
Akhirnya cerita mendekati ending, setiap cerita pasti akan segera berakhir.
Happy reading guys ❤️
***
Dengan tegak Kenway duduk, tangannya menggenggam tangan Papa Vania. Tidak ada gentar diwajahnya.
Kenway sudah mantap, hari ini dia akan menuju babak baru dalam kehidupannya. Walaupun usianya baru 22 tahun, menuju 23 tahun dua bulan lagi. Tapi Kenway sudah mantap untuk memasuki babak baru dalam kehidupannya.
Bukan usia yang membuat orang mempunyai pikiran yang matang, tapi dari cara pandang. Membuat orang itu dapat dikatakan sudah matang.
Sah
Terdengar suara menanyakan kata sah, dan orang menyahut sah.
"Sah?"
"Sah!" sahut para saksi.
"Alhamdulillah!" suara ucap syukur dari para saksi dan para undangan, yang mengikuti prosesi akad nikah Kenway.
"Akhirnya, Tante kecil. Semua anak Tante kecil sudah menikah" kata Alana.
"Satu lagi Al, Rodrick belum" Aisha menginginkan Alana, Rodrick belum menikah.
"Iya, Al lupa" jawab Alana.
"Tapi di mana anak itu ?" tanya Alana, tidak melihat keberadaan Rodrick.
"Betul juga, kenapa aku lupa dengan anak itu?" Aisha baru ingat dengan tidak adanya Rodrick disekitar mereka.
Percakapan membahas Rodrick terhenti, dengan keluarnya Vania dibawa oleh Mada dan Vely.
__ADS_1
Ketiga terlihat cantik, dengan memakai kebaya warna putih.
Vania, Mada dan Vely berjalan menuju tempat akad nikah berlangsung.
"Lihatlah mas besan, betapa cantiknya putri-putri kita" ujar David.
"Kalian sungguh beruntung, ada seorang putri. Aku hanya memiliki putra, itu juga keduanya lengket dengan Alana" kata Dony .
"Sabar" tepukan dipundaknya, dilakukan Richard dan David.
"Hanya itu yang bisa kulakukan" jawab Dony.
"Nanti juga kau akan mendapatkan menantu, dia juga akan menjadi putrimu " ujar David.
"Beda Vid, anak bisa kita peluk. Menantu kita peluk? akan menjadi viral di warga +62" jawab Dony.
Mereka bertiga tertawa kecil.
Selesai akad nikah Kenway, penghulu ingin meninggalkan tempat. Karena akan menuju ketempat pernikahan yang lain.
"Ada apa?" Penghulu mencari-cari asal suara.
"Akhirnya, kau datang juga boy" ucap Richard dengan menarik napas lega.
"Pak penghulu..pak penghulu! tolong nikahkan kami!" seru Rodrick dengan kocak, menirukan lagu jaman dulu yang booming dikalangan orang yang ingin menikah.( author nggak tahu siapa penyanyinya)
Rodrick datang bersama dengan Jessie yang memanyunkan bibirnya, diikuti oleh dokter Rafa dan dokter Yuni. Orang tua Jessie, dan Tomy sepupu Jessie ikut bersama.
"Rodrick! apa-apaan ini? jangan main-main ya." ingatkan Aisha kepada putra bungsunya.
"Tidak main-main mommy, kami itu lahir bersama. Walaupun kami pulang kerumah tidak bersamaan, Rodrick juga ingin seperti kakak-kakak Drick. Ingin menikah bersama-sama juga " ucap Rodrick.
"Drick, kau sungguh-sungguh mirip dengan ku" celetuk Alana.
__ADS_1
Alana mengingat diri sendiri, saat Aisha dan Mayang menikah. Alana galau, sampai muncul ide gila. Dia yang melamar Dony.
Alana tertawa dalam hati.
" Sudah Drick, ganti baju ." titah Richard Kepada putra bungsunya.
Mada dan Vely membawa Jessie kedalam kamar, untuk mendadani Jessie.
"Maaf ya mas Rafa" kata Aisha sembari mengatupkan kedua tangannya.
"Untuk apa minta maaf, kami sudah tahu sejak lama. Rodrick ingin menikah dengan Jessie, tapi Jessie masih labil. Belum mau menerima Rodrick, karena belum ada rasa cinta" kata dokter Rafa .
"Tapi aku beri masukan, akhirnya Jessie mau menerima " kata dokter Yuni.
"Apa mbak Yuni katakan?" tanya Aisha.
"Aku bilang, dulu aku juga menerima Papanya juga belum ada rasa cinta. Sekarang aku bucin tuh dengan Papanya." cerita dokter Yuni.
Dokter Rafa hanya mesem mendengar cerita istrinya, karena dia dulu naksir Jeslyn. Tapi karena Jeslyn lebih memilih Wisnu, dokter Rafa beralih melamar Dokter Yuni.
Setelah menunggu setengah jam, Rodrick melaksanakan akad dengan semangat. Tidak ada galau dihatinya, karena dia menikah secara bersamaan dengan kedua saudaranya.
"Mas besan sungguh beruntung, hemat menikahkan anak" ujar David.
"Itulah hebatnya Richard, anakku berempat menikah. Biaya pesta, ditanggung empat keluarga." ngekeh Richard.
"Besan pelit!" ledek David.
*
*
*
__ADS_1
*
Bersambung 😘