
"Halo semuanya. Namaku Xiu Lan, panggil saja nona Xiu. Aku yang akan menjadi pemandu acara pelelangan ini"
"Sebelum pelelangan dimulai, aku akan membacakan peraturan-peraturan yang ada di pelelangan ini" Lanjut Xiu Lan.
"Yang pertama, Pelelangan ini hanya menggunakan Koin Emas. Kami tidak menerima perak dan perunggu"
"Kedua, Seseorang yang memberi harga tertinggi lah yang akan memenangi barang yang dilelang"
"Ketiga, tidak diperbolehkan mengancam menggunakan nama sekte, keluarga, atau apapun yang bersifat ancaman"
"Keempat, ikuti pelelangan ini dengan adil dan tentram. Untuk urusan apapun yang belum diselesaikan, selesaikan diluar pelelangan"
"Kelima, kami tidak akan mengembalikan emas, jika anda sudah memenangkan pelelangan"
"Pelelangan kali ini akan dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama untuk 20 barang dan sesi kedua untuk 10 barang utama"
"Hanya itu saja peraturan lelang kali ini. Dengan selesainya pembacaan aturan-aturan lelang, maka akan ku nyatakan bahwa pelelangan umum ke-30 telah dimulai!"
"Wooooo"
Para peserta lelang disana menjadi bersemangat saat dinyatakan lelang dimulai, mereka sudah bosan mendengar aturan-aturan yang sudah dibacakan sebanyak 30 kali berturut-turut.
Muncul seorang wanita cantik yang datang dari balik panggung, wanita cantik itu berjalan sembari membawa sebuah nampan, berisi sebuah Bulu emas yang terlihat indah.
"Baiklah, untuk barang pertama sesi pertama adalah, Bulu Merak Emas. Bulu ini berguna untuk membuat senjata yang berkaitan dengan elemen api. Untuk harga awal senilai 500 emas, tanpa batasan kenaikan harga"
"501 Emas!" Teriak salah satu peserta dibangku non-VIP.
Mendengar itu, para peserta yang lain menunjukkan wajah aneh. "Tidak tahu malu sekali" Walaupun kenaikan harga awal itu bebas, tapi seseorang juga harus tahu malu dalam menawar.
"510 Emas"
"515 Emas"
"550 Emas! Sekte Merak Emasku membutuhkan itu untuk penerus ku!" Teriak seorang pria berbaju emas.
"Hanya sekte miskin! 600 Emas!" Sahut pria berbaju merah.
"Apa?! Kau menantangku?!"
"Ingat! Dilarang mengancam! Balas menggunakan harta! Bukan pakai mulut!"
"650 Emas!"
"750 Emas!"
"900 Emas!"
"1000 Emas!"
"Erghhhh" Pria berbaju Emas itu harus mikir dua kali untuk mengeluarkan 1000 Emas.
"1000 Emas satu kali!"
"1000 Emas dua kali!"
"1000 Emas tiga kali! Selamat untuk patriak sekte burung merah telah memenangkan Bulu Merak Emas"
"Hahahaha" Pria berbaju merah itu tertawa terbahak-bahak.
"Baiklah! Pelelangan akan dilanjutkan"
__ADS_1
Setelah itu, Xiu Lan terus melelang barang hingga sampai pada barang terakhir di sesi pertama. "Baiklah, ini adalah barang terakhir di sesi pertama, Pil Pemurni Tubuh, Pil Kelas 12. Pil ini berguna untuk memurnikan tubuh yang kotor akibat naik tingkat ke level Mortal. Untuk harga awalnya adalah 50.000 Emas, dengan kenaikkan harga sebanyak 500 Emas"
"50.500 Emas"
"51.000 Emas"
"52.000 Emas"
(Ruang VIP Nomor 16)
"Xin! Aku kan baru naik tingkat, kenapa kau tidak beli pil itu?"
"Ngapain beli? Aku kan sudah punya" Kata 'punya' yang disebutkan Xin Huang, merujuk pada System.
"Bohong! Buktinya kau tidak pernah memberiku pil itu!"
"Tubuhmu itu tubuh spesial, Hua'er. Kau tidak perlu memakai pil itu"
"Ohhh" Hua Mei mengangguk-anggukkan kepalanya. "Lalu! Kapan kau akan memamerkan kekayaanmu?"
"Nanti, saat sesi kedua dimulai"
"Begitu....."
....
"Baiklah! Pil Pemurnian Tubuh sudah dibeli dengan harga 67.000 Emas" Xiu Lan mengetuk palunya tiga kali. "Untuk sesi kedua akan dimulai 5 menit lagi" Xiu Lan menunduk, lalu pergi dari sana. Tirai panggung menutup berbarengan dengan Xiu Lan pergi ke dalam.
"Fyuhhh.... Aku bosan" Xin Huang menopang dagunya.
"Bagaimana bila kita makan dulu?"
"Oh iya, pelayan tadi bilang akan datang setelah acara lelang dimulai, tapi setelah sesi pertama selesai, kenapa pelayan itu tidak datang?"
"Entahlah, mungkin dia lupa" Xin Huang mulai menata makanan-makanan dimeja. "Sudah... Ayo kita makan"
"Ya!"
Xin Huang dan Hua Mei memakan disana dengan lahap, tanpa memedulikan banyaknya mata yang melihatnya.
(Ruang VIP nomor 1)
"Nona Bing... Pemegang saham ketiga itu romantis sekali"
"Berisik" Bing Lian sangatlah sensitif dengan hal yang berhubungan dengan pasangan.
"Hehe"
(Ruang VIP Nomor 3)
"Patriak, mungkin sebaiknya anda mencari seorang istri" ucap pelayan wanita, pada seorang pria berambut putih disebelahnya.
"Hmmm... Kau mau jadi istriku?"
"Eh? Bila tuan cinta padaku, aku mau-mau saja"
"Aku tidak cinta sih... Tapi aku ingin menikahimu"
"Hmmm..." Wanita pelayan itu terlihat berpikir keras.
"Tak ada ruginya loh menikah denganku"
__ADS_1
"Aku mau-mau saja menikah, tapi aku tidak mau diduakan"
"Untuk masalah istri, aku itu setia"
"Baiklah! Aku mau"
"Oke, setelah pelelangan kita menikah ya"
"Ya!"
(Ruang VIP nomor 2)
"Mungkin mataku sudah jadi rabun akibat sudah tua, bahkan aku tidak tahu bahwa ada seorang VIP baru" Gumam Liang Guang.
"Namanya Xin Huang, tuan. Dia pemegang saham ketiga Paviliun Bintang Biru" ucap penjaga pria disebelahnya.
"Hmmm.... Apa yang wanita rubah itu rencanakan? Aku bahkan tidak diperbolehkan membeli saham disini satu persen pun"
"Saya tidak tahu tuan, ras rubah itu sangat licik, otak jujur seperti kita tak akan tahu niatnya"
"Hahahaha, otak jujur!" Liang Guang tertawa terbahak-bahak.
***
Tak terasa 5 menit telah terlewati, Tirai merah panggung kembali terbuka, dengan seorang wanita cantik terlihat di tengah panggung. "Halo tuan-tuan dan nona-nona, 5 menit telah terlewati, dan kita akan memulai sesi kedua" Xiu Lan mengambil satu buah buku dari cincin penyimpanannya. "Ini adalah teknik tingkat Emas Putih, 'Teknik Membelah Langit' Teknik ini memiliki 10 gerakan, dimana disetiap gerakannya akan meningkatkan kekuatan pukulan secara signifikan. Harga Awalnya adalah 1.000.000 Emas, dengan kenaikkan harga sebanyak 100.000 Emas"
Para peserta lelang non-VIP menelah ludahnya saat mendengar harganya. Tapi tidak untuk para VIP, 1.000.000 Emas itu hanya secuil untuk sekte besar.
"1.100.000" ucap VIP nomor 6.
"1.100.000 itu terlalu kecil untuk sebuah sekte besar, 2.000.000" Sahut Liang Guang.
"Sepertinya patriak sekte Cahaya Ilahi itu besar mulut ya.... 5.000.000" balas VIP nomor 6.
"Besar mulut pun tak apa, yang penting bukan orang miskin, 10.000.000"
"Tuan-tuan, sekte Awan Putih sedang kekurangan teknik Emas Putih, bagaimana bila teknik ini diberikan untukku? 15.000.000" seseorang di ruang VIP nomor 7 ikut menawar.
"Hahaha, orang miskin ikut menawar lagi! 30.000.000" ucap seseorang di ruang VIP nomor 12.
"Hooo... Sekte yang hanya tinggal dihutan itu ternyata kaya ya.... 40.000.000" ucap VIP nomor 7.
"Tentu saja! Hutan hanyalah hiasan! 50.000.000" seseorang yang ada didalam ruang VIP nomor 12 tertawa lepas.
"Masih seperti sebelumnya, sekte Langit Biru ku yang akan membeli teknik itu, 60.000.000 Emas" seseorang yang ada di ruang VIP nomor 6 kembali menawar.
"Masih seperti sebelumnya? sejak kapan sekte miskinmu itu mendapatkan teknik ini? 100.000.000" Liang Guang kembali menawar.
Mendengar Angka yang fantastis itu, para VIP yang lain terdiam. "100.000.000 satu kali, 100.000.000 dua kali, 100.000.000 tiga kali. Baiklah, 'Teknik Pembelah Langit' ini didapatkan oleh sekte Cahaya Ilahi. Tuan Liang Guang bisa mengambil itu ke ruang harta kami"
"Tentu... Tentu...."
"Baiklah, kita lanjutkan lelangnya...."
.
.
.
.
__ADS_1