
Langit-langit perlahan-lahan mulai tertambal kembali, dari yang tadinya seukuran seluruh alam atas, sudah mulai tertutup hingga seukuran satu benua besar, walaupun itu juga sangatlah besar.
Wushhhhhh
Sebuah Lesatan hitam besar melesat dengan kecepatan tinggi kearah Wei Chuan, tapi Wei Chuan bisa menghindari itu dengan mudah. Melihat serangannya gagal, lesatan hitam itu berbalik, lalu melesat kembali kearah Wei Chuan.
Wushhhhhhh
Wushhhhhhh
Wushhhhhhh
Karena kesal terus-terusan diserang, Wei Chuan mengangkat pedangnya, lalu menebas lesatan hitam yang sedang melesat ke arahnya.
Sringgggggg
Tubuh Zhou Lin terbelah dua, namun tubuhnya dengan segera menyambung kembali, dan melanjutkan serangannya yang gagal.
Wushhhhhhh
"Erghhhhh!" Kali ini Wei Chuan tidak menghindar, dia menggunakan pedangnya untuk menahan serangan Zhou Lin.
Wushhhhhhhh
Duarrrrrrrrrrrrrr
Tubuh Wei Chuan terlempar jutaan kilometer, namun karena terjadinya sentuhan fisik antara keduanya, Wei Chuan berhasil mencabut sedikit tubuh Zhou Lin dan menyatukannya pada pedangnya.
"Cepat matilah Zhou Lin!"
Wushhhhhhh
Wei Chuan mengangkat pedangnya keatas, dan sebuah cairan hitam menyelimuti pedangnya secara perlahan-lahan, "Teknik Pedang Pamungkas: Dunia Horizontal!" Wei Chuan mengambil posisi, dan menebaskan pedangnya secara horizontal.
Wushhhhhh
Sringgggggg
Sebuah garis hitam memanjang sepanjang alam atas dengan bentuk lingkaran diatas langit, mungkin bila dilihat dari bawah, serangan itu tidak terlihat, namun bila dilihat dari tempat Wei Chuan berdiri, garis hitam itu terlihat melingkari alam atas sepenuhnya.
Wushhhhhh
Zhou Lin sangat tercengang, sebab serangan horizontal milik Wei Chuan saat ini, jutaan kali lebih kuat dari sebelumnya, "Apa karena dia memakai serpihan tubuhku? " Zhou Lin menggelengkan kepalanya, dan mengepalkan tangannya erat-erat, "Kuat pun tidak peduli, yang penting tidak kena." Setelah itu, Zhou Lin mengambil posisi, lalu melayangkan tinjunya pada Wei Chuan.
Wushhhhhhhh
Wei Chuan melebarkan matanya, saat sebuah pukulan terlihat berada didepan matanya, dia tidak begitu menyangka bahwa Zhou Lin sangat cepat, namun saat dia menghindari pukulan Zhou Lin, dia baru sadar bahwa tangan Zhou Lin memanjang lebar, "Sial! Karena sudah lama tidak memakai kemampuan khusus ras Monster Hitam, aku jadi lupa dengan segala kemampuan yang dimilikinya!" Ras Monster Hitam mempunyai banyak kemampuan yang sangat berguna dipertarungan, seperti membelah diri, memanjangkan seluruh tubuhnya, dan Teleportasi.
Wushhhhhhh
Tangan yang memanjang milik Zhou Lin, berbelok kearah Wei Chuan dan kembali melesat menyerang Wei Chuan.
__ADS_1
Wushhhhhh
Wushhhhhh
Wushhhhhh
Wei Chuan mengangkat pedangnya, dan menebas lengan panjang milik Zhou Lin.
Sringggggg
Wushhhhhh
Tangan Zhou Lin yang terpotong melayang-layang bebas diudara, namun tiba-tiba dari lengan yang terpotong itu, muncul Zhou Lin yang berteleportasi, dengan cara beregenerasi dari tangan yang terpotong itu.
"Hehe" Zhou Lin mengubah lengan kanannya menjadi sebuah pedang, dan menusuk jantung Wei Chuan dengan telak.
Jleb!
"Erghhhhhh!" Wei Chuan memotong lengan Zhou Lin agar tidak tertusuk lebih dalam, namun potongan tangan yang menancap di dadanya, tiba-tiba mengembang dan tumbuh sebuah jarum besar acak yang menusuk seluruh organ tubuh Wei Chuan.
Jleb
Jleb
Jleb
Jleb
Wei Chuan yang masih tetap hidup, mencabut sesuatu yang menusuknya dan membuang itu keatas langit, "Siala-" Ucapan Wei Chuan terpotong saat sebuah pukulan dengan telak mengenai wajahnya. Dia terlempar begitu jauh, hingga membelah langit menjadi dua, namun dia segera berhenti terlempar saat dia menancapkan pedangnya pada ruang kosong yang ada dibawahnya.
Wushhhhhh
Zhou Lin mengepalkan tangannya dengan erat, sebuah aura hijau terlihat berkecamuk didalam pukulannya, "Jangan halangi aku, Zhou Yuan."
Wushhhhhhh
Zhou Lin melayangkan tinjunya pada Wei Chuan, Wei Chuan yang melihat itu, segera melindungi seluruh tubuhnya menggunakan pedang.
Duakkkkkkkk
Sebuah gelombang kejut yang sangat kuat, tercipta akibat serangan Zhou Lin, kali ini Wei Chuan tidak terlempar jauh, sebab kedua kakinya sudah menancap didalam ruang kosong.
Wei Chuan menepis pukulan Zhou Lin, lalu menyerang balik Zhou Lin secara diagonal.
Sringggggg
Sebelum terkena serangan itu, Zhou Lin sudah membelah tubuhnya menjadi dua, namun dia dengan buru-buru membelah tubuhnya menjadi jutaan bagian agar tidak terkena serangan lanjutan Wei Chuan.
Sring!
Sring!
__ADS_1
Sring!
Sring!
Sring!
.
.
.
.
Satu bulan lebih mereka bertarung hebat, kini kondisi pemenang dan kondisi yang kalah sudah terlihat jelas, Zhou Lin yang terlihat sudah setengah tubuhnya, dengan Wei Chuan yang tubuhnya masih utuh tanpa luka sama sekali, kondisi ini tercipta saat Wei Chuan terus menerus mencacah tubuh Zhou Lin dan menyatukannya pada pedangnya, Wei Chuan melakukan hal ini karena bagian kecil tubuh Zhou Lin bisa memperkuat pedangnya.
"Menyerahlah Zhou Lin, dan serahkan kepalamu dengan tenang!" Ucap Wei Chuan sembari menunjuk Zhou Lin menggunakan pedangnya.
"Hosh.... Hosh.... Hosh.... Kenapa? Kenapa? Kenapa kau menghalangi jalanku? Padahal sebentar lagi aku bisa menjadi penguasa tunggal alam atas secara mutlak? Kenapa? Padahal setelah kau lahir kembali, aku tidak pernah mengusikmu." Sekarang pikiran Zhou Lin sangat kacau, hanya ada sebuah kekecewaan dan kemarahan karena situasi saat ini sangat tidak mendukung dirinya.
Wei Chuan tersenyum tipis, "Maaf kakak, tapi kau sudah membunuhku, jadi masuk akal bukan jika aku ingin balas dendam? Hah.... Ini hanya masalah balas dendam saja, jadi aku tidak peduli dengan semua mimpimu itu"
Zhou Lin terlihat lemas saat mendengarnya, semua pencapaian yang dia dapatkan selama 250 triliun tahun akan segera menghilang beberapa saat lagi, dia benar-benar tidak mau semua itu terjadi, sekarang dia benar-benar sudah menyesal telah membunuh Zhou Yuan dulu.... Mungkin? "Hehe, Raja Anzhen.... Aku lupa bahwa tujuanku adalah menjadi seperti raja Anzhen, bukan menjadi seorang penguasa mutlak, jadi rasa penyesalanku tadi, benar-benar hanya angin yang berlalu."
Wei Chuan menggelengkan kepalanya, "Huff.... Kakak, sudah kubilang kau tidak akan pernah bisa menjadi raja Anzhen, kau itu berbeda kakak, jadi berapa lamapun waktu berlalu, kau tidak akan pernah bisa menjadi raja Anzhen"
"Kenapa sekarang kau memanggilku kakak? Bukannya kau jijik padaku?"
"Haha, ini hanyalah sebuah kehormatan sebelum kau mati, sama seperti yang kau lakukan dulu, ingatkan?'
Zhou Lin menghela nafasnya, "Tapi tetap saja aku tidak bisa mati saat ini, aku harus tetap hidup untuk menggapai mimpiku, atau..... Mati bersamamu agar aku bisa mati dengan tenang"
Wei Chuan menatap tajam Zhou Lin, "Jangan macam-macam kakak, atau kau akan menyesalinya."
Zhou Lin menyeringai lebar, "Kau yang akan menyesal!"
Wushhhhhhh
Tubuh Zhou Lin tiba-tiba dirasuki triliunan ton mana dalam sekejap, tubuhnya mengembang dan matanya bercahaya terang, hingga akhirnya setelah beberapa detik berlalu, tubuh Zhou Lin meledak dan memuntahkan seluruh mana yang ada.
Duarrrrrrrrrrr
Sebuah bola ledakkan sebesar 12.000 Kilometer terbentuk, dan menyinari seluruh benua Dazhou dengan cahaya yang sangat terang, cahaya terang itu juga bisa dilihat dari seluruh alam atas, dengan bentuk hanya satu titik saja.
Wushhhhhhh
Tubuh Wei Chuan terpanggang hebat saat ledakkan itu terjadi, dia tidak bisa menggerakkan tubuhnya karena triliunan ton mana yang menghalangi dia bergerak, hingga dia hanya bisa pasrah, dan menunggu ledakkan itu mereda.
.
.
__ADS_1
.
.