
"Baiklah, saatnya membantai iblis!" Xin Huang bersiap untuk terbang.
[Tunggu tuan....]
"Apa?, kenapa?"
[Untuk memasuki benua lain, tuan harus mempunyai kunci benua]
"Apa?, tapi iblis-iblis itu bisa memasuki benua kita seenaknya"
[Tubuh jendral iblis biasanya sudah dileburkan serpihan kunci benua]
"Sial!, aku harus mencarinya kemana?"
[Tuan bisa minta langsung pada kaisar Shen]
"Benarkah?, apa bisa?"
[Coba saja dulu.... satu-satunya orang yang mempunyai kunci benua hanya kaisar Shen saja]
"Baiklah, akan kucoba" Xin Huang mempunyai tujuan baru, pergi ke ibukota kekaisaran Shen, kota Zhongyang.
**
(Didalam istana kekaisaran)
"Hmmm.... kemana aura keberadaan iblis-iblis kecil itu?" ucap seorang pria yang terlihat berumur 30 tahunan, rambutnya berwarna emas dengan warna mata yang selaras dengan rambutnya.
"Sudahlah, aku juga tidak peduli" pria itu merebahkan tubuhnya.
Wusshhhhhhhh
Tiba-tiba muncul seorang pemuda berambut hitam di sebelah kasur pria berambut emas.
"Halo kaisar...." pemuda itu mendekati kasur pria berambut emas. Saat sudah mendekati pria emas, tubuh pria emas itu tiba-tiba berubah menjadi debu.
"Kloning?!!!" ucap pria berambut hitam, yang ternyata Xin Huang.
__ADS_1
Wushhhhhhh
Pria berambut emas itu tiba-tiba muncul di belakang Xin Huang sembari menodongkan pedangnya.
"Siapa kau?" ucap pria berambut emas, dengan tatapan mata yang mengintimidasi.
"Tenanglah kaisar.... Aku hanya menginginkan sesuatu"
"Menginginkan sesuatu?, apa itu?"
"Bagaimana bila kau melepaskanku dulu?"
"Aku akan melepaskanmu bila kepalamu sudah menggelinding di lantai"
"Sial.... aku ingin kunci benua" Xin Huang tidak mau basa-basi lagi.
"Kunci benua?, untuk apa?"
"Aku ingin pergi kebenua iblis, dan membantai semua iblis"
"Aku bukan tidak bisa, tapi aku tidak mau"
Aura membunuh mulai keluar dari tubuh Xin Huang.
"Itu tidak terasa" tubuh Kaisar masih baik-baik saja, sementara tembok kamar kaisar sudah bermunculan retakan-retakan kecil.
"Teleportasi"
Blink!!!
Xin Huang berteleportasi agar lepas dari genggaman Kaisar. "Teknik Ruang? kenapa aku tidak bisa mengenalimu?"
"Karena kau memang tidak pernah bertemu denganku"
"Baiklah, kau ingin kunci benua kan?"
"Ya, apa kau mau menyerahkannya?"
__ADS_1
"Mau-mau saja, tapi.... apa kau bisa?", sebuah aura kekuatan mulai keluar dari tubuh kaisar.
"Analisa"
[Nama:Shen Jin Long]
[Tingkat:Inti Suci(9)]
"Kekuatannya sudah berada di Inti Suci puncak 7 ledakan"
Ledakan adalah sebutan dari tingkat tertinggi Inti Suci yang tidak bisa naik lagi karena tidak adanya Qi Dewa. Setiap Inti Suci puncak meledakan dantian kenaikan, dia bisa di sebut Inti Suci 1 ledakan, bila setelah dia meledakan dantiannya, lalu meledakkannya lagi, dia disebut Inti Suci 2 ledakan, Inti Suci puncak bisa meledakan Dantian kenaikannya berkali-kali dan tidak terbatas. tapi untuk meledakan Dantian kenaikan Inti Suci puncak, membutuhkan waktu ratusan tahun dan bisa saja membutuhkan waktu ribuan tahun.
"Bagaimana bila kita bertarung di tempat lain?"
"Kenapa? kau mengkhawatirkan nyawa penduduk?"
"Ya... aku sih tidak peduli dengan nyawa penduduk, tapi bila ribuan jiwa mati disini, imageku akan buruk bukan?"
"Kau lebih memperhatikan imagemu dari pada nyawamu"
"Ya.... Baiklah, terserah kau" Xin Huang mengeluarkan pedang Kekosongannya.
Shen Jin Long mengeluarkan Qi Emas di telapak tangannya. "Teknik Naga Emas:Bola kehidupan" Shen Jin Long memukulkan bola itu ke tubuh Xin Huang.
Xin Huang hanya melindungi tubuhnya dengan pedang kekosongan.
"Matilah...." Ucap Shen Jin Long Singkat.
Duarrrrrrrrrrr
.
.
.
.
__ADS_1