Menikah Dengan Om Sahabatku.

Menikah Dengan Om Sahabatku.
Bab 144 Bisa berubah


__ADS_3

**Salam sayang semua kakak-kakak reader, tetap jaga kesehatan.


Happy reading guys ❤️**


***


Mayang dan David pulang dari rumah sakit, ada perasaan senang dan sedikit sedih. karena hasilnya USG memperlihatkan bahwa baby yang dikandung oleh Mayang adalah baby boy.


Pupus harapan David untuk berbesan dengan Richard, setelah mengetahui bahwa jenis kelamin calon babynya adalah laki-laki.


"Apa ? laki-laki ! serius Dokter ?" mata David serius melihat ke layar monitor, matanya melihat dengan serius tapi David tidak tahu mana jenis kelaminnya.


"Benar Pak, ini bayi laki-laki! ini lihat towernya tinggi ." Dokter menunjukkan tower yang dikatakan oleh dokter.


"Apa tidak berubah lagi?" tanya David.


Plok..


Tangan Mayang memukul lengan David.


"Kenapa mas dipukul Yang ?" David menoleh kearah Mayang.


"Mas ini, anaknya laki-laki minta berubah. Apa mas mau anaknya jadi belok!" bulat sempurna mata Mayang menatap David.


"Amit-amit..!" ujar David sambil mengetuk-ngetuk meja dihadapannya.


"Kenapa Pak, apa bapak tidak suka dengan kehadiran anak laki-laki. Bapak lebih suka anak perempuan ?" tanya Dokter kepada David.


"Bukan tidak suka Dokter, calon besan saya itu anaknya laki-laki semua. Ini anak saya juga laki-laki, tidak bisa besanan kami ." beritahu David.


"Buat lagi nanti Pak, setelah yang ini lahir ," kata Dokter.


"Betul juga ya Dokter ." akhirnya David baru terlihat cerah wajahnya.


"Mas ini ! ada-ada saja !"


Setelah mendapatkan pencerahan dari dokter, wajah David cerah kembali.


Sekembalinya dari rumah sakit , David dan Mayang pergi kerumah mertuanya. Untuk mengabarkan mengenai jenis kelamin calon babynya.


***


Aisha sedang sibuk dengan sikembar, yang menangis satu menangis semua. Dan yang paling cengeng adalah si bungsu Rodrick, sepertinya Rodrick anak yang suka mencari-cari perhatian dari semua orang. Sehingga sering menangis.


Keane anak yang paling anteng, dan selalu mengalah. Setiap menyusu Keane selalu yang terakhir. dan Rodrick yang pertama sedangkan si tengah Kenway anaknya perpaduan antara Keane dan Rodrick.


"Tante kecil !" Alana masuk kedalam kamar si kembar dengan wajah yang gembira dan memeluk Aisha yang baru saja meletakkan Keane kedalam box nya.


"Ada apa Al ."


Alana melerai pelukannya dan memberikan tespek kepada Aisha.


"Kau hamil..! hamil Alana ?" tanya Aisha.


"Iya Aish ! akhirnya, aku bisa hamil lagi Ais !" seru Alana dengan perasaan yang gembira, dan ada setitik air mata disudut bola matanya.


"Selamat..! selamat Al !" keduanya saling berpelukan.

__ADS_1


Setelah hampir enam bulan menunggu, Akhirnya Alana diberikan kepercayaan untuk mengandung kembali.


"Aku senang Aish ! aku sungguh senang !" seru Alana.


"Kau harus hati-hati Al, turuti apa kata Dokter ," kata Aisha.


"Iya, aku tidak ingin kemanapun lagi. Aku tidak akan joging keluar dari halaman rumah lagi." Alana sedikit trauma untuk joging keluar, sejak kejadian itu. Setiap mendengar suara sepeda motor melintas di dekatnya, Alana langsung spontan jalan ke pinggir sekali.


"Apa kau belum ngidam sesuatu Al ?" tanya Aisha.


"Belum Aish, aku juga belum tahu berapa Minggu hamil ini. Nanti sore baru aku pergi dengan Dony ."


"Apa kau mau dengan dokter Herman ?" tanya Aisha.


"Iya, aku percaya dengan dokter Herman ," kata Alana.


" Daftar sekarang Al, karena pasien dokter Herman sangat banyak. Biar kau tidak dapat nomor yang jauh ," kata Aisha.


Aisha membuka lemari dan mengambil kartu nama, dan memberikannya kepada Alana.


"Ini nomor dokter Herman ." Aisha memberikan kartu nama dokter Herman kepada Alana.


"Iya " Alana menyimpan kartu nama tersebut kedalam sakunya.


"Hai.. Rodrick, tambah gembul saja !" Alana menowel pipi Rodrick, membuat Rodrick mengeliat. Tapi tidak terbangun.


"Kenapa tidak bangun, biasanya Rodrick selalu bangun bila ku ganggu," kata Alana.


"Sudah kenyang ," sahut Aisha.


"Aish, apa kau tidak letih? kau tidak menggunakan baby sister untuk menjaga si kembar?" tanya Alana.


"Jangan sampai kecapekan Aisha, sakit kau nanti. Si kembar tidak ada yang menjaga," kata Alana.


"Untuk saat ini, aku masih enjoy. Nanti kalau mereka sudah sedikit besar bisa kemungkinan aku akan mengambil orang untuk membantu," kata Aisha.


"Hihh..lucu nanti, adik kecil mu. Masih baby sudah jadi Om !" tertawa Alana.


"Anak-anak ku yang tertua semua, anakmu manggil anakku apa ?" kata Aisha.


"Bukan anak mu yang tertua Aish, tapi adikmu yang belum lahir !" seru Alana.


Aisha berpikir, karena lupa.


"Hahahaha...!" akhirnya, kedua mama muda tertawa.


"Om kecil, nanti jangan galak-galak ya


"Anak Tante apa ya ?" tanya Alana.


"Belum tahu, Mayang apa ? David ingin perempuan, karena anak mas say cowok semua ," kata Aisha.


"Belum tahu juga, sepertinya mereka semalam kerumah sakit. Sepertinya mereka tidak balik ke rumah sini ," kata Aisha.


Orang yang mereka bicarakan muncul dengan wajah yang gembira dan segar, seperti bunga yang baru saja mendapatkan air.


"Baru kami bicarakan kau Mayang ," kata Aisha.

__ADS_1


"Ayo ! kalian memuji diriku apa menjelekkan aku ?" tanya Mayang, yang sedang mencuci tangan di wastafel yang ada didekat pintu masuk dan keluar. Agar orang yang masuk kedalam bisa mencuci tangan sebelum berjumpa dengan sikembar.


"Kami tidak pernah menjelekkan orang, tapi menggosipkan nya sedikit. Adalah !" senyum dibibir Alana.


"May, ada kabar gembira ," kata Aisha.


"Apa ? jangan bilang kau hamil lagi ?" tanya Mayang tertuju pada Aisha.


"Hih..kau kira aku kucing, melahirkan terus !" mendelik Aisha.


"Hahaha.. sorry..! terus berita apa ?" mata Mayang memandang wajah Alana dan Aisha silih berganti.


"Al, kau hamil !" tebak Mayang.


Alana menganggukkan kepalanya, terlihat wajah Alana yang gembira.


"Selamat Al, akhirnya !" Mayang memeluk Alana.


"Hei..aku juga mau berpelukan !" Aisha mendekati Alana dan Mayang, kemudian ketiga mama muda berpelukan seperti Teletubbies.🤗


Setelah melerai pelukan mereka, Mayang menyampaikan kabar darinya.


"Aku mau kasih kabar baby ku !" Mayang mengelus perutnya.


"Apa..ayo cepatlah ?" tidak sabar Alana.


"Sabar Nyonya..!" kata Mayang kepada Alana.


"Cepatlah May..!" desak Aisha.


"Aku ku ini laki-laki !" seru Mayang dengan gembira.


"What...! kenapa musim mengandung laki-laki semua? apa anakku juga akan laki-laki ?" tanya Alana.


"Mana kami tahu, tanya Tuhan !" saran Aisha.


"Nanti malam aku akan berdoa, agar anakku perempuan ," kata Alana.


"Al, jangan diharapkan perempuan. Nanti dikasih laki-laki," kata Aisha.


"Kalau begitu, aku harapkan laki-laki saja. Biar dikasih perempuan !" cetus Alana.


"Maksudnya, kau mau ngelabui Tuhan ?" tanya Mayang.


"Usaha !" nyengir Alana.


"Apa yang ada dipikiran mu itu sudah terbaca Tuhan Al, tidak bisa kau kau ngelabui Tuhan !" seru Aisha.


"Sony.. sorry..!" seru Alana.


"Bagaimana David, saat mengetahui bahwa anaknya laki-laki ?" tanya Alana.


"Apa lagi, sedikit kecewa. Dia mengharapkan perempuan, yang nongol laki-laki ." ngekeh Mayang.


*


*

__ADS_1


*


Bersambung 😘


__ADS_2