Power System

Power System
Tuan Muda Keluarga Huo


__ADS_3

"Tak terasa kita sudah mengadakan turnamen selama 1 bulan"


"Kita sudah mencapai 75 besar dalam 1 bulan ini"


"Pada pertandingan kali ini, kita akan mengadu 5 peserta dalam satu arena"


"Aturan sama seperti sebelumnya, kecuali kami akan mengambil 1 peserta yang bertahan di setiap arena"


"Baiklah, tidak usah basa-basi lagi, pertandingan, dimulai!!!!"


"Untuk kelompok pertama, majulah"


"nomor 20, Huo Xiong!!!"


Para penonton bersorak saat mendengarnya.


"Hahaha, itu anakku", ucap Sheng Huo, kepala keluarga Huo.


"Aku tidak peduli tua Bangka", ucap seorang pria dengan rambut putih dan penutup mata disebelah kirinya.


"Kau yang tua, sialan"


"Kau yang tua, umur kau dan akupun lebih tua kau, tua Bangka"


"Sialan, kau mau perang?!!"


"Sudah, jangan bertengkar, seperti anak kecil saja", ucap wanita cantik dengan rambut berwarna biru.


"Diam kau nenek, kau dan akupun lebih tua kau, hanya saja kau sering memakan pil agar wajah tuamu tidak terlihat", ucap Sheng Huo dengan nada mengejek.


"Apa!!!, bajingan kau!!!", umpat Yin Shui, kepala keluarga Shui dengan wajah memerah karena marah.

__ADS_1


"Oh tidak, si nenek marah", ucap Sheng Huo dengan wajah mengejek.


"Bajingan!!!"


"Kalian bertiga, diamlah", ucap Xin Qiang, walikota kota Xinan.


ketiga orang itu langsung menutup mulutnya saat walikota Xin Qiang menegurnya.


"Nomor 30, Kei Luo!!!"


"Nomor 55, Han Yi!!!"


"Nomor 34, Luo Fan!!!"


"Nomor 71, Yin Sha!!"


Muncul lima pemuda disetiap sudut arena, salah satunya Huo Xiong, tuan muda dari keluarga Huo, dia memiliki paras yang tampan dengan rambut hitam legam dan mata oranye terang.


"Halo kalian semua", ucap Huo Xiong dengan wajah ramah ke 4 orang didepannya.


"Halo Tuan Huo", ucap Han Yi, dia juga memiliki paras tampan, tapi orang didepannya lebih tampan darinya sehingga ketampanannya tertutupi.


"Halo", jawaban dingin dari Luo Fan, dia memiliki tubuh yang lumayan besar, dengan kedua pedang besar dibelakang punggungnya.


"Halo tuan muda", senyuman manis dari Yin Sha yang ditunjukkan untuk Huo Xiong, Yin Sha memiliki paras yang cantik dengan tubuh yang sedap dipandang.


"Baiklah, pertandingan dimulai!!!"


"Bersiaplah tuan muda", ucap ke empatnya dengan tatapan mengintimidasi.


"Haha, sudah kuduga", Huo Xiong tahu bahwa diantara kelompoknya, dia yang paling kuat, dan dia tahu bahwa dia yang akan pertama disingkirkan.

__ADS_1


(1 menit kemudian,,,)


"A,Apa?", ucap salah satu penonton dengan wajah pucat dan mulut menganga.


"Tak,,Tak Kusangka,, bahwa tuan muda Keluarga Huo sekuat ini", ucap penonton disebelahnya dengan ekspresi yang hampir sama.


di arena, terlihat 4 orang terkapar dengan tubuh gosong, ditengahnya terdapat seorang pria muda dengan mata oranye menyala sedang tersenyum mengerikan.


"Haha, dasar sekumpulan orang lemah"


"Baiklah, pertandingan pertama di menangkan oleh si nomor 20, Huo Xiong!!!!"


Huo Xiong keluar arena begitu mendengarnya, para peserta yang dikalahkan oleh Huo Xiong di bawa oleh bagian medis untuk dirawat.


"Huo Xiong kah?, sepertinya akan menyenangkan", ucap Xin Huang dengan senyum mengerikan.


"Aku tahu kau kuat, tapi kekuatan Huo Xiong beda lagi dengan lawan-lawan mu sebelumnya, Kekuatan Huo Xiong berada di level yang berbeda", ucap Jian Tan.


"Berada di level yang berbeda bukan berarti tak terkalahkan"


"hadeh, Xin Huang, kau memang tidak bisa dibilangin oleh orang yang lebih tua darimu", Jian Tan menggelengkan kepalanya.


"Lebih Tua, atau lebih lemah?, masuk seratus besar pun kau tidak bisa, dan sekarang kau sok menasehati?"


"Sialan kau"


Jian Tan sebelumnya dikalahkan oleh nona muda dari keluarga bangsawan kecil, saat bertanding untuk memasuki 100 besar.


.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2