Power System

Power System
Wei Chuan vs Zhou Lin (2)


__ADS_3

Duarrrrrrrrrrrrr


Hancur sudah tubuh menjijikan Zhou Lin oleh serangan Wei Chuan, namun Wei Chuan tahu bahwa kakaknya tak akan mati semudah itu, sebab dia jadi teringat dengan ingatan yang baru saja dia dapatkan saat melihat wujud menjijikan Zhou Lin, "Aku lupa dengan asal usul kita, asal usul tentang ras yang tidak bisa diatur oleh kausalitas, dan hidup bebas tanpa memperdulikan aturan yang ada"


Sshhhhhhhhh


Asap-asap yang menghalangi pemandangan menghilang, terlihat Zhou Lin yang sedang menyeringai lebar, dengan wujud berwarna hitam dan bentuk yang sangat abstrak, sedang berdiri tegak tanpa luka sedikitpun, ukurannya pun 3 kali lebih besar daripada manusia biasa, "Hehehe, aku berbeda denganmu Zhou Yuan, karena aku tidak mati dari aku lahir sampai sekarang, aku masih mempunyai ras yang paling bebas dan paling sedikit ini, bahkan setelah kau mati, ras bebas ini hanya tersisa satu saja.... Atau dua?"


Wei Chuaj tersenyum kecil mendengar itu, "Dua? Syukurlah, aku jadi bisa lebih leluasa untuk membunuhmu." Wei Chuan mengangkat pedangnya lagi.


Wushhhhhhh


Zhou Lin hanya terdiam merenung dengan seringai lebar diwajahnya, "Ras Monster Hitam! Ras yang tidak terikat dengan hukum sebab akibat, kami tidak akan mati kelaparan karena kami tidak pernah lapar, kami tidak akan mati karena kami tidak mempunyai umur, dan kami tidak akan pernah bisa dikenali, karena kami tidak punya bentuk!"


Wushhhhh


Zhou Lin mengangkat tangan kanannya, dan tangan kanannya perlahan-lahan berubah menjadi sebuah pedang hitam besar yang memancarkan aura hitam, "Teknik Perubahan Bentuk Tingkat Pertama: Pedang Hitam Yang Suka Makan Cahaya"


Wushhhhhhhh


Sesaat setelah mengucapkan itu, tiba-tiba pedang milik Wei Chuan memancarkan cahaya panas yang panasnya puluhan kali lipat lebih panas dari sebelumnya, "Teknik Penyatuan Tunggal: Matahari Palsu"


Wushhhhhh


Keduanya mengambil ancang-ancang, dan bersiap untuk menyerang.


"Matilah!"

__ADS_1


"Matilah Zhou Lin!"


Wushhhhhhhh


Keduanya melesat bagaikan Foton yang mengarungi alam semesta, waktu terasa lambat jika berada disekitar mereka berdua, hingga akhirnya ruang beriak kencang saat keduanya beradu serangan dengan telak dan tepat.


Wushhhhhh


Sringggggggggg


Ruang terpotong-potong menjadi jutaan bagian hingga membentuk satu kesatuan besar berbentuk X, saat ini, langit alam atas menjadi bolong dengan sebuah huruf X ditengahnya, peristiwa itu dilihat oleh seluruh penghuni alam atas yang sedang melakukan aktivitas sehari-harinya.


(Benua Qilong bagian selatan)


"Wah.... Kenapa itu kakak?" Qiqiu tak bisa berhenti memandang langit, karena sebuah huruf X yang menghiasinya.


"Tidak tahu" Yun Yue pun tidak tahu harus bilang apa saat ditanya Qiqiu mengenai huruf X yang ada dilangit.


"Perang?" Yun Yue dan Qiqiu baru saja mendengar tentang hal ini.


"Ya, semua pasukan yang ada diseluruh daratan benua Qilong sedang berperang dengan benua Dazhou, penyebabnya tidak aku ketahui, namun akibat hal itu, benua Qilong menjadi kosong dan para penjahat bisa dengan bebas bertebaran"


Kedua gadis itu menganggukan kepalanya tanda paham, "Oh iya Zheng Yi, apa tujuanmu selama ini?"


"Tujuanku? Membuat pintu"


.

__ADS_1


.


.


.


Xin Huang menatap langit bolong itu dengan seksama, sebelumnya karena tidak punya kerjaan, Xin Huang balik lagi ketempat dia dengan Han Zhuo bertarung untuk mengambil busur emas yang berada ditingkat Mitos, Xin Huang berpikir untuk memberikan panah itu untuk Xiu Lan yang kebetulan menggunakan busur juga, untuk Hua Mei, dia tidak tahu Hua Mei suka memakai senjata apa, tapi yang pasti, dia harus membawakan sesuatu untuk Hua Mei agar tidak dihajar olehnya.


"Nona Liu Wen, apa kau lapar?" Xin Huang bertanya seperti itu, karena melihat Liu Wen yang sedang berbaring, dengan tubuh yang meringkuk dan gemetaran.


"Jangan bicara padaku!" Liu Wen membalas tawaran hangat Xin Huang dengan sebuah bentakkan.


"Hehe... Kenapa kau syok begitu? Bikin penasaran deh." Xin Huang duduk mendekati tubuh Liu Wen, dan menoel pinggang Liu Wen yang ramping.


"Jangan sentuh aku! Biarkan aku sendirian!" Liu Wen dengan cepat menepis lengan Xin Huang dengan kakinya.


"Cih..." Xin Huang jadi malas bermain dengan Liu Wen, dan berjalan keluar untuk menatap langit yang bolong lagi, "Kapan ini akan berakhir... Bosan tahu"


***


"Hosh.... Hosh.... Hosh...." Keringat mulai bercururan dari dahi Wei Chuan, melawan Zhou Lin yang memakai wujud aslinya benar-benar sangat menyusahkan dan merepotkan, ini dikarenakan wujud asli ras milik Zhou Lin mempunyai kemampuan untuk berubah bentuk menjadi apa saja, semua tusukkan dan tebasan dirinya selalu meleset karena Zhou Lin yang terus-menerus mengubah wujudnya, mungkin jika itu bukan Zhou Lin tidak akan terlalu merepotkan, namun karena lawannya Zhou Lin yang mempunyai elemen waktu, segalanya menjadi sangat merepotkan! Zhou Lin selalu bisa melihat sekilas masa depan untuk memprediksi serangan Wei Chuan, lalu memanfaatkan itu untuk merubah wujudnya agar tidak terkena serangan Wei Chuan, hal itu terus diulang-ulang selama berjam-jam sampai-sampai Wei Chuan kecapekan sendiri.


"Mengerikan bukan potensi ras kita? Sayangnya kau sudah bukan bagian dari ras kami." Ras Monster Hitam adalah ras yang menguasai sebagian kecil wilayah dari alam semesta, tapi walaupun kecil, eksistensi mereka ditakuti seluruh alam semesta, bahkan bagi sang raja monyet sekalipun, itu dikarenakan ras Monster Hitam tidak bisa diikat oleh sebuah aturan, dan bergerak bebas diseluruh alam semesta tanpa rasa terkekang. Mengetahui hal itu, sang penguasa dunia sebelumnya merasa menjadi sedikit tertarik dengan ras Monster Hitam ini, namun rasa tertarik itu berubah menjadi rasa ingin membunuh saat dia ingin meletakkan sebuah aturan pada tubuh ras Monster Hitam, dan dia tidak bisa melakukan itu! Dia lalu memerintahkan anak buahnya untuk membasmi ras Monster Hitam, semuanya berjalan lancar sebelum sang raja Monster Hitam berubah bentuk menjadi cairan hitam lengket yang menjijikan, namun sangat mematikan dan mengerikan, bagaimana tidak? Cairan lengket itu mampu membunuh satu orang dewa agung milik pasukan iblis kuno, hal itu membuat sang iblis kuno marah, dan membunuh cairan lengket itu hingga hancur, namun itu tidak hancur 100%, Sebab dua bagian yang sangat kecil itu jatuh kedalam alam atas, dan terus berkembang hingga menciptakan dua buah kehidupan ras Monster Hitam baru, namun saat kedua monster itu lahir, sang penguasa dunia yang baru membunuh sang iblis kuno, dan menduduki tahtanya, hal itu membuat kedua Monster Hitam itu bisa hidup tenang tanpa menjadi seorang buronan. Menyadari bahwa bentuknya sangat tidak bisa diterima oleh masyarakat, kedua monster itu berubah bentuk kesebuah ras yang menguasai alam atas pada saat itu, yaitu ras manusia biasa, mereka juga diberkati Tuhan oleh dua elemen yang termasuk kedalam materi penciptaan dunia, yaitu elemen ruang dan waktu, sang kakak mendapatkan elemen waktu, dan sang adik mendapatkan elemen ruang, kedua kakak adik itu adalah seseorang yang sangat berpengaruh diseluruh alam atas, namun karena sebuah insiden, sang adik mati ditangan kakaknya, tapi dengan kehendak Tuhan dan tekadnya yang besar, akhirnya sang adik bisa hidup kembali dengan ingatan yang utuh tanpa cacat sekalipun, namun dengan bayaran kekuatan dan ras sebelumnya, kakak adik itu adalah Zhou Lin, dan Zhou Yuan atau Wei Chuan.


.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2