Menjemput Jodoh

Menjemput Jodoh
pengakuan bagas


__ADS_3

mereka yang menyakitimu. seharusnya mereka yang memikirkan akibatnya.


"kak kalau aku boleh jujur aku gemes banget sama mertuamu aku ingin menjambak jambak rambunya tuanya itu. aku ingin menampar mulut kotornya itu yang selalu menjelek jelekan kamu kak."


ucap tata gemes sambil meremas dan mengepalkan kedua tangan.


huss istigfar ta orang tua gak sopan ah."


bagas menasehati."


"gemes mas. " jawab tata sebal.


tak lama mobil bagas sudah sampai parkiran pabrik. lalu mereka bertiga turun dari mobil.


"ta aku ketoilet dulu ya."


pamit naya.


" ya kak. "


jawab tata.


lalu naya berlalu ketoilet wanita. saat naya masuk toilet untuk buang air kecil naya mendengar ada seseorang diluar toilet sedang menggosipkannya. "mbak naya berangkat gak ya hari ini. setelah kejadian kemaren."


tanya lily kepada teman temannya ika linda dan ega.


" aku belum lihat sih berangkat apa enggaknya." jawab ega.


"sebenarnya ada hubungan apa ya antara mbak naya dengan pak juna. setau aku mbak naya belum pernah bertemu pak juna deh kan mbak naya baru tiga bulan bekerja disini. pak juna pun kesini sebelum mbak naya masuk."


tanya lily penasaran.


"iya iya ada hubungan apa ya."


ika menimpali.


"parah tu sich yayuk masak dia ngadu sama mertuanya mbak naya."


ucap ega ke teman temannya.


naya yang sedang menguping pembicaraan temannya kaget.


apa?? lily ika dan linda juga kaget.


"lah emang sich yayuk ngadu apa ga. bukanya dia tetanggaan ya sama mertua mbak naya."


tanya linda.


" iya katanya.


jawab ega.


" emang dia ngadu gimana ga."


tanya ika penasaran.


naya masih setia menguping.


" dia bilang pak juna itu selingkuhan mbak naya. mbak naya dan pak juna berpelukan lalu pergi ke hotel gitu katanya."


sontak saja naya kaget.


" jadi si yayuk yang ngomporin ibu. apa salahku padamu yuk. kenapa kamu tega fitnah aku dan mas ryan."


batin naya dalam hati.


"tega ya sih yayuk apa salahnya dengan mbak naya sampai tega fitnah kayak gitu."


ika geram.


iya iya


linda dan lily menimpali.


"gimana gak tega si yayuk kan naksir pak bagas. sedangkan pak bagas perhatiannya cuma buat mbak naya."


ucap ega.


"tapi kan pak bagas kakaknya bu tata ga selain itu mbak naya deket banget sama bu tata. bu tata dikit sama mbak naya. apa apa minta bantuan bu naya. wajar dong kalau pak bagas sama mbak naya. jawab lily. iya juga sih. linda ika dan ega. tau ah itu urusan mereka kita jangan ikut campur kalau gak mau keseret."


ucap ika.


" iya iya ayo keluar.???


ega mengajak temannya keluar dari toilet.


naya bersandar dipintu toilet.


"nanti pas jam istirahat aku harus minta maaf ke mas ryan. aku akan ceritakan ke mas ryan kalau ini salah paham. aku juga harus ngasih tau tentang kak juna."


gumam naya.


lalu naya berlalu dari toilet.


"untung aku udah merekam pembicaraan mereka tadi jadi aman tinggal kirim aja entar."


naya bicara sendiri sambil berjalan.


jam istirahat yang dinanti naya pun dimulai.


naya mau ambil ponsel dan tas dibrangkas penyimpanan barang naya. saat keluar bagas menghampiri naya.


"nay ada waktu kan."


tanya bagas.


ada apa mas ??naya tanya balik.


mau bicara denganmu ?? bisa kan ??


tanya bagas lagi.


tumben mau bicara apa?? ucap naya.


"nanti mas jelasin didalam."


jawab bagas.


"ok deh."


akhirnya naya mengiyakan ajakan bagas.


" lama gak mas bicaranya. tanya naya saat mereka berjalan bersama nenuju ruangan bagas."


" gak tau."


jawab bagas.


lah.


ucap naya.


"pokoknya masuk dulu nanti mas jelasin ok."


bagas menimpali.


setelah sampai diruangan bagas naya masuk dipersilahkan bagas lalu bagas mengunci pintu ruangannya.


loh kok dikunci mas. kenapa??


tanya naya heran.


tidak biasanya bagas seperti ini.

__ADS_1


"gak papa biar gak ada yang ganggu."


jawab bagas lalu duduk dikursi kekuasaanya.


"duduk nay ??


bagas mempersilahkan naya. naya pun duduk.


lewat beberapa menit bagas belum juga membuka obrolan. naya pun masih dengan pikirannya.


"duh mau ngomong apa coba kok lama banget mala diam lagi kan makin lama. aku kan mau ngabarin mas ryan. gimana sih mas bagas ini." gumam naya dalam hati.


bagas menarik nafas agar lebih tenang.


huft


setelah tenang bagas mulai membuka obrolan.


"nay ini memang tidak tepat sih tapi gimana mas pengen kamu tau nay."


tau apa mas ??


tanya naya.


" dengerin mas ya."


ucapa bagas.


naya hanya mengangguk tanda mengerti


"nay sebenarnya mas cinta sama kamu nay."


ucap bagas


degg


bagaikan digampar pelakor disiang bolong naya mendengar pengakuan bagas.


"mas jangan bercanda deh mas gak lucu tau gak." ucap naya masih belum percaya.


karna biasanya bagas mengajaknya bercanda.


"mas gak bercanda nay mas memang jatuh cinta sama kamu nay sejak pertama kali bertemu."


ucap bagas.


mata naya melotot sempurna karna kaget. mendengar kembali pengakuan bagas.


"a apa mas ?? jatuh cinta sejak pertama kali bertemu. ???


tanya naya memastikan.


"iya nay."


jawab bagas.


mata naya makin melotot sempurna seperti mau lepas matanya.


"berati saat aku bertemu tata diminimarket dong batin naya dalam hati. ya allah kemarin dilamar ibunya kak juna sekarang ditembak mas bagas. ya allah apakah aku secantik itu sampai semua laki laki tertarik padaku. apakah aku semenarik itu sampai sampai kak juna dan mas bagas sampai jatuh cinta padaku."


naya hanya bisa berbicara sendiri dalam hati. naya hanya diam bingung harus bicara apa.


"mas tau salah nay jatuh cinta sama istri orang. padahal mas tau kalau kamu sudah berkeluarga. tapi gimana mas tidak bisa menahan perasaan untuk tidak jatuh cinta padamu nay. mas sudah berusaha untuk tidak tertarik denganmu tapi tetap tidak bisa nay. maafkan aku nay."


bagas menjelaskan. naya masih diam mencerna penjelasan bagas.


nay kenapa diam saja.?? tanya bagas.


"aku harus bilang apa mas. aku juga gak tau. aku juga bingung. bagaimana bisa mas bagas bisa suka sama aku. bahkan pandangan pertama."


jawab naya.


"maafkan aku nay. mas juga gak tau. padahal mas tau kamu istri orang tapi gimana hati sialan ini tidak bisa menuruti perintah tuannya untuk tidak jatuh cinta padamu."


ucap bagas.


ucap bagas lagi.


aku harus marah gimana mas ??


naya mala bertanya.


" ya terserah kamu nay. mau pukul mas mau tampar mas mau tendang mas atau mau cium juga boleh."


bagas bercanda.


karna suasananya terlalu kaku untuknya


"gak lucu deh mas."


ucap naya sewot.


"yah gimana mas memang salah jatuh cinta sama istri orang."


jawab bagas.


"tauk ah mas. yang jelas aku menganggap mas bagas hanya sebagai kakak mas seperti tata sama mas."


naya menjelaskan.


"ok mas ngerti."


jawab bagas.


"tapi nay kalau kamu ada apa apa jangan sungkan minta tolong sama mas ya. mas akan membantumu sebisa mas. jangan pikirkan perasaan mas. kamu kan nganggap mas seperti kakak."


ucap bagas.


" iya mas."


jawab naya.


" tapi kalau kamu berpisah dengan suamimu biarkan mas mengejarmu nay. biarkan mas mengejar cintamu."


ucapnya lagi.


"mas insyallah aku tidak akan berpisah dengan mas ryan. aku yang salah mas tidak menceritakan kejadiannya dengan detail. aku mala ikut ikutan emosi mendengar mas ryan emosi."


naya mala curhat.


"maaf ya mas aku mala curhat masalahku hehehe." ucap naya cengengesan.


"iya nay mas ngerti."jawab bagas.


ada lagi yang mau dibicarakan mas???


tanya naya gak ada.


"mas hanya ingin menyampaikan perasaan mas aja kok nay."


jawab naya.


" iya mas lalu naya berlalu dari ruangan bagas. naya tidak mau buang buang waktu ia langsung menghubungi suami tercintanya. setelah mengambil ponsel dan memencet nomer suaminya. naya menunggu suaminya angkat telepon darinya.


"assalamualaikum."


jawab ryan diseberang telpon.


" waalaikum salam mas. mas ryan lagi apa?? apakah aku ganggu kerjaan mas ryan gak??


tanya naya.


" enggak sayang.

__ADS_1


jawab ryan.


"kamu sudah tidak marah dengan mas."


tanya ryan dengan penuh kasih sayang.


"tidak mas. justru aku mau minta maaf sama kamu mas. naya menangis. maafkan aku mas tidak seharusnya aku marah sama mas ryan. seharusnya aku berusaha menjelaskan dengan sejelas jelasnya mas agar mas ryan tidak salah paham. "


ucap naya mulai terisak.


"tidak nay mas yang seharusnya minta maaf sayang mas terlalu emosi. tidak seharusnya mas emosi. seharusnya mas menanyakannya dengan baik bukan dengan emosi dan membentakmu. maafkan mas ya sayang."


ryan meminta maaf.


"iya mas.


"siapa yang menolongmu sayang. kamu harus berterima kasih dengannya sayang."


tanya ryan lembut.


ryan belom tau yang menolong naya adalah juna. "kak juna mas. "


jawab naya.


ryan mengerutkan alis tidak mengerti yang dimaksud naya.


"kak juna?? siapa nay?? tanya ryan.


" itu mas tapi jangan marah ya mas."


tanya naya.


karna naya tau ryan tipe pencemburu.


iya?? siapa ??


tanya ryan lagi.


"kak juna itu teman pesantrenku dulu mas.'


degg


peluru juna tepat mengenai ulu hati ryan. ada rasa takut di hati ryan. takut dirinya dipisahkan dengan naya. walau bagaimanapun juga ryan sangat mencintai naya. jangan jangan yang dimaksud naya mas juna yang itu. gumam ryan dalam hati.


"mas ryan mas. mas masih disitu kan."


tanya naya karna suaminya diam saja.


"eh eh iya sanyang mas mendengarkan. ayo lanjutkan mas mau dengar ceritanya."


" aku harus mendengarkan dulu dari naya."


batin ryan dalam hati.


.iya mas kak juna itu teman pesantren aku dulu. dia yang menolongku. aku mas bagas dan tata menunggunya sampai orang tua beliau datang. mas tau tidak mas alhamdulillah orang tua kak juna tidak menyalahkan ku mas. beliau mala menenangkanku mas. mas tau gak mas ibunya kak juna itu baik banget loh mas. kata mas bagas beliau memang orang yang sangat baik mas. awalnya aku takut kena maki keluarganya kak juna mas walau bagaimanapun juga kan kak juna yang menolongku mas. tapi alhamdulillah beliau tidak seperti yang ada film film indosiar yang sukanya maki orang. hehehe!


naya menceritakan tentang ibu juna panjang kali lebar. tapi naya tidak menceritakan perihal lamaran ibunya juna dan tentang perasaan juna. karna takut bertengkar lagi.


naya baru saja berbaikan ia tidak mau membuat masalah lagi.


ryan hanya diam tenag menyimak cerita istrinya. naya memang tipe istri yang cerewet dan bawel. apapun akan naya ceritakan dan tertawakan kalau ada yang lucu. naya tidak pernah kehabisan kata walaupun hanya lewat seluler. walaupun cerewet seperti radio bodol naya bukan tipe orang yang suka mengekang suami


ryan bebas melakukan apapun asal jangan main perempuan atau selingkuh. naya juga tipe istri penurut jujur dengan suami dan terbuka. apapun yang naya lakukan naya selalu cerita ke suaminya ketika suaminya menghubunginya. itu yang membuat ryan jatuh cinta dan semakin mencintai istrinya itu.


"terus kamu sudah berterima kasih dan meminta maaf dengan keluarganya sayang."


tanya ryan.


"sudah mas aku minta maaf telah membuatnya masuk rumah sakit dan berterima kasih sudah menolongku.'


jawab naya.


"mas mau minta ijin nanti aku mas bagas dan tata mau menjenguk kak juna ya mas. "


tanya naya.


"iya sayang jangan malam malam ya pulangnya salam terima kasih ke kak juna yang menolong mu itu ya."


ucap ryan.


" iya mas. terima kasih ya mas. aku sayang mas. emuachhhh bibir naya monyong membentuk sebuah ciuman. udah dulu ya mas aku mau balik kerja jam istirahat hampir selesai."


ucap naya.


"iya sayang."


jawab ryan. emuachhhhhh.


"assalamualaikum sayang."


"waalaikum salam."


naya mematikan panggilannya.


lalu naya kembali bekerja. saat selesai naya siap siap mau berangkat kerumah sakit untuk menjenguk juna. sebelumnya naya tata dan bagas sudah sepakat akan kerumah sakit.


kak sudah siap?


tanya tata.


"sudah ayo. "


jawab naya.


lalu mereka jalan bersama kearah parkiran sambil menunggu bagas datang tata menanyakan naya masuk keruangan bagas berduaan tadi. saat naya dan bagas mau masuk keruangan bagas tidak sengaja tata lewat dan melihat tata mau menghampiri tapi pas mau buka pintu ternyata pintu dikunci dari dalam itu yang membuat tata penasaran.


"kak tadi dipanggil mas bagas ya kak. ??


tanya tata.


"iya ta."


jawab naya.


kenapa kak??. kakak bikin kesalahan??


tanyanya lagi.


"iya ta kakak bikin kesalahan karna membuat kakakmu jatuh cinta padaku."


jawab naya tanpa dosa.


sontak saja tata yang mendengarkan dengan serius jadi kaget mendengar kalimat terakhir naya.


hahh


kok bisa.?? tanya tata.


"aku juga gak tau ta tiba tiba saja masmu menyatakan cinta padaku. kan kakak kaget ta. jawab naya. bener bener ya tu orang. geram tata." karna sebelumnya tata sudah memperingati untuk tidak tertarik dengan temannya.


" jangan marahin mas mu ta. mungkin masmu cuma mau ngeluarin unek uneknya aja."


naya menasehati.


"iya deh gak jadi marahin tu orang."


jawab tata.


"udah jangan monyong terus tu masmu udah dateng senyum dong."


ucap naya.


iya iya.

__ADS_1


jawab tata.


setelah bagas datang dan masuk mobil mereka pun langsung tancap gas. ditengah perjalanan tata masih dalam bad mood. bibirnya masih monyong karna kesal. tanpa alasan tata kesal dengan bagas. tata takut kalau salah satu tersakiti pertemanan mereka akan retak.


__ADS_2