Power System

Power System
Persiapan Selesai


__ADS_3

6 Bulan berlalu, walaupun waktu terasa begitu cepat, yang dirasakan Lian Mei dan Bing Xiwang berbeda, waktu yang ada didalam dunia pribadi Xin Huang dilambatkan beberapa kali, sehingga 6 bulan didunia nyata, sudah 2 tahun terlewati didalam dunia pribadi Xin Huang.


Xin Huang sengaja tidak ingin terlalu menyiksa anaknya dengan latihan, jadi dia hanya menyetelnya selama 2 tahun saja. Walaupun dua tahun itu terhitung sangat cepat bagi Xin Huang, waktu 2 tahun itu terasa puluhan kali lipat lebih lama bagi Bing Xiwang dan Lian Mei, sebab Xin Huang yang melatih mereka berdua dengan keras, membuat waktu menjadi memadat dan melambat.


"Kalian sudah kulatih dengan keras selama 2 tahun ini, dan tingkatan kalian jika dibandingkan dengan musuh-musuh kalian, terpaut sangat jauh seperti langit dan bumi. Tingkatan kalian benar-benar tak cukup untuk bisa memenangkan turnamen ini, namun jika kita menambahkan satu kemungkinan lagi, kalian pasti bisa memenangkan turnamen ini, dan apa kalian tahu kemungkinan itu?"


Bing Xiwang dan Lian Mei menganggukan kepalanya, "Ya, itu adalah teknik." Jawab Lian Mei dengan cepat.


"Betul! Putriku memang pintar, dengan teknik pedang yang kuajarkan padamu, kau pasti bisa memenangkan turnamen ini. Dan untuk WangWang, sepertinya kau tidak perlu teknik untuk bisa memenangkan turnamen ini...." Xin Huang tahu bahwa tubuh monster hitam itu penuh dengan potensi, namun saat dia melihat cara bertarung dan akar elemen Bing Xiwang, dia tidak tahu bagaimana caranya melatih Bing Xiwang. Menurut Xin Huang, tubuh monster hitam akan terus berkembang secara independen, dan tidak perlu dibantu orang lain. Jika Xin Huang ingin membantu, Xin Huang hanya bisa membantu latih tanding dengannya.


"Ya, aku yang paling memahami tubuhku, jadi semua teknik yang ada didunia ini, tidak akan cocok denganku." Bing Xiwang menyadari hal itu, dan bisa menerimanya dengan lapang dada.


"Dan turnamen anak muda hanya menuntut kalian untuk mendapatkan plat nomor sebanyak mungkin, jadi sebisa mungkin hindarilah merebut nyawa orang. Walaupun hanya virtual, itu bisa memengaruhi pikiranmu." Xin Huang benar-benar terkejut saat melihat bocoran alat virtual itu, itu benar-benar nyata dan seperti dunia asli, bahkan persentase rasa sakitnya sebanyak 100%! Jadi jika membunuh didunia virtual itu, sama saja seperti membunuh didunia nyata.


"Ya! Aku akan memenangkan turnamen ini tanpa membunuh seseorang!" Lian Mei adalah seorang gadis yang memiliki hati sangat bersih, dia menganggap semua nyawa dan kehidupan itu setara, tidak ada yang dibawah, maupun diatas. Tak peduli semiskin apapun orang itu, nyawanya tetaplah berharga. Dan menurut Lian Mei, membunuh adalah dosa yang paling besar. Sangat berbeda dengan ayahnya, Xin Huang malah tak menganggap nyawa seseorang itu berharga, kecuali teman ataupun keluarganya.


"Ya, aku akan menahan diri...." Bing Xiwang sama seperti Xin Huang, dia akan membunuh apapun jika itu menghalangi jalannya, atau untuk menyelesaikan tujuannya.


"Baiklah, ayo kita pergi!"


"Ya!"


Setelah itu Xin Huang menggandeng lengan Bing Xiwang dan Lian Mei, lalu tiba-tiba menghilang dari sana.


***


Xin Huang dan Kedua bocah itu muncul ditengah kota. Gedung tempat mereka bertanding terletak tepat dihadapan ketiganya, sehingga mereka tidak terlalu khawatir akan diburu waktu.


Gedung yang ada dihadapan Xin Huang memiliki panjang × lebar 30 kali lebih besar dari panjang × lebar lapangan bola. Itu wajar-wajar saja, sebab tempat itu menampung lebih dari 30000 anak-anak muda, sehingga gedung sebesar itu, termasuk sempit untuk menampung semua anak-anak itu.

__ADS_1


Xin Huang masuk kedalam gedung itu, dan melihat banyaknha peserta yang sedang menyiapkan diri, dan dari kebanyakan peserta yang dilihat Xin Huang, semuanya adalah anak muda yang umurnya rata-rata 17 sampai 20 tahun, sehingga Bing Xiwang dan Lian Mei terlihat masih seperti bocah jika dibandingkan dengan peserta yang lain.


"Ayah! Mereka banyak sekali, apa aku bisa memenangkan turnamen ini?" Lian Mei merasa antusias sekaligus ketakutan saat melihat semua peserta itu.


"Kau pasti akan menang, karena yang melatihmu adalah aku." Xin Huang tersenyum sembari mengusap lembut kepala Lian Mei, dia lakukan itu untuk menenangkan hati anaknya.


"Ayah, apakah nanti aku bisa menahan rasa sakit saat ditusuk maupun ditebas? Atau bahkan jika aku dibunuh?" Inilah kekhawatiran terbesar yang ditakuti Lian Mei, dia takut tidak akan bisa menahan rasa sakit, dan akan gila karenanya.


"Kau mirip ibumu ya, mental nya lemah. Tapi percaya saja pada WangWang, dia akan menjadi pelindungmu." Sebelum bertanding, Xin Huang sudah meminta tolong pada Bing Xiwang untuk melindungi Lian Mei, sebab Xin Huang tahu bahwa dengan kemampuan yang dimiliki Bing Xiwang, dia bisa meratakan semua musuh tanpa kesusahan yang berarti, tapi berbeda dengan Lian Mei, dia tidak mempunyai bakat yang terlalu spesial, dia hanya gadis yang mencintai pedang. Dan oleh karena itulah Xin Huang menjadi khawatir, sehingga dia memilih untuk meminta Bing Xiwang menjadi pelindungnya, dengan syarat Xin Huang melepaskan kalung anjing yang dipakai Bing Lian.


"Ya kakak Lian Mei, jika kau ketakutan atau terluka, bilang saja padamu, aku akan melindungimu." Sudah sejak lama Bing Xiwang risih dengan kalung yang dipakai ibunya, sehingga dia memanfaatkan bantuan Xin Huang untuk menyingkirkan kalung itu.


"Hmmm.... Bukannya kau yah yang butuh bantuanku?" Selama Lian Mei membuka mata, dia tidak pernah sekalipun melihat kekuatan Bing Xiwang, sehingga dia mengira bahwa Bing Xiwang adalah pria yang lemah dan butuh bantuannya. Dan oleh karena itu juga, Lian Mei tidak mau jauh-jauh dari Bing Xiwang agar bisa melindunginya.


"Hehe, kita saling membantu saja ya kakak Lian Mei, sebab karena tubuhku yang spesial ini, aku tidak bisa merasakan rasa sakit."


Lian Mei menganggukan kepalanya, "Baiklah, mohon bantuannya yang WangWang." Lian Mei menjulurkan tangannya.


Xin Huang tersenyum kecil saat melihatnya, dan keinginan untuk menjodohkan putrinya dengan Bing Xiwang, menjadi lebih besar dari sebelumnya.


***


Dewa Tingkat Atas: (1-119)


-Melampaui Dewa


-Dewa Tak tersentuh


-Dewa Tak terkalahkan

__ADS_1


-Dewa Surgawi


-Dewa Penguasa


-Dewa Tertinggi


-Dewa Kuno


-Dewa Agung/Jendral Dewa


Tingkat Lanjutan: (1-999)


-Transcendence


-Supreme Being (Tingkatan Penguasa Dunia)


Info:


-Jendral Dewa (Sebutan untuk 10 dewa agung bawahan sang Raja Dewa)


-Tingkat Lanjutan (Tidak bisa disebut kultivator lagi, sebab mereka yang sudah berada dipuncak dewa agung, akan kehilangan dantiannya saat melanjutkan pelatihan mereka, itu digunakan sebagai pengorbanan untuk naik ketingkat yang lebih tinggi)


-Supreme Being: (Supreme Being adalah level tertinggi yang bisa dicapai oleh mahluk fana. Untuk bisa menembus ke level yang lebih tinggi, seseorang harus menjadi bagian dari tuhan itu sendiri.)


.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2