Power System

Power System
Dewa Daratan


__ADS_3

Sama seperti sebelumnya, Liang Guang saat ini sedang bersujud pada tumpukan tengkorak yang sedang diduduki seseorang. "Tuan Kaisar, Bing Lian telah pergi kepada Kaisar Zhou" Ucapnya gugup.


Kaisar Wei tak menjawab, dia hanya duduk diam disana. Setelah menunggu beberapa lama, Kaisar Wei membuka mulutnya, "Kau pergi ke benua-benua besar, dan cari pemegang-pemegang kontrak yang ada disetiap benua"


Liang Guang melebarkan matanya terkejut, "Pemegang-pemegang kontrak yang lain?" Liang Guang merasa heran dengan perkataan Kaisar Wei.


Kaisar Wei tersenyum, "Zhou Lin adalah kakakku, jadi aku tahu apa yang dipikirkan oleh Zhou Lin. Dan kenapa aku bilang hal yang tadi? Sebab aku tahu, Zhou Lin tak mungkin hanya memberi kertas kontrak pada Bing Lian, tapi kepada yang lainnya juga. Dengan ambisinya yang besar, dia harus mengetahui apa kelemahan benua-benua yang lain, dan setelah dia mendapatkannya, dia akan memanfaatkannya untuk, menghancurkannya"


"Be-Begitu" Liang Guang menganggukkan kepalanya. Lalu bersujud, dan pergi dari sana.


Melihat Liang Guang yang sudah pergi, Kaisar Wei tersenyum kecil, "Zhou Lin, aku akan membuat senjatamu, akan berbalik melawanmu" Setelah itu, Kaisar Wei memejamkan matanya.


.


.


.


.


Disebuah lapangan yang sangat luas, terlihat banyaknya orang sedang berkumpul. "Berjayalah kaisar Zhou!!!" Sorak Sorai semangat para orang-orang itu. Hari ini adalah hari pernikahan Kaisar Zhou dengan Bing Lian. Para penduduk bersorak-sorai pada kaisar Zhou karenanya.


Kaisar Zhou memakai baju berwarna emas cerah, dengan corak-corak Naga, harimau, dan singa berwarna emas. Wajahnya tetap terlihat tampan, walaupun matanya ditutup oleh penutup mata. Bing Lian sendiri memakai baju dengan corak yang sama dengan Kaisar Zhou, parasnya saat itu sangatlah cantik dan menawan, membuat hati pria manapun, menjadi meleleh karenanya.


Kaisar Zhou tersenyum, lalu menatap Bing Lian, "Nona Bing, ini adalah hari pernikahan kita, kenapa kau tidak tersenyum?" Kaisar Zhou bertanya seperti itu, karena wajah Bing Lian yang terlihat dingin dan cemberut.


"Atributku es, jadi jika wajahku dingin, tidak usah heran" Bing Lian menjawab ketus tanpa menoleh Kaisar Zhou.


Kaisar Zhou tertawa kecil dibuatnya, "Baiklah nona Bing, terserah kau saja" Kaisar Zhou kembali menoleh kedepan lagi. Setelah itu, acara pernikahan terus berlanjut. Para bangsawan-bangsawan yang ada disana memberi kaisar Zhou dan Bing Lian hadiah-hadiah yang sangatlah berharga, tapi itu hanyalah kecil Dimata Kaisar Zhou yang tertutup.


Acara pernikahan itu terus berlanjut hingga beberapa jam kedepan, Kaisar Zhou sengaja tidak membuat pesta tengah malam karena ingin cepat-cepat menikmati tubuh Bing Lian yang sangat seksi. Walaupun awalnya dia marah, tapi akhirnya dia luluh juga saat melihat paras Bing Lian yang sangat menawan.


***


(Satu Tahun Kemudian)


Disebuah samudra yang sangat luas, bersinar cahaya terang berwarna merah ditengah-tengah langit, menyilaukan seluruh pandangan mata akibatnya.


Ditengah-tengah cahaya merah itu, terlihat Xin Huang sedang duduk bersila dan memejamkan matanya. Sebutir keringat seukuran biji jagung keluar dari kulitnya yang putih, seputih susu. Dia terlihat gelisah, matanya yang tertutup, terus bergerak-gerak tanpa sadar. "Cepatlah....." Gumamnya pelan.

__ADS_1


Wushhhhhhhh


Diatas langit, awan-awan mulai berubah warna menjadi hitam. Awan-awan itu mulai bergerak dan saling berputar dengan sebuah lubang ditengahnya. Ditengah lubang itu, terlihat mulai bermunculan percikan-percikan petir berwarna ungu, aura yang dikeluarkan percikan itu mampu membuat samudra memendam kebawah, dan monster-monster kau menjauh dari sana, ada juga monster-monster laut yang lemah meledak karenanya.


Xin Huang membuka matanya. Mata berwarna merah darah yang sangat dalam dan luas, terlihat saat Xin Huang membuka matanya. Xin Huang membuat segel-segel tangan yang sangat aneh dan rumit.


Saat Xin Huang membuat segel-segel yang rumit, perlahan-lahan sebuah pelindung berwarna emas terbentuk disekitarnya. Pelindung itu terus membesar, saat sudah cukup besar, terbentuk lagi satu pelindung emas didalamnya. Peristiwa itu terus terjadi, hingga berhenti saat pelindung ke 1 juta terbentuk disekitar area Xin Huang.


Xin Huang menghela nafasnya, lalu melihat ke atas langit. Petir yang tadinya hanyalah percikan, telah berubah menjadi rantai-rantai petir yang lebih besar dan menekan, tekanan petirnya sampai membuat hati Xin Huang gelisah tak karuan.


Jeder!!!!


Satu rantai petir yang hanya sebesar rambut menyambar lautan. Sebuah riak gelombang air yang sangat besar terjadi karena satu helai petir sebesar rambut itu menyambarnya. Riak itu terus terjadi dan saling menyatu, menyapu seluruh ikan-ikan kesegala arah, mungkin bila ada satu kota didekatnya, gelombang air itu sudah cukup untuk meratakannya.


Xin Huang berkeringat dingin saat melihatnya, mengetahui bahwa petir yang akan menyambarnya sebesar gedung-gedung tinggi, membuat hati pemuda itu menjadi gelisah.


Gruduk.... Gruduk.... Gruduk.....


Suara Guntur yang saling sahut-menyahut terdengar diatas langit. Rantai-rantai petir itu mulai menyatu dan membentuk seekor naga ungu yang sangat besar, naga ungu itu juga mengeluarkan aura yang membuat lautan menjadi gelisah dan bergelombang kesegala arah.


Naga ungu itu menatap Xin Huang, lalu mengambil posisi. Xin Huang langsung menguatkan pelindung emas yang disekitarnya menggunakan Qi. Sekarang, satu juta pelindung yang mengelilingi Xin Huang menjadi lebih tebal dan kuat, itu sudah cukup untuk membuat hati Xin Huang sedikit tenang dan tidak terlalu tegang.


Wushhhhhhh


Kecepatannya sangatlah super, bahkan mata merah Xin Huang tidak bisa mengikutinya.


Bummmmmmmmm


Satu juta pelindung itu langsung hancur berkeping-keping, membuat Xin Huang merasakan langsung kekuatan yang terkandung dalam petir surgawi. Xin Huang berteriak kesakitan, kulit-kulit ditubuhnya mulai terbakar dan menghitam, rambut hitam panjang Xin Huang langsung terbakar habis, bahkan baju pelindung tingkat tingginya pun hancur berkeping-keping. Xin Huang hanya mengandalkan regenerasi tubuhnya yang sangat kuat untuk membuat dirinya tetap hidup.


Naga Petir itu terus menyambar tubuh Xin Huang hingga yang tersisa dari tubuh Xin Huang hanyalah otak dan sedikit urat-urat yang tersambung dengan otaknya. Sedikit tulang mulai terbentuk diarea otak Xin Huang, tapi lagi-lagi sedikit tulang itu hancur akibat petir surgawi yang menyambarnya. Setelah otak Xin Huang hancur berkali-kali dan beregenerasi berkali-kali, akhirnya naga ungu itu menghilang, dan awan-awan mulai kembali seperti sedia kala.


[Ding! Selamat tuan telah mencapai level Dewa Daratan (1)]


[Karena tuan telah mencapai level Dewa Daratan, tuan mendapatkan satu kotak hadiah besar]


Suara dering sistem terdengar di kepala Xin Huang yang hanya otaknya saja. Perlahan-lahan tubuh Xin Huang mulai beregenerasi, hingga setelah 5 menit berlalu, tubuh Xin Huang sudah seperti sedia kala, hanya saja dia saat ini telanjang.


['Itu' Tuan ternyata besar juga ya]

__ADS_1


Xin Huang heran saat melihat tulisan dipanel biru transparan yang ada didepannya, "Kau pasti sudah melihatnya saat aku bermalam dengan Hua Mei" Xin Huang mengambil baju diinventorinya, lalu memakainya.


[Itu hanya basa-basi]


"Terserah kau" Xin Huang menggerak-gerakkan lengannya. "Tapi.... Petir surgawi tadi menyakitkan sekali sial!" Xin Huang merasa ingin menangis saat mengingat kejadian yang baru dialaminya.


[Tuan jangan cengeng, sistem tadi sudah memberi tuan sedikit bantuan]


Xin Huang cemberut saat mendengarnya, "Kau hanya mempertahankan otakku, apa gunanya?" Tanpa otak pun, Xin Huang tetap masih bisa beregenerasi.


[Setidaknya ada yang tersisa dari tubuh tuan]


"Terserah lah" Bila dilanjutkan, sudah pasti akan panjang, jadi Xin Huang menyelesaikan pembicaraannya sampai disini saja. "Tadi aku mendapatkan satu kotak hadiah kan?" Kenapa Xin Huang bisa tahu? Karena notifikasi sistem terhubung langsung dengan jiwa Xin Huang.


[Ya, apa tuan ingin membukanya?]


Xin Huang mengangguk, "Ya, cepat buka"


[Membuka satu kotak hadiah besar.....]


[Mendapatkan 100.000.000.000 Poin Sistem]


[Mendapatkan satu voucher diskon 99%]


[Mendapatkan satu pakaian sutra langit. Model: Wanita]


Xin Huang melebarkan mata dan membuka mulutnya lebar-lebar. Menurutnya, sistemnya terlalu baik hati. Tapi setelah melihat item yang paling bawah, Xin Huang mengerutkan dahinya, "Model Wanita? Kenapa tidak pria saja?" Kain sutra langit memiliki kemampuan mutlak untuk menahan serangan seseorang yang ada dibawah tingkatannya, dan bisa menahan tiga serangan dari orang yang ada ditingkat diatasnya, apapun tingkatannya. Kain sutra langitlah yang membuat sang Raja Dewa tidak bisa disentuh oleh siapapun di dunia ini.


[Sistem hanya mempunyai yang model wanita, sebab yang model pria, sudah dipakai oleh Raja Dewa]


Xin Huang sedikit kecewa karena itu, tapi dia juga senang saat mengetahui Hua Mei akan lebih aman lagi. "Baiklah" Xin Huang mengangguk-angguk.


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2