Power System

Power System
Akhir Dari Si Pemeran Utama


__ADS_3

"Hehe, apa aku membuatmu marah?" Xin Huang tertawa cengengesan, sembari menggaruk-garuk belakang kepalanya.


"Iya" Sun Mofa menjawabnya dengan senyuman super manis.... Mungkin?


"Haha..... Teknik Ruang dan Waktu: Teleportasi!!!" Xin Huang dengan tiba-tiba berteleportasi jutaan kilometer jauhnya dari tempat asalnya berdiri.


"Nafsu membunuhku.... Semakin memuncak!" Mata Sun Mofa bertambah merah pekat, urat-urat kecil mulai bermunculan dikulit-kulit wajahnya. "Bersiaplah.... Iblis."


Wushhhhhhhhh


Setelah mengambil ancang-ancang, Sun Mofa melesat jauh mengejar Xin Huang.


.....


"Kabur! Kabur! Kabur! Kabur!" Setiap Xin Huang sampai dibatas Teleportasinya, dia selalu berteleportasi kembali, dia sangat terburu-buru karena ini pertama kalinya dia merasakan perasaan takut untuk mati.


Wushhhhhh


Wushhhhhhh


Wushhhhhhhh


Jarak mereka berdua semakin mengecil setiap detiknya, hingga akhirnya jarak mereka hanya tersisa 30Cm saja.


"Pukulan.... Kuantitas!!!!" Sun Mofa mengepalkan tangannya, lalu melayangkan tinjunya pada Xin Huang.


Duarrrrrrr


Duarrrrrrr


Duarrrrrrrr


Duarrrrrrrrr


Ledakkan-ledakkan besar terjadi, tapi untungnya Xin Huang bisa menghindari itu dengan sedikit mudah, sebab dia lama-lama sudah terbiasa dengan pukulan-pukulan Sun Mofa yang sangat kuat.


"Kau tidak akan bisa lari!!! Dasar bocah sialan!!!" Sun Mofa mengalirkan Qi pada kakinya, lalu melesat dengan sangat cepat, bahkan kecepatannya sampai-sampai membengkokkan ruang dan waktu.


Wushhhhhhhhh


Wunggggggggg


Suara dengungan berisik terdengar setiap Sun Mofa menambah kecepatannya, bahkan muncul jejak-jejak retakkan ruang disekitarnya.

__ADS_1


"Xin Huang!!! Cepat pikirkan sebuah rencana, cepat pikirkan!!! Ah! Aku tahu! Aku akan kembali keduniaku, dan menunggu Sun Mofa lenyap, sembari menyantap tubuh Hua Mei yang sudah lama tidak kunikmati" Xin Huang mengeluarkan senyuman mesum yang sangat menjijikan saat membayangkan sesuatu.


[Jangan bodoh tuan, kau tidak akan bisa mengakses duniamu saat kau ada disini]


"Sial, aku sudah menduga itu" Xin Huang butuh sebuah harapan untuk tetap semangat hidup, namun sistemnya dengan santainya mematahkan semangat itu.


[Tuan.... Aku punya sebuah rencana]


Perkataan sistemnya, terasa sejuk seperti air dingin yang diminum saat cuaca panas. "Apa itu?! Apa itu?!"


[Klan Sun adalah sebuah klan kuno yang hidup dijaman primordial, klan Sun sudah menyumbang banyak pasukan-pasukan kuat untuk para penguasa dunia untuk beberapa generasi, namun semua itu hancur karena seorang Sun Mofa lahir disana, dia diajari dengan ketat bagaimana caranya berkultivasi, dia selalu diisolasi oleh keluarganya, sehingga dia memiliki pemikiran yang sangat kejam dan mengerikan, 'Aku akan mengikuti semua perintahmu, semua ajaranmu, dan semua kepenatan ini, tapi saat aku sudah menjadi orang yang kalian harapkan, aku akan membantai kalian semua, tanpa ada yang tersisa' Ideologi itu yang mendorong Sun Mofa untuk membantai semua anggota keluarga Sun, bahkan orang tua dan adiknya. Dan karena hal itu, Sun Mofa menjadi sangat trauma dengan yang namanya orang tua, dia selalu merasakan perasaan yang amat takut saat melihat kedua orangtuanya, hingga setelah dia membantai anggota klannya, dia menguburkan semua jasad anggota klannya, kecuali tubuh orangtuanya, dia menghancurkan, mencabik-cabik, dan menginjak-injak tubuh mereka, dan meninggalkannya dalam keadaan sangat mengenaskan]


"Sial! Kenapa menceritakan masa lalu terus sih?! Langsung saja pada intinya!"


[Bila sistem beritahu tuan langsung keintinya, sistem yakin tuan akan plonga-plongo kebingungan]


"Jangan bercanda! Cepat beritahu!"


[Tuan bisa memakai elemen waktu untuk melihat masa lalu Sun Mofa, dan melihat wajah kedua orang tuanya. Lalu tuan membuat klon yang sangat mirip dengan kedua orangtuanya, itu bisa menarik perasaan amarah Sun Mofa pada tuan, dan memindahkannya pada klon orangtua Sun Mofa]


"Sistem... Rencanamu itu seperti sedang menarik perhatian banteng menggunakan kain merah, sangatlah sampah!"


[Jangan mengelak saat tuan dianggap lebih rendah dari sampah, karena selamat oleh rencana sampah]


"Cih! Tapi memangnya aku bisa berhenti sebentar untuk melihat masa lalunya? Bahkan jika aku berhenti 0,1 detik saja, aku pasti akan langsung tertangkap"


"Sialan!" Xin Huang sangat kesal dengan ejekan-ejekan sistemnya. "Baiklah, akan kucoba!" Xin Huang membuat sebuah segel tangan, lalu memejamkan matanya. "Teknik Pengendalian Waktu: Akselerasi!"


Wushhhhhhhhh


Semua yang ada disekitar Xin Huang menjadi lebih lambat, pergerakan Sun Mofa yang sangat cepat, berkurang 1% akibatnya, dan untuk Xin Huang, dia mendapatkan 1000% Penambahan kecepatan. "Bangsat, bahkan setelah semua penambahan kecepatan, kecepatan Sun Mofa hanya berkurang 1% saja, apakah ini kekuatan dewa kuno yang sebenarnya?"


[Kekuatan Dewa Kuno yang sebenarnya, bisa menghancurkan eksistensi tuan dalam satu pukulan]


"Sial, aku cuma bercanda." Xin Huang mengambil ancang-ancang, lalu melesat dengan lebih kencang lagi.


Wushhhhhhhhh


Melihat Xin Huang yang tidak tertangkap-tangkap, Sun Mofa menjadi lebih kesal, dan nafsu membunuhnya bertambah lebih besar. "Teknik Spesial Klan Sun: Pengembangan Diri!!!"


Duakkkk


Duakkkkkk

__ADS_1


Duakkkkkkkk


Langkah yang dipijak Sun Mofa perlahan-lahan berubah menjadi besar dan besar. Tapak kakinya yang tadinya hanya berukuran normal, perlahan-lahan berubah menjadi besar, tubuhnya yang awalnya normal, berubah menjadi lebih besar, hingga dipuncaknya, tubuh Sun Mofa bertambah besar 100 Kalilipat. "Mati kau!!!!" Sun Mofa mengepalkan tangannya, lalu melayangkannya pada Xin Huang.


Deg... Deg.... Deg.....


Nafas Xin Huang mulai memburu, jantungnya berdetak lebih kencang, dan hatinya menjadi lebih kacau, "Bangsat! Aku takut.... Aku takut...." Disaat sedang putus asa begini, Xin Huang teringat dengan pelukan hangat yang diberikan Hua Mei. "Bila aku mati... Bagaimana dengan duniaku?"


[Bila tuan mati, dunia pribadi tuan akan tetap ada selamanya, hanya saja apa yang ada didalamnya, tidak akan bisa keluar dari sana selama-lamanya, kecuali mereka berada ditahapan kultivasi yang lebih hebat dari tuan]


"Bila ada laki-laki diduniaku, pasti akan ada peradaban baru, tapi Xiu Lan dan Lian Mei adalah wanita, apa yang akan terjadi bila tidak ada aku disana? Apakah kehidupan mereka akan lebih sengsara?"


[Sepertinya tidak]


"Jangan bercanda pada situasi saat ini! Dasar bodoh!"


[Cih]


Wushhhhhhhhh


Tinju raksasa milik Sun Mofa perlahan-lahan mendekati Xin Huang, Xin Huang hanya berusaha untuk lari secepat yang dia bisa untuk menghindari itu, walaupun usahanya hanya sia-sia.


"Aku sudah memberikan popok yang sangat banyak pada Hua Mei, dan popok itu bisa bertahan setidaknya sampai Lian Mei tidak membutuhkan itu. Aku juga sudah memberikan mereka keperluan untuk berkultivasi, setidaknya sampai mereka mempunyai kekuatan yang cukup untuk keluar dari duniaku. Dan untuk anakku, aku akan melihat perkembanganmu, dari dalam neraka"


[Jangan terlalu berharap, tuan tidak akan bisa melakukannya]


"Sialan kau sistem! Tuanmu sebentar lagi akan mati, dan kau masih santai-santai saja?!"


[Tentu saja santai, karena bila tuan mati, sistem akan keluar dari tubuh tuan, berpindah mencari tuan baru, dan tentunya didunia lain]


Xin Huang merasa ingin menangis saat mendengarnya, "Setelah semua yang kita lewati, apa kau tega meninggalkanku?"


[Tentu saja tidak tega, tapi takdir berkata lain]


"Hiks..."


[Selamat tinggal dan terimakasih, tuan]


Duarrrrrrrrrrrrrrr


.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2