Power System

Power System
Permata Merah


__ADS_3

"System, mengarah kemana ini?" sebuah tangga yang mengarah kebawah tanah terlihat di mata Xin Huang.


[Ke ruang bawah tanah]


"Apakah ada monsternya?"


[Ada tuan]


"Apakah ada hartanya?"


[Ada tuan]


"Wow, monsternya kuat tidak?"


[Setara dengan tuan]


"Wow, aku ingin melihat monster apa yang setara denganku" Xin Huang berjalan menuruni tangga itu.


**


"Apa disini tempat monster itu?" Sebuah Gerbang setinggi tiga puluh meter terpampang di hadapan Xin Huang.


[Ya tuan]


"Baiklah, ayo masuk" Xin Huang mendorong pintu itu.


kriekkkkk


"Grrrrrrrrrr" terdengar suara geraman didalam ruangan itu, ada dua titik merah yang terlihat didalam kegelapan.


"Wow..." aura yang dikeluarkan monster itu cukup kuat untuk membuat Xin Huang tersentak.


Mahluk berwujud menyerupai kura-kura bersisik berkepala singa bertanduk rusa sebesar 15 Meter muncul dari kegelapan.


"Analisa"


[Nama:Qilin]


[Level:Inti Suci (9)]


"Wahahaha, ini akan jadi latihan yang bagus untuk melawan iblis-iblis itu nanti", Xin Huang tersenyum lebar saat melihat Mahluk besar itu.


Sringggggggg


Mahluk itu mengumpulkan Qi Merah dimulutnya.


"Teknik Ruang:Pelindung Ruang" muncul sebuah pelindung berwarna hitam di area sekitar Xin Huang.


Duarrrrrrrrrrrrrr


Serangan laser projectil merah yang sangat besar ditembakkan dari mulut Qilin, serangan itu menghancurkan apapun yang ditabraknya, tak terkecuali gerbang pintu masuk.


"Lumayan" Xin Huang masih berdiri tegak tanpa luka ditempat nya.


"Grrrrrrrrrrr"


Wushhhhhhh


Qilin itu melompat tinggi ke arah Xin Huang, dia mengangkat tangannya lalu menerjang ke arah Xin Huang.


"Heh" Xin Huang mengeluarkan pedang kekosongannya.


Sring


Sring


Sring


Sring


Tangan kiri depan Qilin terpotong menjadi potongan kecil seperti dadu.


"Grrrrrrrr" Qilin melompat ke belakang untuk menjauh dari Xin Huang.


"Wow, pedang ini kuat sekali, aku tak yakin bisa menghancurkan sisik mahluk itu dengan pukulan ku"


"Gggrrrrrrrggg", Mahluk itu meregenerasi lagi tangannya, lalu Qilin mengayunkan cakarnya, terlihat energi Qi yang sangat besar melesat ke arah Xin Huang.


"Hupppp" Xin Huang melompat untuk menghindari energi Qi Qilin.


"Grrrrrr" Melihat serangannya gagal, Mahluk itu mengayunkan cakarnya puluhan kali. Energi Qi yang keluar dari cakar itu menjadi puluhan kali lebih banyak.


"Teknik Ruang:Pedang Ruang" Muncul puluhan pedang hitam melayang dibelakang Xin Huang.


Wuushhhhh


Wuushhhhh


Wuushhhhh


Wuushhhhh


Puluhan pedang hitam itu menyerap semua energi Qi Qilin.


"Teknik Ruang:Teleportasi" Xin Huang berteleportasi ke hadapan Qilin. Xin Huang mengayunkan pedangnya secara vertikal.


Sringggggg

__ADS_1


Muncul jejak serangan lurus sepanjang enam puluh meter setelah Xin Huang menebaskan pedangnya.


"Sial, menghindar ya?" Xin Huang melihat tidak ada apapun yang dipotongnya, hanya udara dan tanah.


"Grrrrrr" Qilin tiba-tiba muncul dibelakang Xin Huang sembari mengayunkan tangannya.


Sringggg


Duarrrrrrr


Xin Huang terlempar diudara dan berhenti saat menabrak tembok.


"Grrrrrrr" Qilin berlari menerjang Xin Huang.


"Hah... Sial" Xin Huang melompat ke pinggirnya.


Duarrrrrrrrr


Qilin itu hanya menghantam tembok.


"Teknik Racun Neraka:Miasma Naga"


Muncul racun hijau yang keluar dari tanah, racun itu mulai menyatu menjadi naga hijau besar yang sangat ganas.


"Grrrrrrrrr" Qilin merasakan perasaan ngeri saat melihat racun itu.


"Serang dia Miasma Naga"


Shhhhhhhh


Wushhhhhhhhh


Naga itu melesat dengan sangat kencang ke arah Qilin.


"Grrrrrrrrr" Qilin menghindari itu dengan mudah.


"Heh" Xin Huang menyunggingkan bibirnya.


Shhhhhhhh


Wushhhhhhhh


Miasma naga itu berbalik arah dan terus menerjang Qilin. "Grrrrrrrr" Qilin terus menghindari puluhan terjangan yang menyerangnya dengan cara melompat-lompat di atas tanah-tanah yang berhancuran.


Wushhhhhhh


Cratttt


Wushhhhhhh


Cratttttt


Sringgggggg


Qilin yang sudah lelah menghindari naga racun itu, mengumpulkan Qi Merah dimulutnya.


Duarrrrrrrrrrrr


Kedua serangan besar itu saling bertabrakan dan saling mengadu kekuatan.


Cratttt


Crattttt


Cratttttt


Serangan racun itu meledak dan bermuncratan kemana-mana.


"Hehehe, lumayan" Xin Huang tertawa kecil melihat serangannya hancur.


Wushhhhhhh


Qilin itu menerjang lagi ke arah Xin Huang.


Duarrrrrrrrrrr


Xin Huang menghindar serangan itu, tanah berlubang akibat serangan Qilin.


"Teknik Neraka:Api Neraka" muncul api merah besar yang menjalar menyelimuti pedang kekosongan.


"Terima ini mahluk jelek!!!" Xin Huang menebaskan pedangnya secara vertikal.


Wushhhhhhh


Energi pedang yang mengandung api neraka itu melesat ke arah Qilin.


Sringggggggg


Sebuah bola Qi merah kecil membelah serangan Xin Huang.


"Wah sial, kau kuat sekali mahluk aneh", Xin Huang berteleportasi ke hadapan Qilin. Xin Huang mengangkat pedangnya ke atas.


"Teknik Ruang dan Waktu:Tebasan Dimensi" Xin Huang mengayunkan pedangnya secara Vertikal.


Wushhhhhhhh


Energi Pedang berwarna hitam melesat dengan cepat ke arah Qilin. tebasan itu sangat cepat, kecepatannya hampir tidak bisa diikuti mata.

__ADS_1


Sringggggggg


Qilin itu terbelah menjadi dua bagian, yang terbelah bukan hanya Qilin saja, serangan itu juga membelah atap-atap ruangan, menembus tanah dan menjalar menghancurkan gunung-gunung yang ada di permukaan.


[Ding!!!]


[Berhasil Membunuh Qilin]


[Mendapatkan 800.000 PP]


[Mendapatkan 80.000 PS]


[Selamat tuan telah mencapai level Inti Roh (2)]


"Status"


[Nama:Xin Huang]


[Profesi:


-Alkemis Kelas 3


-Ahli Formasi Kelas 3


-Tukang Senjata Kelas 3


-Ahli Racun Kelas 6]


[Level:Inti Roh (2)]


[Poin Pengalaman:280.000/620.000]


[Poin Sistem:80.000]


[Status:Sehat]


[Teknik:


-Neraka


-Racun Neraka


-Ruang tingkat rendah


-Waktu tingkat rendah]


[Misi]


[Toko]


[Penukaran]


[Versi:0.3]


[Upgrade]


"Baiklah, dimana harta Karun yang kau katakan tadi sistem?"


[Harta itu berada di tembok ruangan yang berada di sebelah Barat Laut]


"Barat Laut....." Xin Huang berjalan ke arah yang diberikan Sistem. "Ini?" Xin Huang melihat sebuah tembok yang tidak ada bedanya dengan tembok yang lain.


[Benar, tinggal di hancurkan]


Bummmmmm


Xin Huang memukul tembok itu sampai hancur berkeping-keping.


Brukkk


Brukkk


Brukkk


Brukkk


Tembok itu perlahan-lahan mulai runtuh, terlihat sebuah pintu besar di balik tembok yang dihancurkan Xin Huang.


"Wow, ada pintu...." Xin Huang membuka pintu besar itu. "Woah, Emas" Xin Huang melihat emas yang sangat banyak dibalik pintu itu. ditengah nya ada sebuah permata merah yang sangat mencolok, padahal ukurannya hanya sebesar bola tenis.


[Harta yang sebenarnya adalah Permata itu tuan]


"Permata itu?....." Xin Huang berjalan mendekati permata merah itu. Xin Huang lalu mengambilnya, "Analisa".


[Nama:Permata Yang tidak diketahui]


[Level:Tidak diketahui]


[Membutuhkan:0/10.000.000.000 nyawa iblis untuk mengetahui isinya]


"Wow, sepertinya nanti aku harus membantai iblis di benua iblis"


.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2