Menjadi Pelayan Pribadi Kekasihku

Menjadi Pelayan Pribadi Kekasihku
Ada dua


__ADS_3

Happy reading


Anda


Sayang, kamu berangkat dulu ya. Nanti Mas nyusul. Mas masih ada meeting nih.


My Wife


Iya Mas, kamu selesaikan aja urusan kamu


Anda


Ajak supir pribadi ya sayang, jangan biarkan mobil sendiri. Aku gak mau kamu kenapa napa.


My Wife


Iya Mas Gala sayang, aku sama supir kok. Jangan khawatir gitu.


Anda


Antisipasi sayang, aku gak mau kalian dalam bahaya.


My Wife


Iya, oh ya Mas. Tiba tiba aku pengen buah naga deh, nanti kamu bawain ya.


Anda


Buah naga? Dimana sayang?


My Wife


Di toko buah lah Mas, demi anak kita loh ini.


Anda


Oke nanti Mas cari buahnya, tapi mungkin agak telat ya ke rumah sakitnya.


My Wife


Oke gak apa-apa. Tapi harus dapat, kalau bisa yang warnanya putih ya Mas


Anda


Emang ada ya yank? Setahu aku cuma ada yang warnanya merah itu.


My Wife


Ada Mas, aku baru aja lihat di postingan ig tadi.


Anda


Ohh jadi kamu tiba-tiba pingin buah naga gara gara lihat postingan di instagram hmmm?


My Wife


Iya Mas, apalagi sekarang panas gini kayaknya seger deh.


Anda


Oke nanti aku carikan.


My Wife


Ya sudah gitu aja ya, kamu kan mau meeting.


Anda

__ADS_1


Oke sayang.


Galaksi menatap ponselnya yang terpampang foto istrinya itu dengan senyum. Ia bahagia karena istrinya selalu memintanya jika mengidam. Walau pun sibuk Galaksi akan selalu memenuhinya.


Galaksi mulai mencari nomor sesorang dan memanggilnya. Tak lama panggilan di angkat.


"Carikan buah naga yang berwarna merah dan putih, jika sudah dapat berikan pada satya," ucapnya dalam panggilan telepon itu.


Sedangkan Viola yang memang masih berbaring itu langsung bangun dan berjalan menuju kamar mandi. Walau ia malas tapi ia tak mau keluar dengan keadaan kacau seperti ini bahkan rambutnya sudah seperti singa.


Lagi lagi saat melewati cermin di kamar mandi itu ia langsung insecure karena badannya makin berisi. Kenapa ia tak bisa mengontrol makannya, padahal ia sudah berusaha tapi saat melihat makanan ia jadi lupa.


"Semoga Mas Gala tetap menyukai tubuhku," gumamnya dengan sedih.


Ia melakukan ribuan mandinya dengan cepat karena ia tak tahan berlama laman jika tak bersama Galaksi.


Selalu selesai Viola keluar dari kamarnya dan berjalan menuju walk ini closed. Ia mengambil pakaian yang mudah jika nanti bajunya di singkap ke atas.


Setelah berpakaian, Viola berhias diri walau hanya memakai bedak tipis dengan lip blam agar bibirnya tak seperti orang sakit.


"Dah cantik," gumamnya meletakkan lip blam di sana.


Ia mengambil dompet, dan ponselnya lalu ia letakkan di tas kecil miliknya. Kenapa Viola tak memakai tas tas mahalnya karena itu terlalu mencolok dan Viola tak menyukai itu. Ia cukup memakai tas kesayangannya, tas yang dulu ia beli bersama Galaksi.


Setelah siap Viola pamit pada Mama Audi, ia langsung masuk ke dalam mobil yang sudah disiapkan Galaksi tadi.


"Nanti bapak langsung pulang saja ya, aku sama Mas Gala soalnya," ucap Viola pada supir itu.


"Siap Non," jawabnya seraya menjalankan mobil itu menuju rumah sakit.


Tak sampai 1 jam mereka sampai di GV Hospital, Viola menyuruh sopir untuk pulang dulu. Sedangkan ia ingin bersantai seraya menunggu suaminya di kafe depan rumah sakit.


Wanita hamil itu kembali menggeser ponselnya menikmati postingan orang orang yang ada di instagram walaupun ia tak tahu siapa orangnya.


"Ya Tuhan Nak, kamu kalau mau ngidam jangan nyusahin Mommy sama Daddy ya Nak."


Sedangkan Viola yang melihat mobil suaminya itu segera menghabiskan makanan yang tadi ia pesan. Ia tak mau Galaksi melihat ia makan banyak, ia takut suaminya itu ilfil karena ia makan banyak.


Dengan cepat Viola menyuruh pelayan untuk membersihkan bekas makanan yang ada di mejanya hingga menyisakan satu gelas jus setroberi yang tinggal setengah itu.


Ia melihat suaminya masuk itu dan melambaikan tangannya. Galaksi yang melihat itu langsung tersenyum dan menghampiri istrinya.


"Maaf ya sayang aku lama," ucap Galaksi mengecup kening Viola dengan lembut.


"Gak apa-apa Mas," jawabnya dengan senyum. Untung makanannya tadi sudah ia singkirkan.


Mereka berdua berjalan menuju rumah sakit, sebelum kesini mereka sudah menghubungi dokter kandungan dan untungnya langsung bisa.


"Mari Nyonya, berbaring di sini," ucap dokter itu tersenyum ramah pada Viola.


Dengan nurut Viola pun berbaring di ranjang itu, dokter itu menyuruh sang suster mengoleskan gel ke perut Viola yang memang mulai terlihat.


"Lihat Nyonya, Tuan."


Pasangan itu langsung menoleh kearah monitor dan betapa terkejutnya mereka saat melihat dua bulat kecil itu di sana.


"Ada dua, berarti anak kalian kembar."


Tak bisa disembunyikan lagi senyum keduanya, tapi yang membuat heran kenapa dulu hanya aa satu.


"Tapi kenapa dulu itu hanya ada satu ya dok?" tanya Viola pada dokter itu.


"Mungkin saat itu keadaannya belum terlalu terlihat Nyonya, bisa saja satunya berada di belakangnya hingga kita tidak tahu," ujarnya dengan senyum pasalnya ini bukan hal pertama ia dapati.


"Anak kita kembar Mas," ucap Viola menatap suaminya yang tampak tersenyum itu.


"Anak kita sayang, aku tak menyangka jika ada dua di dalam perutmu," ucapnya mengecup kening istrinya.

__ADS_1


Dokter dan suster yang melihat itu hanya bisa tersenyum mungkin melihat pemilik rumah sakit sayang sangat sweet bagi mereka.


Setelah puas memandangi layar itu, Galaksi meminta salinan gambar itu.


Seperti biasa mereka selalu mendapat wejangan dari sang dokter tentang apa yang tak boleh di makan dan boleh dimakan, mana yang boleh dilakukan mana yang tidak boleh.


Galaksi dan Viola menerimanya dengan senang hati. Viola juga bersyukur ia tak merasakan mual seperti kakak iparnya.


.....


Ting


Kak Satya


Malam ini ada waktu?


Anda


Ada kak, ini juga waktu.


Kak Satya


Maksud aku kamu ada acara atau tidak?


Anda


Enggak kak, kenapa?


Kak Satya


Mau ajak kamu jalan, mumpung ini udah malam minggu. Bosen kakak di rumah terus.


Anda


Jalan?


Kak Satya


Iya, kamu gak mau?


Anda


Mau kak, tapi izin sama Mama Papa dan Kak Gala ya.


Kak Satya


Aku udah izin kok dan mereka memperbolehkan.


Anda


Serius?


Kak Satya


Iya, nanti malam aku jemput ya.


Anda


Oke siap.


Clara yang baru saja membaringkan badannya di kasur itu langsung bangun dan mencari dress yang akan ia pakai nanti. Maklumlah ini kali pertama ia ada yang ajak jalan. Apalagi ini orang yang ia cintai


Bersambung


Hai hai, mampir ke novel teman Tya ya judulnya Duda VS Anak Perawan karya kak Santi Suki


__ADS_1


__ADS_2