Power System

Power System
Xin Huang vs Shen Jin Long (1)


__ADS_3

Duarrrrrrrr


Tubuh Xin Huang melayang jatuh di tengah kota. "Erghhhh" erangan Xin Huang.


"Apa?!!!, siapa dia?!!!" salah satu pedagang terkejut saat melihat Xin Huang jatuh dari langit.


"Buat apa aku menjawab orang yang sebentar lagi mati" Xin Huang melihat sinar emas yang berkilauan di atas istana.


Sringggggggg


Wushhhhhhhh


Sebuah bola emas seukuran bola ping-pong melesat dengan sangat cepat ke arah Xin Huang.


"Pelindung Ruang" Sebuah tabir hitam muncul melindungi Xin Huang.


Duarrrrrrrrrrrr


Bola emas itu menimbulkan ledakan besar di tengah kota. para warga disekitar langsung hancur menjadi debu, para warga yang melihat ledakan itu langsung berlari berhamburan untuk menghindari pertarungan besar yang kemungkinan akan terjadi.


Sementara Xin Huang sendiri masih berdiri tegak didalam pelindung ruang yang dia ciptakan.


"Lumayan, bocah" ucap Shen Jin Long yang sedang melayang di atas langit.


"Itu kaisar!!!" para warga yang melihat Shen Jin Long berseru ketakutan.


"Warga-wargaku, cepatlah pergi dari sini"


ucap Shen Jin Long pelan, tapi suaranya menggema di seluruh bagian kota Zhongyang.


"Kaisar!!!" seorang jendral wanita berteriak pada Shen Jin Long.


"Rong Su, pergilah"


"Tapi kaisar...."


"Pergilah Rong Su, bawa juga Fan Lu pergi"


"Baiklah kaisar" jendral wanita itu terbang pergi dari sana.


"Kaisar.... Apa kau sudah berpamitan pada jendral-jendral mu?" tabir hitam menghilang, Xin Huang terlihat disana.


"Ya, terima kasih sudah menunggu"


"Sama-sama" ucap Xin Huang tersenyum lebar.


Wushhhhhhh


Xin Huang menginjak tanah, lalu melompat dengan sangat cepat ke arah Shen Jin Long.


"Teknik Naga Emas:Pukulan Naga Emas",


Shen Jin Long mengangkat tangannya, lalu dia mengepalkan tangannya. kepalan tangan Shen Jin Long mulai bersinar emas, sinar itu lama-lama mulai membesar, menyelimuti seluruh lengan kanan Shen Jin Long.


"Hahahaha" Xin Huang tertawa keras sembari menyiapkan tinjunya.


"Matilah"

__ADS_1


Duarrrrrrrrrrrrr


Kedua pukulan itu saling beradu, ledakan besar tercipta akibat kedua pukulan itu. seluruh langit di kota Zhongyang mulai menghitam, suara keras terdengar di langit hitam itu. para warga mulai berlari berhanburan, anak kecil yang tak berdaya mati terinjak-injak.


Shen Jin Long dan Xin Huang terus mengadu pukulan di atas langit. suara dentuman keras terdengar ketika mereka berdua mengadu pukulannya.


"Ayolah bocah... kau tidak akan menggunakan pedangmu itu?" ucap Shen Jin Long sembari memukul wajah Xin Huang.


"Heh, pedangku bisa langsung membunuhmu, dan pertarungan tidak akan menjadi seru lagi" Xin Huang membalas pukulan Shen Jin Long.


Keduanya terus mengadu pukulan di atas langit, hingga akhirnya Shen Jin Long mengeluarkan jurusnya.


"Teknik Naga Emas:Cakar Naga Emas",


lengan kanan Shen Jin Long berubah menjadi lengan naga bersisik emas dengan lima cakar yang sangat mengerikan.


"Teknik Neraka Panas:Neraka Dunia" Muncul kobaran api merah di belakang Xin Huang, hawa panas dari api merah Xin Huang bisa dirasakan seluruh penduduk kota Zhongyang, mereka berteriak kesakitan, kulit mereka seperti dibakar, dan itu sangat menyakitkan.


Wushhhhhhhhh


Tinju Cakar Shen Jin Long beradu dengan kumpulan api neraka yang membentuk tinju raksasa.


Duarrrrrrrrrrrr


Tinju cakar Shen Jin Long membuat Tinju Api Xin Huang hancur dan Shen Jin Long berhasil memukul Tubuh Xin Huang.


"Ackkkkkk" Xin Huang terlempar dengan sangat keras dan melayang jatuh ke bawah tanah.


Bummmmm


Kawah besar tercipta saat Xin Huang jatuh dari langit dan menghantam tanah.


"Serang dia Miasma Naga!!!"


Wushhhhhhh


Naga Hijau itu melesat dengan sangat cepat ke arah Shen Jin Long.


Shen Jin Long yang melihat itu hanya mengayunkan cakarnya. ayunan cakar itu menghasilkan kumpulan energi emas yang sangat kuat, cukup kuat untuk membuat Miasma Naga Xin Huang hancur.


"Heh, kaisar tetaplah kaisar" Xin Huang mengeluarkan pedang kekosongannya.


"Oh... Kau akan menggunakan pedangmu ya?" Shen Jin Long membentuk sebuah pedang emas di lengan kanannya yang sudah kembali seperti semula.


"Hoo.... Kau akan beradu pedang ya?" Xin Huang merasa ingin tertawa saat melihat Shen Jin Long membuat pedang emas.


"Pedang emas ku bukan untuk bertahan, tapi untuk menyerang" Shen Jin Long sepertinya sudah tahu kekuatan pedang Xin Huang.


"Baiklah, ayo kita mulai" ucap Xin Huang tersenyum mengerikan.


Wushhhhhhhhhh


Keduanya melesat dengan cepat untuk saling menyerang.


Sring


Sring

__ADS_1


Sring


Shen Jin Long mengayunkan pedangnya ratusan kali untuk menyerang Xin Huang.


Xin Huang hanya menghindar untuk menanggapi serangan Shen Jin Long.


"Teknik Pedang Emas:Naga Emas"


Shen Jin Long mengayunkan pedangnya secara vertikal kebawah.


Wushhhhhhh


Muncul energi pedang berbentuk naga emas saat Shen Jin Long mengayunkan pedangnya.


Wushhhhhh


Naga emas itu melesat secepat kilat ke arah Xin Huang.


"Teknik Ruang:Tebasan Dimensi" Xin Huang juga mengayunkan pedangnya secara vertikal.


Muncul energi pedang berwarna hitam saat Xin Huang mengayunkan pedangnya.


Wushhhhhhhh


Energi hitam itu dengan mudahnya memotong naga emas milik Shen Jin Long, tidak berhenti di situ, energi pedang itu terus melesat dengan cepat ke arah Shen Jin Long.


"Bahaya!!!" Shen Jin Long bisa menghindari serangan itu.


"Teknik Ruang:Barikade Ruang!" Xin Huang mengayunkan pedangnya puluhan kali, disetiap ayunan pedangnya, muncul energi hitam yang terus menerus menyerang Shen Jin Long.


Wushhhhh


Wushhhhh


Wushhhhh


Wushhhhhh


Shen Jin Long harus bergerak dengan sangat cepat untuk menghindarinya, di setiap Shen Jin Long menghindari serangan Xin Huang, banyak warga yang mati akibat serangan nyasar Xin Huang.


"Teknik Pedang Emas:Dua Ratus"


Muncul pedang raksasa berjumlah dua ratus di atas langit, pedang raksasa itu bergerak maju ke arah Xin Huang.


Xin Huang yang melihat itu hanya tersenyum kecil, lalu mengayunkan pedangnya lagi. setiap pedang raksasa yang terkena energi hitam Xin Huang, pedang raksasa itu akan langsung terbelah menjadi dua.


Duarrrrrr


Duarrrrrr


Duarrrrrr


Sisa-sisa pedang emas yang terbelah itu jatuh dan menghantam tanah, diikuti ledakan besar setiap belahan pedang raksasa itu jatuh, para warga yang tidak bisa menghindar, hanya pasrah dan hancur menjadi debu. suasana kota Zhongyang yang sekarang terlihat seperti neraka, dengan banyak teriakan menggema dimana-mana.


.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2