
Ketakutan terlihat dari wajah Aida, keringat mengalir dari dahinya. Tangannya saling meremas.
"Jangan bawa saya Pak! maafkan saya !" teriak Aida sembari berlutut didepan polisi yang ingin mengiringnya keluar dari dalam ruangan.
"Pak Aldo, tolong! saya terpaksa melakukannya. Saya tidak berniat ingin mencelakai keluarga bapak !" tangisan keluar dari dalam mulut Aida.
"Sudah ketahuan bohong, baru nangis dan minta maaf. Huhh..!" terdengar suara dari para karyawan yang masih berada ditempat, mereka mencibir Aida yang minta maaf. Setelah tadi dengan berani menuduh Aldo.
"Tolong Pak Dony, saya melakukannya. Karena saya sangat terdesak, saya sudah tidak sanggup lagi tinggal dengan mama Sarah!" Aida beralih permohonan kepada Dony, Aida merangkak dan berlutut didepan Dony. Kedua tangannya mengatup memohon ampun.
"Sekarang kau mengemis minta maaf, tadi kau dengan arogan menuduh Aldo! kemana sifat arogan mu pergi !" sindir Rodrick.
Keane yang sedari tadi hanya diam dan melihat kearah Aida, kemudian bangkit dari duduknya. Keane mendekati Aida dan jongkok didekatnya.
"Sebelum kau melakukan rencana menjebak Aldo, kenapa tidak kau pikirkan resiko yang akan kau tanggung? apa kau pikir kami akan membiarkan saja, hal gila yang kau lakukan ini. Semua perusahaan kami ada cctv, sesiapapun yang ingin berbuat jahat kepada kami. Pikirkan dengan matang, jangan sampai seperti wanita ini !" seru Keane seraya berdiri dan memandang kearah orang-orang yang ada didalam ruangan.
Para karyawan melihat Keane, yang berbicara dengan pelan. Tetapi bernada memberikan peringatan kepada orang-orang yang ingin bermain-main dengan keluarga Hutama dan Adipura, untuk berpikir sebelum bertindak.
Para karyawan pada menundukkan kepalanya, saat Keane berbicara. Mata Keane yang tajam, membuat mereka tidak berani saling beradu pandangan mata dengan putra tertua keluarga Richard Hutama.
"Kau sama saja dengan wanita itu, wanita yang ingin merebut. Yang bukan hak miliknya," kata Richard.
"Saya terpaksa! kalau tidak terpaksa, saya tidak akan melakukannya. Tolong percaya dengan apa yang saya katakan, saya akan tunjukkan. Kenapa saya mau melakukan perbuatan jahat ini ." Aida bangkit dari berlutut dan berjalan menuju sofa, membuka tasnya dan mengeluarkan ponselnya.
"Ini yang saya alami, saya sudah tidak tahan ." Aida menunjukkan gambar di ponselnya kepada polisi.
Polisi melihat gambar tersebut, dan memperlihatkan gambar tersebut kepada Dony dan Richard.
__ADS_1
"Apa ini bukan editan ?" tanya Richard.
"Tidak Pak, bekasnya masih ada." tanpa perduli, Aida menaikkan bajunya. Dan terlihat bekas luka di perutnya.
Melihat bekas luka yang lebar diperut Aida, membuat orang yang melihatnya dengan mata yang terbelalak.
Mereka tidak mengira, tubuh Aida penuh dengan bekas luka lama dan baru.
"Shit..! ibu seperti apa wanita itu !" geram Dony.
"Dia bukan mama kandung saya ." beritahu Aida.
"Wanita itu..?" tanya Alana, setelah melihat gambar yang ada diponsel Aida.
"Papa saya menikah dengannya, saat usia saya 15 tahun. Dan ketika Papa meninggal, semua kekayaan Papa dipegang oleh Mama Sarah. Usia saya 17 tahun, baru harta warisan menjadi milik saya. Tetapi sampai usia saya 18 tahun, harta itu belum saya terima. Saya sudah tidak tahan, Mama Sarah memberikan saya syarat. Agar saya bisa memiliki warisan, yaitu harus menjebak Aldo. Saya terpaksa Pak ." tangisan Aida kembali keluar.
"Pengacara berpihak dengan Mama Sarah, sepertinya. Pengacara dan Mama Sarah menjalin hubungan ," kata Aida.
Aisha merasa kasihan, dan menghampiri Aida dan memeluknya. Aida menangis dalam pelukan Aisha.
"Nona tidak berbohong?" selidik polisi.
"Tidak Pak! saya tidak berbohong. Sekarang ini Mama Sarah sedang berada didepan kantor ini, Mama Sarah menunggu Aldo dibawa kekantor polisi. Biar mama bisa mengabadikan momen tersebut, untuk mempermalukan Pak Dony sekeluarga ," kata Aida.
Aida memberikan nomor kendaraan mobil yang dikendarai Sarah kepada Polisi.
Visual diambil dari pinterest guys, maaf jika tidak sesuai dengan para reader..
__ADS_1
Keane
Kenway
Rodrick
Aldo
Lovely
Mada
Dama
__ADS_1
Apa sesuai dengan daya hayal, jika tidak sesuai. Bayangkan wajah paksu atau boyfriend masing-masing 😀😀