Menikah Dengan Om Sahabatku.

Menikah Dengan Om Sahabatku.
Bab 103 Om besan


__ADS_3

Cerita hanyalah untuk hiburan semata, tidak ada hubungan dengan orang ataupun nama seseorang. Juga tempat.


Happy reading guys ❤️❤️


****


Aisha tidak percaya juga dengan pernikahan paksa yang dialami oleh Mayang, sampai Mayang menunjukkan gambar pernikahan mereka di Desa Telaga.


"Ini buktinya, untuk apa aku rekayasa. Aku juga males Menikah dengan pria ini, kalau tidak terpaksa."


"Yayang, jangan gitu. Kita ini sudah resmi Dimata semua mata !" seru David.


"Selamat ya May !" Aisha memberikan pelukan hangat kepada temannya tersebut.


"Selamat May, akhirnya kau mendahului aku !" ujar Alana sembari memeluk Mayang.


"Tidak ada yang mau memeluk aku ?" David merentangkan tangannya.


"No !" tolak Mayang,Aisha dan Alana berbarengan.


"Kalian jahat dengan ku, ayolah Aisha. Bisa kau memeluk aku sebelum Om tua itu ada disini !" David masih dengan posisi merentangkan tangannya, membelakangi pintu masuk.


Tiga wajah menatap kearah David dengan berbagai macam ekspresi.


"Ayo ladies, peluk oppa ini !" ulang David sekali lagi, tetapi tidak ada ucapan yang keluar dari mulut ketiganya.


"Ehemmmmm..!"


Suara deheman membuat David menolehkan kepalanya.


"Om besan..!" seru David dan menurunkan tangannya.


"Sudah lama Om besan ?" tanya David.


David tersenyum, sedangkan ketiga wajah yang tadi menatap David dengan berbagai ekspresi. Menjadi bengong mendengar David menyapa Richard dengan Om besan.


"Siapa Om besan ?" tanya Richard.


"Om lah, sekarang aku tidak akan menunggu Aisha janda Om besan. Sekarang aku sudah move on, karena aku sudah menemukan Bidadari hati ku Om besan. Aku sudah menikah !" David menghampiri Mayang dan memeluknya.


Richard terheran-heran memandang Mayang dan David.


David tersenyum, sedangkan ekspresi Mayang malu. Karena kelakuan David.


"Asay, apa benar ?" tanya Richard kepada Aisha.


"Benar mas say ," sahut Aisha.


"Terus, kenapa kau memanggilku besan ?" tanya Richard.


"Karena aku tidak jadi menunggu Aisha jadi janda, aku nunggu anak Aisha saja jadi menantuku !" seru David .


"Jangan harap !" tolak Richard dengan spontan.


Alana, Aisha dan Mayang. Hanya dapat tertawa kecil mendengar ucapan David, apalagi mendengar suara penolakan dari mulut Richard dengan tegas.


"Ayolah Om besan, kita akan jadi saudara ," ujar David .

__ADS_1


"Aish, anakmu belum lahir sudah jadi rebutan ." bisik Alana.


"Bukan belum lahir, nemplok juga belum diperut ini ." balas Aisha.


"Jangan harap !" Richard duduk disamping Aisha, dan bertanya kepada Mayang.


"Kenapa bisa menikah dengan pemuda tengil itu ?" tanya Richard.


"Tidak sengaja mas Rich ," kata Mayang .


"Mas Rich, Yayang panggil suamimu ini dengan Mas Dav ya ," ujar David, begitu Mayang memanggil Richard dengan Mas Rich.


"Ogah !"


"Pemuda tengil, apa kau memaksa Mayang untuk menikah dengan mu ?" tanya Richard.


"Oh..tentu tidak !" seru David.


"Tidak Om, pernikahan mereka membuat Al ingin kesana dengan Dony Om. Biar bisa menikah seperti Mayang ," kata Alana.


"Al, jangan macam-macam. Om bilang ke mamamu nanti, biar kamu dikurung saja dalam kamar ." ancam Richard.


"Om menyebalkan ." manyun bibir Alana.


"Mas say, pernikahan Mayang dan David terjadi karena..." Aisha menceritakan semua, apa yang di cerita oleh Mayang dan David tadi. Sesekali Mayang dan David menambahkan ceritanya.


"Kau sungguh beruntung pemuda tengil, dan kau Mayang sungguh kasihan ," ujar Richard sembari tertawa.


"Mas say !" Aisha menepuk lengan Richard, karena meledek Mayang.


"Sorry, bagaimana juga selamat untuk kalian berdua. Pernikahan bukan untuk ajang coba-coba, ini memang sudah kehendak sang pencipta. Coba kenapa kalian bisa nyasar, GPS ada !" kata Richard.


"Yang lebih herannya, begitu pulang dari desa itu. Signal ponsel penuh, GPS ada !" kata David.


"Apa desa itu masih ada, jangan-jangan kalian kesasar ke desa bunian ," ujar Richard.


Begitu mendengar ucapan Richard yang berbau mistis, Aisha dan Alana langsung mendekati Richard. Sedangkan Mayang menggeser duduknya kedekat David.


"Yang takut, sini mas Dav pangku." David menepuk-nepuk pahanya.


Mayang mendelikkan matanya, David memberikan senyuman terbaiknya kepada Mayang.


"Kalian takut ?" tanya Richard kepada Aisha dan Alana yang mepet kedekatnya.


"Nggak !" sahut Aisha dan Alana bersamaan.


"Dan kau David, jangan kau lagi tebar pesona dengan istriku !" ujar Richard.


"Tidak Om besan, kita sekarang mau jadi besan. Tidak jadi dengan Aisha, menjadi mertua anak Aisha sudah bisa mengobati hati ini Om besan!" seru David yang masih semangat membuat Richard kesal.


"Jangan harap !" mata Richard mendelik sempurna menatap wajah David, sedangkan David nyengir.


Hari menjelang senja, barulah teman-temannya Aisha membubarkan diri.


Mereka pulang, membawa cerita masing. Alana yang masih menunggu lamaran Dony, Mayang yang berpikir. Apakah cocok menjadi suami istri dengan David.


Aisha yang memikirkan hubungan ibunya dengan Dokter Sony, karena Aisha ingin ibunya mendapatkan kebahagiaan.

__ADS_1


Yang pasti hanya Richard yang gembira dan jengkel, jengkel karena David terus memanggilnya dengan sebutan Om besan. Gembira, karena David sudah move on dari Aisha.


***


Dalam kamarnya, Gaby terus melamun. Panggilan dari mama dan papanya juga tidak berhasil membuat seorang Gaby yang tidak pernah berjam-jam dikamar untuk keluar.


Hari pertama, kedua dan seterusnya. Kedua orangtuanya tidak heran, setelah seminggu kedua orangtuanya menjadi heran dan bertanya-tanya. Apalagi melihat perubahan badan Gaby yang kurus dan tidak terurus.


Tok...


Tok..


Cklek..


Pintu terbuka, mama Gaby masuk.


"Mana Dia ." mama Gaby mencari keberadaan putrinya, tetapi wujud Gaby tidak ada didalam kamar.


"Dasar anak nakal, dikira didalam kamar. Ternyata kabur secara diam-diam!" gerutu mama.


Mamanya memutar langkahnya untuk keluar dari dalam kamar Gaby.


Begitu sampai didepan pintu, mamanya mendengar suara dari dalam walk in closet.


"Apa itu, apa Gaby didalam sana ." mamanya kembali dan berjalan menuju asal suara berada.


Pintu walk in closet terbuka, mamanya terkejut melihat Gaby tergeletak dalam keadaan pingsan.


"Gaby, sayang ! papa...papa. !" teriak mama Gaby, berhasil mendatangkan suami dan maid yang bekerja dirumah mereka.


"Maa..mama dimana ." panggilan dari suaminya.


"Sini paa !"


Papa Gaby datang bersama dengan maid.


"Kenapa Gaby maa ?"


"Nggak tahu paa, mama temukan sudah pingsan. Ayo paa bawa kerumah sakit !" kata mama.


"Maa, kita panggil dokter kerumah. Bagaimana jika wartawan tahu anak kita begini, bisa-bisa kita akan diburu wartawan.!" ujar papa Gaby.


"Papa ! anak kita sudah begini. Papa masih memikirkan nama baik !" teriak mama Gaby.


"Bu Su, telepon dokter Zahra. Cepat !":teriaknya.


Kemudian papanya mengangkat Gaby dan meletakkannya ke ranjang.


Lima belas menit kemudian, dr Zahra datang. Dan memeriksa Gaby.


Begitu selesai, dr Zahra keluar dan berbicara dengan mama dan papa Gaby.


"Bagaimana Dokter, apa yang terjadi dengan putri saya ?" tanya papanya.


*


*

__ADS_1


*


...🌟Bersambung.🌟...


__ADS_2