Power System

Power System
Xin Huang vs Sun Mofa (3)


__ADS_3

"Aku akan melepaskanmu, asalkan kau bisa menahan 100% Kekuatan pukulanku" Sun Mofa menyeringai lebar.


"Menahan 100% Kekuatan?" Xin Huang sangat terkejut dengan persyaratan yang diberikan Sun Mofa, "Menahan 90% Kekuatan saja tidak bisa, apalagi yang 100%?"


"Ya itu terserah kau! Jika kau mau, akan kita segera mulai, tapi bila kau tidak mau, maka mati saja sana"


Xin Huang menelan ludahnya, keputusan ini memang harus dipikirkan secara dalam-dalam, tapi apakah monyet didepannya akan membiarkan dirinya berpikir lama? Tentu saja tidak, monyet itu paling lama menunggu 5 detik saja.


"Baiklah, aku menerimanya" Xin Huang memantapkan hatinya, lalu menyetujui persyaratan Sun Mofa.


"Haha, baru saja kau mau kupukul" Ucap Sun Mofa dengan kepalan tangan yang sudah siap memukul Xin Huang.


Xin Huang mentegakkan tubuhnya, dia menggunakan perisai Qi yang super tebal untuk menyiapkan serangan yang akan datang. "Baiklah.... Aku sudah siap!" Setelah semua persiapan sudah selesai, Xin Huang memberitahukannya pada Sun Mofa.


"Baiklah" Sun Mofa mengepalkan tangannya, lalu mengambil ancang-ancang. "Pukulan 100%" Sun Mofa berlari kencang kearah Xin Huang.


Wushhhhhhh


Melihat serangan yang akan datang, Xin Huang hanya memejamkan matanya, dan berdoa kepada Tuhan.


"Pukulan Dedikasi!!!!" Sun Mofa memukul wajah Xin Huang dengan telak.


Puk....


Saat pukulan Sun Mofa mengenai wajah Xin Huang, tidak ada yang terjadi apapun, hanya membuat Xin Huang melotot saja.


"Hehe, mekanis pukulan dedikasiku sama saja dengan pukulan kuantitas, hanya saja pukulan ini bukan dari masa depan, tapi dari masa lalu. Semua pengalaman, hal yang kukorbankan, hingga kematian yang pernah dialami pukulanku, tercampur semua didalam satu pukulan, kekurangannya hanyalah jurus ini hanya bisa dipakai untuk satu orang, sehingga tidak ada dampak apapun yang akan terjadi pada area sekitar." Sun Mofa menjelaskan.


"Oh iya, yang bisa selamat dari jurus ini hanya satu orang saja, Shen Jian, si raja pedang"


***


"Apa yang terjadi? Apa itu tadi? Apakah aku mati?"


"Itu tidak mungkin! Aku tidak akan pernah bisa mati! Berapa kalipun aku terbunuh, aku tidak akan pernah bisa mati!!!"


"Hanya ada dua kemungkinan aku bisa seperti ini, yang pertama adalah aku benar-benar mati, yang kedua adalah.... Aku mati terlalu banyak"


Terlihat Xin Huang sedang bergumam bingung didalam kepalanya, saat ini dia merasa bahwa dia tidak bisa merasakan apapun, baik Qi, ataupun udara, bahkan dia tidak tahu bagaimana caranya berjalan, ingatannya juga perlahan-lahan mulai memudar, Hua Mei.... Lian Mei.... Semua orang yang dia ingat, perlahan-lahan menghilang dari kepalanya, hanya menyisakan pemikiran bahwa dia sudah mati, atau masih hidup.


"Oh, tapi aku tadi sedang apa ya? Aku ingat ada 100 100% nya, apa ya? Eh, aku sedang membicarakan apa? Eh, aku siapa ya?"


[Tuan.....]

__ADS_1


Terdengar suara mekanik yang samar-samar didalam kepala Xin Huang. Xin Huang mengalihkan pandangannya pada arah suara itu, "Sistem ya? Tapi.... Sistem itu siapa ya?"


[SADARLAH BODOH!!!!]


Bummmmmmmm


Tubuh Xin Huang meledak hancur dan organ-organ tubuhnya berceceran kemana-mana, tapi seperti biasa, tubuhnya langsung pulih seketika.


"Sistem! Terimakasih sistem!!!" Xin Huang akhirnya tersadar dari lamunannya. "Hua Mei! Lian Mei! Sistem! Hahaha aku ingat!!!" Xin Huang tertawa terbahak-bahak karena semuanya sudah kembali seperti semula, "Saat terkena pukulan tadi, aku sudah mati berapa kali? Seribu? Sepuluh ribu? Atau Seratus Ribu?"


[50 Triliun kali]


Xin Huang terpatung sejenak saat mendengarnya, "Monyet itu membunuhku 50 Triliun kali?" Perasaan amarah, perasaan takut, hingga perasaan sakit memenuhi kepala Xin Huang. "Aku tidak bisa membedakan perasaan yang lain. Tapi yang pasti, aku tahu perasaan ini, perasaan ingin membunuh!!!" Xin Huang menatap ganas Sun Mofa.


"Hahaha bocah!!! Apakah semangatmu telah kembali?!"


"Monyet bangsat! Akan kubunuh kau!!!!" Xin Huang menerjang Sun Mofa dengan sebilah pedang kekosongan yang ada dilengan kanannya.


Wushhhhhhh


Sebuah jejak besar tercipta saat Xin Huang menerjang, menunjukkan bahwa dia benar-benar sangat cepat dan kuat.


Sun Mofa mengepalkan tangannya, lalu menyambut serangan Xin Huang, "Pukulan.... 100%!!!!"


Bummmmmmmmmm


"Bunuh! Bunuh! Bunuh! Bunuh! Bunuh! Bunuh! Bunuh! Bunuh! Bunuh! Bunuh! Bunuh! Bunuh! Bunuh! Bunuh! Bunuh! Bunuh! Bunuh! Bunuh! Bunuh! Bunuh! Bunuh! Bunuh! Bunuh! Bunuh! Bunuh! Bunuh! Bunuh! Bunuh! Bunuh! Bunuh! Bunuh! Bunuh! Bunuh! Bunuh! Bunuh!" Nafsu membunuh Xin Huang memuncak naik keatas, aura membunuhnya melebar kemana-mana, menciptakan sebuah kawah besar disetiap langkahnya. Tangannya berkali-kali berdarah akibat Xin Huang yang sangat erat menggenggam pedangnya, dan dalam pikirannya kali ini, hanyalah tentang membunuh musuh didepannya.


"Bagus bocah!!! Akan kuladeni!!!!" Sun Mofa mengangkat tangannya keatas. "Kemarilah!!! ChuoChuo!!!!"


Wushhhhhhh


Bruakkkkkkk


Sebuah tongkat berwarna emas tiba-tiba muncul dari atas langit, dan berdiri kokoh dihadapan Sun Mofa. "Sayangku, akhirnya kita bersama lagi" Sun Mofa mengambil tongkat itu, dan bersiap untuk menyambut tebasan Xin Huang.


"Hahahahahahahahahahahahahahahahahahahahaha!!!!!!! Kau tak akan bisa menahan pedangku, bahkan jika kau punya tusuk gigi itu!!!!" Kali ini Xin Huang berubah menjadi gila, dan menjadi sangat ganas dan liar.


"Bocah.... Kau boleh menghina ibuku, tapi kau tidak boleh menghina ChuoChuo ku!!!!" Sun Mofa mengarahkan tongkatnya kedepan, dan menerjang Xin Huang.


Wushhhhhhhh


"Hahahahahahahahahahahahahahahahahahahahaha!!!!" Xin Huang mengangkat pedangnya, lalu menebaskanya secara vertikal.

__ADS_1


"Mati kau dasar bocah bangsat!!!!" Sama seperti yang dilakukan Xin Huang, Sun Mofa mengangkat tongkatnya, lalu menebaskanya secara vertikal.


Wushhhhhhhh


Sringggggggggg


Duarrrrrrrrrrrrrrrrrr


Saat keduanya beradu serangan, sebuah ledakkan super besar terjadi, ledakkan kali ini memang tidak sebesar sebelumnya, tapi ledakkan kali ini memiliki Qi yang super padat dari sebelumnya, sehingga bila dibandingkan dengan ledakkan sebelumnya, ledakkan kali ini jauh lebih berbahaya.


Wushhhhh


Wushhhhhh


Wushhhhhhh


Keduanya meloncat-loncat diatas langit. Xin Huang menebas, dan Sun Mofa memukul, hanya saja Sun Mofa tidak pernah menggunakan tongkatnya untuk bertahan, sebab menyentuh sedikit saja pedang Xin Huang, pasti tongkatnya sudah berubah menjadi dua.


Wushhhhh


Sun Mofa meloncat jauh dari atas langit, lalu mengarahkan tongkatnya pada Xin Huang, "ChuoChuo, membesarlah!!!!"


Wushhhhhhhhh


Tongkat Sun Mofa yang sebelumnya hanya berukuran tubuhnya, berubah menjadi tongkat super raksasa yang sangat besar dan panjang. Dan akibat tongkat itu yang membesar secara tiba-tiba, Xin Huang mendapatkan serangan telak dan jatuh menghantam daratan dari atas langit.


Bummmmmmm


Sebuah kawah super besar tercipta akibatnya, tapi ditengah-tengahnya, tidak terlihat tubuh Xin Huang dimanapun.


Wushhhhhhhh


"Hmmmmm....?" Sun Mofa melebarkan matanya karena Xin Huang yang tiba-tiba berada dibelakangnya.


"Mati kau!!!!!"


***


Haduhhhh.... Maaf banget yah saya telat jauh, soalnya kegiatan saya sangat banyak, sebenernya kegiatan saya sudah beres dari jam lima, tapi saya butuh ngarenghap dulu, jadi jam segini deh ke up-nya. Omong-omong, tongkat ChuoChuo Sun Mofa, terinspirasi dari tongkat yeoi nya Mori Jin.


.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2