Power System

Power System
Xin Huang vs Sun Mofa (2)


__ADS_3

Langit alam kaisar pertama langsung bergetar tak karuan, pukulan 70% milik Sun Mofa, mampu menggetarkan langit, dan membelah bumi menjadi dua. Hanya saja kali ini mereka bukan bertarung dibumi, jadi pukulan itu tak akan terlalu berdampak pada alam kaisar pertama yang luasnya tak terbatas.


"Bagaimana rasanya?" Ucap Sun Mofa dengan seringai lebar dibibirnya.


"Tidak ada rasa" Xin Huang tersenyum manis, tubuhnya tidak terkena dampak apapun, sebab tubuhnya hanyalah hologram dari ruang yang lebih tinggi.


"Apa-apaan itu?! Ruang saja bisa kuhancurkan, apalagi racun?! Tapi kenapa kau baik-baik saja?! Apa kau berbuat licik?!" Sun Mofa tidak bisa menahan amarahnya, saat pukulan penggetar langitnya tidak mampu membunuh Xin Huang, bahkan menggoresnya pun tidak.


"Tuan kaisar kepo deh, jadi ingin kubunuh." Xin Huang mengumpulkan Qi super padat kedalam pedang kekosongannya.


"Semua tindak-tandukmu, membuatku menjadi penasaran." Sama halnya dengan Xin Huang, Sun Mofa mengumpulkan Qi super padat pada lengan kanannya.


"Teknik Ruang dan Waktu: Tebasan Materi." Xin Huang mengayunkan pedangnya secara vertikal.


Sringggggggggggggg


"Pukulan 80% Kekuatan: Pukulan Anti Materi" Sun Mofa memukul udara menggunakan kepalan tangannya.


Wushhhhhhhhh


Blank....


Keadaan menjadi hening seketika, saat keduanya mulai mengadu serangan. Ruang-ruang kosong yang ada disekitar, mulai bergetar pelan, udara-udara yang terkandung didalamnya, perlahan-lahan mulai saling menghancurkan, dan musnah tak bersisa, membuat siapapun orang yang ada disana, tidak akan pernah bisa bernafas.


Wushhhhhhhhh


Duarrrrrrrrrrrrrrrrrr


Seperti danau tenang yang dilempar batu, sebuah ledakkan super besar, menghancurkan keheningan mematikan yang terjadi beberapa saat yang lalu.


Penciptaan materi dan penghancur materi yang ada didalam ledakkan itu, saling bertarung dan membuat situasi saat itu sangat kacau, bila seorang dewa biasa berdiri diam disana, mungkin dewa biasa itu akan menjadi debu, dan hancur sampai ke akar-akarnya.


Sementara tubuh Xin Huang dan Sun Mofa masih tetap utuh, sebab keduanya adalah monster mengerikan, yang bersembunyi dalam tubuh yang kecil dan imut.


"Hahahaha! Aku rindu kekacauan ini!!! Bila kuhitung-hitung, aku tidak pernah bersemangat seperti ini selama triliunan tahun, bahkan mungkin saja lebih dari itu!!!!" Sun Mofa tertawa terbahak-bahak, melihat situasi mengerikan yang ada disekitarnya.


"Jangan tertawa dengan keras, berisik" Ucap Xin Huang dengan dingin, sebab kekacauan yang ada disekitarnya, sedikit bisa mempengaruhi tubuhnya yang kuat.


"Hah?" Sun Mofa menaikkan sebelah alisnya, lalu menyeringai lebar, "Pukulan 90% kekuatan: Pukulan Kuantitas" Sun Mofa mengepalkan tangannya, lalu mengarahkannya pada kepala Xin Huang.


Xin Huang yang melihat itu, hanya bisa terdiam dan tidak bergerak, sebab dia merasa akan sia-sia jika dia bergerak. "Aku tidak akan menghindarinya, tapi aku akan melawannya" Xin Huang mengangkat pedangnya, lalu menghunuskanya pada pukulan Sun Mofa, "Teknik Ruang dan Waktu: Jarum Waktu." Setelah mengucapkan itu, pedang kekosongan Xin Huang dialiri sebuah aura hijau, yang memanjang dan membentuk sebuah jarum jam. Setelah melihat jurusnya sudah siap, Xin Huang menusukkan itu ke arah Sun Mofa.


Wushhhhhhh

__ADS_1


Duarrrrrrrrrrrrrr


Tusukan Xin Huang mampu menghancurkan serangan pukulan Sun Mofa, tapi anehnya, Sun Mofa hanya tersenyum santai, dan seolah-olah tidak peduli dengan itu. "Apa yang dia rencanakan? Kenapa dia masih bisa tersenyum santai? Padahal aku sudah menghancurkan pukulan kuantitasnya.... Tunggu, kuantitas?" Xin Huang melebarkan matanya lebar-lebar.


"Hehe, kau terlambat" Sun Mofa tersenyum kecil.


Buakkkkkkkk


Xin Huang dengan telak mendapatkan pukulan dari belakangnya, yang muncul secara tiba-tiba. Dia melesat jatuh dari langit, dan membuat sebuah kawah super raksasa akibat dampak hantamannya.


"Apa itu tadi?" Xin Huang masih terkejut dengan serangan itu.


"Dalam satu detik, aku bisa memukul sebanyak 500.000 Kali, dan dalam satu menit, aku bisa memukul sebanyak 30 juta kali. Apa kau tahu jurus yang kugunakan tadi apa manfaatnya? Jurusku yang tadi mampu mengakumulasikan pukulan yang akan kukerahkan, dalam watu 500 tahun kedepan, dan jika kita kalikan dengan 30 juta yang tadi, kau akan mendapatkan pukulan sebanyak.... Tidak terbatas" Sun Mofa tersenyum lebar.


"Apa?" Xin Huang melebarkan matanya, lalu mendapatkan pukulan telak kembali diwajahnya.


Kepalanya hancur berantakan, tapi seperti biasa, kepalanya langsung pulih, tanpa bisa dilihat dengan mata biasa.


"Itu...."


Bummmmmm


"Tidak...."


"Mungkin!!!!"


Bummmmm


Xin Huang terus-menerus mendapatkan pukulan telak diseluruh tubuhnya, bahkan dia saat ini tidak bisa lagi merasakan apapun, seluruh indranya rusak, dikoyak oleh pukulan Sun Mofa yang tidak terbatas


Sun Mofa hanya menyaksikan itu dengan tenang dan santai, sebab seingat dirinya, tidak akan ada yang bisa selamat dari pukulan itu, kecuali satu orang. "Shen Jian.... Kuharap kau punya saingan baru" Gumam pelan Sun Mofa, sembari menatap Xin Huang yang sedang mati secara terus-menerus.


.....


"Tidak bisa!!! Aku tidak boleh seperti ini terus!!!"


"Arghhhhhh!!!"


"Jangan lagi!!!!!"


Rasa frustasi, rasa sakit, rasa keputusasaan, semua tercampur aduk didalam kepala Xin Huang, dia merasa bahwa lawannya kali ini, benar-benar mahakuasa, sebab dirinya yang sangat kuat dan mematikan, dibuat seperti mainan bocah, yang bisa dirusak berkali-kali.


[Saat semua emosi tercampur aduk didalam kepala tuan, maka tuan bisa dikatakan sudah tidak waras lagi. Jadi kumohon tuan, kendalikan hatimu, dan abaikan semua itu, saat tuan bisa melakukannya, tuan pasti bisa menemukan jalannya]

__ADS_1


Xin Huang seolah mendapatkan pencerahan saat mendengar kata-kata sistemnya, dia memejamkan matanya, lalu membersihkan seluruh perasaan yang sebelumnya menghancurkan kewarasannya. "Musuhku memang kuat, lalu apa? Apa aku harus menyerah? Ya, aku harus menyerah" Xin Huang mengangkat kedua tangannya, tanda bahwa dia sudah menyerah.


Sun Mofa menaikkan sebelah alisnya, "Ada apa? Apa kau menyerah?"


Xin Huang menganggukan kepalanya, "Ya, aku menyerah, kau terlalu kuat, aku takut aku akan gila bila masih gigih melawanmu"


Sun Mofa menyeringai, lalu melompat tepat dihadapan Xin Huang, "Boleh sih jika kau ingin menyerah, tapi apakah aku mau mengizinkannya?"


"Kenapa kau menanyakannya padaku? Itu terserah kau, tuan Sun" Kata-kata yang keluar dari Xin Huang, berubah menjadi sopan dan hormat.


"Tadi kau memanggilku monyet, tapi sekarang kau tiba-tiba sopan, apa kau sedang akting?"


"Apakah kesopan santunanku, pada kedua orang tuaku juga akting? Tentu saja tidak, tuan Sun"


"Hehe, dasar bocah yang punya banyak muka" Sun Mofa menepuk-nepuk wajah Xin Huang.


"Jadi tuan Sun, apa kau mau melepaskanku?"


"Mau sih, tapi kau akan memberiku apa?"


Xin Huang tersenyum kecil, "Itu terserah tuan Sun"


"Hehe, aku sih inginnya bercinta dengan wanita, tapi kau laki-laki kan?"


Xin Huang sangat bingung dengan perkataan monyet mesum dihadapannya, "Aku bisa berubah jadi wanita jika tuan Sun menginginkannya"


"Bangsat! Itu menjijikkan! Aku cuma bercanda!!!"


"Ini situasi yang serius, tuan Sun"


"Baiklah, aku akan melepaskanmu, jika kau bisa menahan 100% kekuatan pukulanku" Sun Mofa menyeringai lebar.


***


Maaf telat, saya sibuk


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2