Power System

Power System
Ras Raksasa


__ADS_3

Xin Huang mengikuti Xian Ai terbang, hingga beberapa ratus meter, dan mereka akhirnya mendarat diatas bukit besar, dengan hutan-hutan rindang disekelilingnya.


"Nah manusia.... Berikan kristal itu"


"Ini nyonya peri, saat kau sudah melihat masa lalumu, turuti satu kemauanku" Xin Huang memberi sebuah kristal berwarna hijau, ke atas telapak tangan Xian Ai yang mungil.


"Hmmmph!" Xian Ai mendengus kesal, lalu menempelkan kepalanya pada permata itu.


Wushhhhhhhhhh


.


.


.


.


.


.


.


Xian Ai terlihat terdiam dengan wajah gelap, saat proses ingatan masa lalu memasuki kepalanya.


Dia mengangkat kepalanya, lalu menatap Xin Huang dengan dalam, "Aku adalah ratu peri dari masa lalu....." Dikehidupan sebelumnya, Xian Ai adalah seorang ratu peri, yang berjuang dengan keras agar ras nya tidak punah, tapi itu sia-sia, sebab kekuatan penguasa dunia adalah mutlak, dan akhirnya ras peri punah dari peradaban dunia.


Penyebab penguasa dunia itu membantai ras peri masih belum diketahui, bahkan Xian Ai sebagai ratu peri tidak mengetahui apa alasannya, sebab sang penguasa dunia dengan tiba-tiba datang kekediaman ras nya, lalu membantai mereka semua.


"Aku adalah ratu peri dimasa lalu.... Yang terlahir kembali dengan tubuh baru....." Xian Ai melebarkan matanya tak percaya, sembari menatap semu kedua telapak tangan mungilnya.


Xin Huang menyeringai, lalu berjalan mendekati Xian Ai, "Kau itu tidak terlahir kembali, tapi akibat kesadaranmu yang sangat kuat, kau merasuki sebuah alat kuno yang dibuat langsung oleh penguasa dunia saat ini, dan alat kuno itu tunduk padamu, dan memproyeksikan seluruh wujudmu, dengan kekuatan dan ingatan sebagai bayarannya"

__ADS_1


"Apa? Apa yang kau bicarakan?" Xian Ai terlihat tidak percaya dengan ucapan Xin Huang, dan menganggap itu hanya omong kosong.


"Apa kau.... Tuli?" Xin Huang menyipitkan matanya pada Xian Ai.


"Jangan sok tahu! Kekuatanku dimasa lalu sangatlah absolut! Jadi terlahir kembali itu biasa saja bila untukku! Aku tidak membutuhkan alat-alat apalah itu untuk terlahir kembali!"


"Kau tidak terlahir kembali, suatu saat nanti akan ada seseorang yang merebut alat itu darimu, dan orang itu ada didepan matamu" Xin Huang menggenggam tubuh mungil Xian Ai dengan erat.


"Erghhhhh, lepaskan manusia brengsek!" Xian Ai melapisi seluruh tubuhnya dengan Qi, tapi itu sia-sia, sebab kekuatan Xian Ai yang ada saat ini, hanya ada ditingkat Saint.


Xin Huang melepaskan genggamannya pada tubuh Xian Ai, lalu mengeluarkan rantai api dan mengikat kedua lengan Xian Ai. "Nona peri, jika kau tidak ingin mati, makan Qiqiu yang akan mati, tapi bila kau ingin Qiqiu selamat, maka kau harus mati. Jadi nona peri, cepat putuskan keputusanmu"


Xian Ai tidak bisa bergerak sama sekali, dia hanya mempunyai dua pilihan untuk memutuskan takdirnya, dia hidup, atau Qiqiu mati, atau Qiqiu hidup, dan dia mati. "Kenapa aku begitu bimbang? Qiqiu kan hanyalah anak manusia, dan tidak pantas untuk digantikan dengan nyawaku, tapi.... Kenapa aku bimbang? " Wajah Xian Ai terlihat gelisah saat itu, sebab dia sangat tertekan dengan kedua pilihan yang diberikan iblis jahat didepannya.


Kresek.... Kresek.....Kresek....


Dibelakang semak-semak yang ada disebelah pohon-pohon rindang, muncul seorang gadis kecil yang sangat manis, dengan rambut dan mata berwarna hijau cerah. "Biarkan saja aku yang mati! Dan biarkan Ai hidup!"


"Aku tidak peduli! Biarkan Ai hidup, dan cepat bunuh aku!" Qiqiu mengatakan itu dengan keteguhan hati yang sangat tinggi, sebab dia sudah menganggap Xian Ai sebagai saudaranya sendiri, dan sudah bersiap untuk mengorbankan dirinya sendiri untuk menyelamatkan saudarinya.


"Baiklah.... Tapi pemegang keputusan yang sah, hanyalah gadis peri ini....." Xin Huang menunjuk ke arah Xia Ai yang sedang terikat dengan rantai api, Xin Huang sengaja memakai api untuk membuat rantai itu agar Xian Ai kesakitan, dan dengan cepat membuat keputusan.


Xian Ai sedikit terdiam memikirkan hal itu, dia benar-benar bimbang saat itu, sebab tanpa dia sadari, dia merasa bahwa Qiqiu sudah seperti saudaranya sendiri.


"Bagaimana nona ratu? Kau akan menyelamatkan manusia ini? Atau menyelamatkan dirimu sendiri?" Walaupun berbicara seperti itu, Xin Huang tetap tak akan melepas Xian Ai, sebab apapun pilihan yang dipilih Xian Ai, dia akan tetap membunuh keduanya, tanpa terkecuali.


"Biarkan Qiqiu hidup....." Xian Ai berucap pelan.


"Apa? Katakan dengan jelas, nona peri" Xin Huang menyeringai lebar.


"Biarkan Qiqiu hidup! Dan cepat bunuh aku!" Xian Ai berteriak dengan setitik air mata disudut matanya.


"Baiklah nona peri, kau yang meminta" Xin Huang membuat sebuah pisau ruang dan waktu dari jarinya, dan hendak memenggal kepala Xian Ai.

__ADS_1


"Tunggu! Kumohon lepaskan nona Ai, dan cepat bunuh aku!" Qiqiu berlari mendekati kedua mahluk itu


Pisau Ruang dan Waktu milik Xin Huang tetap melaju kearah leher Xian Ai, tanpa memedulikan ucapan Qiqiu. "Hidup memanglah tidak adil. Semua takdir, kejahatan dan kebaikan yang mengendalikan semua mahluk hidup, oleh sebab itu, jadilah kuat Qiqiu, dan kau tidak akan pernah ditindas" Itulah kata-kata terakhir Xian Ai, sebelum kepalanya tertebas pisau Xin Huang.


"Nona Ai!!!!!" Qiqiu menangkap tubuh Xian Ai yang sudah tidak memiliki kepala lagi, "Tidak nona Ai.... Bangunlah, bangunlah!" Qiqiu mengalirkan Qi kedalam tubuh Xian Ai, walaupun itu hanyalah sia-sia.


Xin Huang tersenyum, lalu berjalan mendekati Qiqiu, "Tolong berikan tubuh peri itu, gadis manis"


"Hiks.... Hiks.... Hiks...." Air mata berlinangan membasahi wajah Qiqiu, mata Qiqiu perlahan-lahan berubah menjadi merah, lalu menatap Xin Huang dengan sangat tajam, "Ini semua gara-gara kau!!! Dasar brengsek!!!"


Bruakkkkkkkk


Tubuh Qiqiu Perlahan-lahan mulai membesar dan membesar. Lengannya, kalinya, dan tubuhnya terus tumbuh me jadi besar, hingga pada titik akhirnya, tubuh Qiqiu sudah setinggi 3 gunung yang disatukan.


Xin Huang menatap Qiqiu dengan senyuman santai, "Wah... Sudah kuduga kau itu bukan manusia, tapi seseorang dari sebuah ras kuno, ras raksasa." Ras Kuno adalah ras yang sudah hampir punah dari jutaan generasi dimasa lalu. Ras kuno jumlahnya ada tiga, ras raksasa, ras elf, dan ras binatang kuno.


"Mati kau dasar manusia brengsek!!!!" Qiqiu mengayunkan tangannya yang sangat besar ke arah Xin Huang.


Wushhhhhhh


Bummmmmmmm


Sebuah ledakan besar, dengan asap-asap yang mengepul tercipta saat itu. Pohon-pohon, tanaman-tanaman, dan juga gunung-gunung terhempas berhamburan kesegala arah.


Saat situasi sudah reda, dan asap-asap yang mengepul sudah menghilang, terlihat sebuah jejak serangan berbentuk telapak tangan berukuran raksasa, diatas permukaan tanah.


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2