
"Eh, tidak jadi deh" Xin Huang menyimpan kembali pedang kekosongannya. "Tangan kosong lebih dari cukup untuk membunuh kalian" ucap Xin Huang tersenyum lebar.
Wushhhhhhhh
Sesaat setelah Xin Huang mengucapkan itu, muncul aura membunuh yang sangat kuat keluar dari tubuh keenam iblis itu.
"Manusia.... Aku sudah sabar, tapi kau tidak menghargainya" kedua lengan Mo Fu tiba-tiba diselimuti api hitam yang sangat panas dan mencekam.
"Memangnya kenapa?" Xin Huang tiba-tiba muncul dihadapan Mo Fu.
Bummmmmmmmmm
Xin Huang memukul wajah Mo Fu hingga jatuh menghantam tanah, kawah besar tercipta akibat terjatuhnya Mo Fu.
"Cepat sekali!" batin Zhen Fang terkejut.
"Oh, kau yang tadi tidak sopan padaku ya?" Xin Huang tiba-tiba muncul dan menggenggam wajah Zhen Fang.
"Matilah" Xin Huang membanting Zhen Fang hingga menghantam tanah.
Bummmmmm
Lagi-lagi kawah besar tercipta akibat hantaman itu.
Wushhhhhhh
Sebuah cambuk besar mendatangi kepala Xin Huang, "Haahhh....." Xin Huang berdiri santai sembari memegang cambuk yang mendatanginya.
"Apa?!" Qi Yi sangat terkejut melihat refleks Xin Huang yang sangat cepat.
"Kemarilah..." Xin Huang menarik cambuk itu "Dan.... matilah" saat Qi Yi sudah berada dalam jangkauan serangannya, Xin Huang memukulkan tinjunya.
Bummmmmm
"Ackkk" darah keluar dari mulut Qi Yi, lalu dia melesat menabrak tembok kota Yiban.
"Tombak Naga Putih: Naga Putih" Cai Yuan tiba-tiba datang dibelakang Xin Huang, lalu mengayunkan tombak yang mempunyai siluet naga putih besar dibelakangnya.
Bummmmmmmmm
Muncul ledakan besar akibat serangan Cai Yuan. Sementara itu, ditengah kawah terlihat Xin Huang sedang menahan tombak itu dengan satu jarinya.
"Apa?!" Cai Yuan sangat terkejut melihatnya.
"Dasar iblis lemah" Xin Huang menarik lengan Cai Yuan, Lalu memukul tubuhnya hingga terbang kelangit.
Bummmmmmm
Wushhhhhhhhhh
Setelah melayang dilangit, Cai Yuan melesat jatuh dari langit. Xin Huang yang melihat itu, menyiapkan tinjunya.
"Matilah"
Bummmmmmmm
Tubuh Cai Yuan hancur berkeping-keping saat Xin Huang memukulkan tinjunya.
__ADS_1
"Teknik Pedang Hijau: Ikan Laut Dalam" Xiao Lun menebaskan pedangnya puluhan kali, disetiap tebasan pedangnya akan muncul ikan-ikan hijau besar yang sangat mengerikan.
"Teknik Elemental: Naga Elemental" Meng Xue mengeluarkan jurusnya untuk dikombo dengan Xiao Lun.
Sesaat setelah Meng Xue mengucapkan jurusnya, muncul lima naga dengan elemen-elemen yang berbeda.
"Xiao Lun, kita kombo" ucap Meng Xue singkat.
"Baik nona Meng Xue" Xiao Lun menganggukkan kepalanya.
Wushhhhhhhh
Ratusan ikan hijau besar melesat ke arah Xin Huang dengan lima naga yang memiliki ukuran puluhan kali lipat lebih besar bersamanya.
"Hmmm.... hanya jurus sampah" Xin Huang menjentikkan jari telunjuknya.
Wushhhhhhhhh
Duarrrrrrrrrrrrrrrr
Jurus Kombinasi kedua jendral iblis itu hancur berkeping-keping hanya dengan satu jentikan jari Xin Huang.
"Ap---" ucapan Meng Xue terhenti saat melihat tubuhnya berdiri tanpa kepala.
"Nona Meng----" sama halnya dengan Meng Xue, Leher Xiao Lun juga terpotong rapih.
Crat
Crat
Crat
"Hmmm.... kenapa belum ada pemberitahuan?" biasanya setelah membunuh, Xin Huang akan mendapatkan notifikasi hadiah dari sistemnya.
"Ah... Aku lupa"
"Jangan kebanyak drama, iblis-iblis kecil. Aku tahu kalian belum mati, berdirilah" ucap Xin Huang dengan senyuman lebar.
"Hihihihi, kau kuat sekali sih, manusia" Zhen Fang terbangun dari tidurnya, lalu tertawa cekikikan.
"Untung saja tombakku tidak hancur" tubuh Cai Yuan yang hancur kembali bersatu.
"Jangan menganggap tinggi dirimu, manusia. Aku hanya mengetes kekuatanmu" ucap Mo Fu yang sudah bangun, kedua tangannya masih saja diselimuti oleh api hitam panas.
"Fyuhhh... Manusia, kau sangat kasar pada perempuan" Kepala Meng Xue mulai tumbuh kembali.
Semua jendral iblis yang dibunuh Xin Huang kembali hidup, dan bersiap untuk melawan Xin Huang dengan serius.
"Memangnya kalian saja yang belum serius? aku juga belum seirus loh" ucap Xin Huang dengan senyuman yang semakin lebar.
"Teknik Tinju Iblis: Tinju Hitam" Mo Fu berlari menerjang Xin Huang dengan tinju berapinya.
"Pelindung Ruang" Muncul tabir hitam yang mengelilingi Xin Huang.
Dummmmmmm
Pukulan Mo Fu tidak menggores sedikitpun pelindung hitam milik Xin Huang.
__ADS_1
"Cih!" Mo Fu melompat kebelakang. "Pengguna Ruang memang merepotkan" untuk menghancurkan ruang milik musuh, butuh kekuatan ruang yang lebih kuat dari musuh itu sendiri. Sementara itu, Mo Fu tidak punya sedikitpun kekuatan ruang.
"Bukan aku yang merepotkan, tapi kau yang terlalu lemah" tabir hitam menghilang, terlihat Xin Huang sedang berdiri dengan santai.
"Benar, aku memang lemah. Maka, aku butuh bantuan kalian semua, para jendral iblis" ucap Mo Fu tersenyum.
"Hihihihi, kau memang menyedihkan, manusia" Zhen Fang tertawa cekikikan.
"Benar, kau hanya kuat saja, tapi jiwamu kosong, seperti boneka" sahut Cai Yuan.
"Hehe, bagaimana bila kau menikah denganku? aku masih gadis loh" ucap Meng Xue dengan nada centil.
"Ya, sendirian itu menyakitkan" Xiao Lun muncul dengan kepala utuh.
"Aku akan membunuhmu, manusia" Qi Yi muncul dengan aura membunuh yang meluap-luap.
Mendengar ocehan iblis didepannya, Xin Huang menanggapi itu. "Memangnya kenapa bila aku sendirian? Bukan urusan kalian, bukan?" ucap Xin Huang tersenyum.
"Ya, bukan urusan kami. tapi itu, menyedihkan" Jawab Mo Fu.
"Menyedihkan?......." Aura membunuh yang sangat kuat keluar dari tubuh Xin Huang. "Bila aku menyedihkan, lalu kalian apa?" ucap Xin Huang dengan sorot mata yang tajam.
Mendengar itu, Mo Fu tersenyum. "Yah, Kau akan tahu sendiri, manusia"
***
"Menyedihkan?.... Sudah kubilang, bila aku menyedihkan, lalu kalian apa?" ucap Xin Huang dengan kepala Mo Fu ditangan kanannya.
"Sudah kubilang.... Kau akan tahu sendiri" ucap singkat Mo Fu sebelum berubah menjadi debu.
[Ding! Selamat tuan telah membunuh Mo Fu]
[Mendapatkan 800.000 PP]
[Mendapatkan 80.000 PS]
[Selamat tuan telah mencapai level Inti Suci (8)]
"Bajingan....."
Sudah lebih dari satu jam Xin Huang bertarung, hingga akhirnya para jendral iblis itu musnah menjadi debu. Akibat pertarungan itu juga, Kota Yiban hancur lebur menjadi reruntuhan.
Xin Huang mengambil sebuah permata kecil berwarna merah dari inventory sistemnya, "Sudah berapa progresku?"
[Nama:Permata Yang tidak diketahui]
[Level:Tidak diketahui]
[Membutuhkan:10.000.000/10.000.000.000 nyawa iblis untuk mengetahui isinya]
"Baru 10 juta... Masih ada banyak lagi..." Xin Huang membuat kursi es lagi, lalu pergi melayang.
.
.
.
__ADS_1
.