
Tetap jaga kesehatan, virus itu nyata. Sayangi keluarga.
Happy reading guys ❤️
***
Menjelang tengah malam, di keluarga David terjadi kehebohan. Awalnya Mayang hanya ingin buang air kecil, ternyata si baby ingin segera keluar untuk menambah populasi penduduk dunia. David yang saat itu sedang menjadi juri dalam lomba memasak terpaksa tidak mendampingi Mayang melahirkan.
Richard dan Dony yang membawa Mayang kerumah sakit, sedangkan Alana mengawasi anak-anak dirumah.
"Aww...sakit !" teriak Mayang sambil meremas bajunya.
"Aku nggak mau hamil lagi !" teriak Mayang.
"Sekarang kau bilang tidak mau hamil ! begitu David ngajak buat anak kau langsung telentang !" spontan Aisha berkata.
"Aish ! kenapa selama hamil anak yang ini, mulutmu tidak ada filternya !" melotot Mayang menatap Aisha yang malam ini terlihat sangat cantik, walaupun hanya memakai baju tidur warna pink.
Aisha hanya tersenyum, membuat Mayang gemas melihatnya.
Richard dan Dony yang duduk didepan, saling menukar pandangan mata. Dan tersenyum.
"Sakit !" Mayang meringis, karena sakitnya timbul tenggelam.
"Tahan..! tarik napas, kemudian keluarkan !" ajarkan Aisha.
"Jangan-jangan aku mengikuti mu , anakku akan lahir di dalam mobil !" kata Mayang.
"Dari mana kau tahu, tarik napas dan tahan napas Aish ? Kau melahirkan si kembar dalam keadaan pingsan !" kata Mayang sambil menahan sakit yang datang tiba-tiba.
" Film ," sahut Aisha.
Richard dan Dony langsung tertawa ngakak, mereka lupa sesaat dengan kesakitan yang dialami Mayang.
"David ! kau dimana ?" tanya Dony yang dihubungi oleh David.
"Oke ." David memutuskan sambungan teleponnya.
"Apa kata David ?" tanya Mayang.
"Setengah jam lagi, acaranya selesai. David langsung menuju kerumah sakit." Dony menyampaikan apa yang dikatakan David tadi.
"Awas kalau dia telat datang, jangan harap aku akan mau hamil lagi !" Mayang meringis.
"Tenang ! simpan tenaga mu untuk melahirkan nanti " kata Aisha.
Sampai dirumah sakit, Mayang langsung dibawa keruang bersalin. Begitu Mayang dibawa masuk, David menghubungi ponsel Richard dan menanyakan keadaan Mayang.
"Mayang bilang tadi, bila kau tidak segera datang. Jangan harap kau bisa berkunjung lagi untuk menambah keturunan ," ucap Richard kepada David.
David panik mendengar ancaman Mayang yang di sampaikan oleh Richard.
"Mas say, mana ada ancaman Mayang seperti yang Mas katakan tadi ?" tanya Aisha.
"Mas dramatisir sedikit, biar David panik ," jawab Richard.
__ADS_1
"Mas say jahat !"
Richard baru sadar, bahwa Aisha hanya memakai baju tidur yang pendek.
"Aish, kenapa pakai baju tidur ?" tanya Richard.
"Tadi mendadak mas, lupa ganti baju ," jawab Aisha.
Richard membuka jaketnya, dan memakaikannya ketubuh Aisha.
" Ayo duduk sini ." Richard menyuruh Aisha untuk duduk.
"Sudah ada kabar ." Dony baru kembali dari cafetaria, dan memberikan minuman hangat kepada Aisha dan Richard.
"Belum, David juga belum datang," kata Richard.
"Sepertinya, baby-nya ini tidak ingin lahir ditunggu oleh Papanya," kata Dony.
"Mungkin, karena baby tahu. Papanya ini sudah menjodohkan dirinya dengan ketiga jagoan ku ," kata Richard.
"Apa anaknya ini cewek ?" tanya Aisha.
"Apa tidak USG ?" tanya Dony.
"David tidak ingin tahu ," Jawab Aisha.
Yang sedang dibicarakan muncul dengan berlari, begitu tiba didepan ruang bersalin. Napas David tinggal setengah-setengah, karena letih berlari dari tempat mobilnya terparkir.
"Bagaimana ?" tanya David dengan napas yang masih tersengal-sengal.
"Duduk, minum ini. Jangan nanti kau pingsan, sebelum bertemu dengan baby mu ," kata Dony dan memberikan botol air minum, kepada David.
David menenggak minuman tersebut, hampir habis semuanya.
Pintu ruang bersalin terbuka, dan memanggil nama David.
"Saya suster ," sahut David.
"Bagaimana Suster, apa istri saya sudah melahirkan ?" tanya David.
"Selamat ya Pak, istri anda sudah melahirkan seorang putri ." beritahu suster tersebut.
"Putri ! perempuan suster ?" tanya David yang kurang yakin dengan pendengarannya .
"Iya Pak, ayo bapak ikut saya ," kata suster tersebut.
Sebelum masuk, David menyempatkan dirinya berkata kepada Richard.
"Mas besan ! akhirnya kita jadi besanan !" seru David dan langsung memeluk Richard.
"Lepas! dikira orang aku tidak normal nanti !" Richard melerai pelukan David.
"Masuk sana, jangan nanti berubah jenis kelamin bayinya ," kata Richard.
"Mas besan..!" David bergegas masuk kedalam ruang bersalin, dimana Suster tadi keluar dan masuk kembali.
__ADS_1
"David sangat senang, akhirnya anaknya cewek ," kata Aisha.
"Akhirnya, keinginannya untuk besanan dengan Om berhasil," kata Dony.
"Orang tua ingin, tapi kalau anaknya tidak suka bagaimana? Tidak mungkin kita akan paksakan ," kata Richard.
"Kalau anaknya suka, apa mas say setuju ?"
"Apa yang disukai anak, dan terbaik untuk anak. Mas setuju saja ." jawab Richard.
***
Usia kehamilan Aisha sudah memasuki empat bulan, kehamilannya Aisha saat ini. Aisha sangat suka berdandan, dan suka mandi dan berendam dengan wewangian.
Bisa satu hari Aisha mandi empat dan lima kali, membuat Richard pusing. Karena takut Aisha nanti masuk angin.
Perkembangan si kembar juga sangat memuaskan, di sekolah play group si kembar dapat berbaur dengan teman-temannya.
"Mas Richard !" Aisha memanggil-manggil Richard, tapi Richard tidak menyahut.
Aisha turun kebawah dengan mengunakan tangga, dipertengahan tangga. Hampir saja Aisha jatuh, jika tidak dipegang oleh Richard. Aisha sudah menggelinding kebawah.
"Aisha !" Richard loncat dan memegang tangan dan langsung memeluknya. Dan mengendong Aisha dan membawanya masuk kedalam kamar. Richard mendudukkan Aisha di sofa.
"Hampir Mas !" Aisha memegang dadanya yang yang berdetak kencang, karena kaget.
"Kenapa turun dari tangga Aisha !" terdengar tinggi suara Richard, karena dirinya juga kaget tadi. Untuk Richard sigap dan menyelamatkan nyawa Aisha dan bayinya.
"Maaf Mas !" Aisha merasa bersalah, karena tidak menuruti perintah Richard. Agar Aisha turun dengan menggunakan lift.
"Ingat Aisha, Mas tidak ingin terjadi apapun kepada Aisha dan baby kita ini ," kata Richard dengan menangkup wajah Aisha agar menghadap kearahnya.
"Mau apa turun kebawah, kalau mau makan. Hubungi saja Neneng, biar di antarkan Neneng makanannya ."
"Tidak Mas, Aish hanya ingin mengatakan bahwa Jeslyn sudah melahirkan bayi laki-laki," kata Aisha.
"Alhamdulillah, akhirnya. Wisnu menjadi ayah juga ," kata Richard.
"Kapan kita bisa kesana Mas ?" Aisha sangat ingin pulang, untuk melihat anak Wisnu dan Adam adiknya.
"Kita tanyakan dulu ke dokter ya, kalau dokter mengizinkan. Dalam Minggu ini kita bisa berangkat, biar Mas kerjakan urusan kantor. Biar lama sedikit kita dikampung ," kata Richard.
Richard mendekatkan bibirnya ke bibir Aisha, tapi tinggal sejengkal lagi. Tiba-tiba ketiga jagoan berlari masuk kedalam kamar.
"Mommy.. mommy...!" teriak Rodrick, dan disusul oleh Keane dan Kenway yang baru pulang sekolah. Langsung masuk kedalam kamar, mencari mommynya.
"Ada apa sayang ?" tanya Aisha.
"Tadi di sekolah kakak berantem !" lapor Rodrick.
"Kakak ! kenapa berantem ?" tanya Richard, yang heran. Kenapa Keane yang pendiam bisa berkelahi, kalau Rodrick yang berkelahi Richard tidak heran.
*
*
__ADS_1
Bersambung 😘