nya, walaupun Genta terus memaksa untuk memakai jas nya.


Selalu dukung othor bebu sayang, annyeong love...


Baca juga cerita bebu yang lain 😘


IG : @istimariellaahmad98


See you...

__ADS_1


__ADS_2