
Hai jumpa lagi dengan author receh nih, tetap semangat ya.
Happy reading guys ❤️
❤️❤️❤️❤️
Begitu Aisha pulang dari kampung, sang sahabat. Sekaligus keponakannya Alana datang menemui Aisha.
"Ada apa, mengapa wajahmu kusam begitu ?" tanya Aisha.
"Aku ribut dengan Dony !"
"Ribut besar apa kecil ?" tanya Aisha.
"Apa ada ribut besar dan kecil ?" tanya Alana.
"Ada, kalau besar bisa berujung keperceraian, kalau kecil. Cukup dikeloni suami, akan damai ," kata Aisha.
"Masalah aku besar apa kecil ya ?" gumam Alana .
"Ceritakan ," kata Aisha.
Alana menceritakan, apa yang dikatakan oleh Dony. Keinginan Dony untuk pindah ke Belanda, untuk memperluas biro perjalanannya.
"Dony mau pindah? kau ikut pindah Al ?" sedih Aisha.
"Itu yang ku takutkan Al, bagaimana disana nanti. Dony seperti disini, sibuk dengan kerjaannya. Apa aku tinggal sendiri, disini ada kalian yang menemani ," kata Alana.
"Aku tidak tahu harus bilang apa Al," kata Aisha.
"Aku mengatakan kepada Dony, aku tidak ingin ikut. Karena selama ini, aku sudah sering sendiri. Mengurus semua apa yang terjadi kepada anakku ," kata Alana.
"Aku iri dengan kau dan Mayang, kalian selalu bersama. Aku lebih sering sendiri, untuk apa menikah dulu ya. Kalau lebih sering aku sendiri ." Alana mengeluarkan keluh kesahnya yang selama ini selalu dipendamnya.
"Sabar Al, kami selalu ada untuk mu ." keduanya saling berpelukan.
****
Alana ngadu kepada sahabatnya, begitu juga dengan Dony. David menjadi tempat Dony mengeluarkan unek-uneknya.
Dony datang ke restoran yang baru saja didirikan oleh David.
"Tumben kau datang, biasanya kau selalu terbang keliling dunia. Mungkin lama-lama anakmu tidak mengenali dirimu sebagai Papanya." sindiran diberikan David kepada Dony.
"Terima kasih atas sindiran mu ," ucap Dony.
"Siapa yang nyindir ," kata David.
"Ada apa kau datang, jangan bilang Alana tidak memberikan kau makan. Atau Alana mendepak dirimu karena Alana lupa bahwa kau itu suaminya ?" tanya David.
"Aku ingin minta pendapatmu ?" tanya Dony.
"Apa ? jangan bilang kau ingin menikah lagi, karena kecantol dengan gadis luar ?"
__ADS_1
"Kenapa yang buruk-buruk saja yang kau katakan mengenai diriku, aku tidak akan mengkhianati Alana. Alana adalah cinta mati ku, Alana dan Aldo. Tetap ada disini, dimana pun aku berada !" Dony memukul dadanya.
"kalau tidak ada seperti yang kukatakan diatas, ada masalah apa ?" tanya David .
Dony menceritakan tentang keinginannya untuk membawa keluarganya pindah ke luar negeri.
"Apa Alana mau ?" tanya David.
"Tidak, Al menyuruh aku saja yang pergi ," jawab Dony.
"Don, kau ingin memperluas usahamu. Kantor yang disini tetap kau pertahanankan ?" tanya David.
"Tetap, kantor pusat tetap disini ," jawab Dony.
"Nanti kau sering kembali kesini ?" tanya David.
"Iya ," jawab Dony.
"Nanti seperti sekarang ini, kau pulang ke Indonesia. Alana kau tinggalkan sendiri disana bersama dengan anak kecil !"
Dony terdiam mendengar ucapan David.
"Kalau seperti itu, untuk apa kau bawa pindah Alana kesana. Kalau sama saja situasinya," kata David.
"Kau pikirkan dengan kepala dingin, jangan kau hanya memikirkan prospek yang cerah. Tetapi keluarga akan berantakan ." nasehat David.
"Aku juga pernah memikirkan untuk buka cabang restoran ke luar negeri, karena terpengaruh dengan perkataan orang. Tetapi aku sadar, sekarang ini aku lebih sering berada di restoran. Sampai-sampai kelahiran anakku saja aku masih sibuk bekerja, jika aku pindah keluar negeri. Dan keadaan ku seperti saat sekarang ini selalu sibuk, bagaimana kehidupan Mayang. Pasti Mayang tidak betah, karena tidak terbiasa." cerita David.
Dony diam mendengarkan ucapan David, apa yang dikatakan David ada benarnya. Bagaimana jika Dia kembali kesini untuk mengurus usahanya disini, apa tenang dirinya meninggalkan Alana dan putranya disana.
***
Masalah Alana sampai ditelinga orang tua Alana, begitu juga dengan orang tua Dony. Mereka tidak setuju jika Dony membawa Alana pindah keluar negeri.
"Bagaimana Mas say ?" tanya Aisha kepada Richard, ketika mereka ingin tidur.
"Bagaimana apa ?" tanya Richard kepada Aisha.
"Ihhh..! masalah Alana ? apa kak Chintya setuju, Dony memboyong Alana keluar negeri?"
"Tidak setuju !" jawab Richard.
"Kalau Mas say, bagaimana. Apa setuju?" tanya Aisha.
"Mengembangkan usaha, tidak perlu sampai pindah keluar negeri menurut Mas ya. Jaman sudah canggih, melalui media sosial juga bisa mempromosikan wisata ," kata Richard.
"Mas bicara dengan Dony, kasihan Alana. Aisha nggak bisa pisah dengan Alana ." ibu hamil mengeluarkan senjatanya, yaitu air mata.
"Mas say tidak mau ikut campur, jika mereka tidak minta saran ," kata Richard.
"Mas bicara dengan Dony ya ." tangan Aisha memijat-mijat lengan Richard.
"Tunggu mereka berbicara, sekarang bagaimana baby kita. Apa tidak nakal ?" tanya Richard.
__ADS_1
"Baik budi, hari ini nggak berulah ," kata Aisha.
" Mas tidak Ingin tahu jenis kelaminnya ?" tanya Aisha.
"Perasaan mas, ini baby girl ," kata Richard sembari mengusap perut Aisha.
"Si kembar maunya minta adik cowok mas ," kata Aisha.
"Apa mereka tidak bosan dikelilingi oleh teman yang cowok semua, baru adik Dama yang cewek ," kata Richard.
"Mada sangat cantik Mas, rambutnya seperti Mayang. Ikal ," kata Aisha.
"Baby kita ini juga akan cantik, mommynya sangat cantik dan menggemaskan ." Richard mencium pipi dan kemudian bibir Aisha tidak luput dari terkaman bibir Richard.
"Cukup mas !" Aisha mendorong wajah Richard, sehingga tautan bibir mereka terlerai.
"Mas rindu ." Richard kembali menyerang Aisha, akhirnya apa yang di inginkan Richard terjadi juga. Walaupun hanya satu kali goyang undur-undur, sudah cukup untuk mengobati kerinduan Richard terhadap desahan dan lenguhan yang keluar dari dalam mulut Aisha.
Setelah membersihkan diri, kedua tidur. Dan terlihat dari wajah mereka yang tidur dengan pulasnya.
***
Pagi tiba, dan terjadi keributan dikamar si kembar. Setelah Keane meriksakan tas Rodrick, seperti yang diperintahkan Daddy dan mommynya. Keane setiap pagi memeriksa tas Kenway dan Rodrick.
Pagi ini, Rodrick ketahuan ingin membawa tikus putih.
Karena tidak diberi izin oleh Keane, Rodrick ngambek dan tidak ingin berangkat ke sekolah.
"Ada apa Keane ? kenapa ribut, sampai kedengaran sampai kamar mommy ?" tanya Aisha.
"Drick ingin membawa tikus putihnya mommy ." beritahu Keane.
"Apa !" Aisha waspada, dan matanya awas melihat kebawah. Jangan-jangan tikus Rodrick jalan-jalan dilantai.
"Teman Drick ingin lihat mommy ," ucap Rodrick dengan menampilkan senyum manis dibibirnya.
"Rodrick, Mama tidak akan terpengaruh oleh senyummu itu ya !"
"Ih.. mommy nggak asik !" ngerucut bibir Rodrick.
"Mana tikusnya ?" tanya Aisha dengan waspada tinggi.
"Sudah dikembalikan Mom, Rodrick ngambek tidak mau sekolah ." lapor Keane .
l
*
*
*
Bersambung dulu guys ❤️
__ADS_1