
"Hehehe, para wargamu mati tuh" ucap Xin Huang dengan senyuman kecil.
"Jangan pikirkan mereka, pikirkan saja dirimu" jawab Shen Jin Long tenang.
"Hehehehe" Xin Huang tiba-tiba berteleportasi ke hadapan Shen Jin Long, Xin Huang mengangkat pedangnya.
"Teknik Ruang:Tebasan Dimensi" Xin Huang menebaskan pedangnya secara vertikal.
Wushhhhhhhh
Seluruh area disekitar Xin Huang langusng terbelah menjadi dua, mulai dari langit, sampai ke penduduk tak berdosa.
Hanya Shen Jin Long saja yang masih selamat dari tebasan itu.
"Kaisar Shen, kau cepat juga ya"
Shen Jin Long menghindari serangan Xin Huang dengan kecepatannya yang diluar nalar.
"Atributku adalah cahaya, tentu saja aku sangat cepat" jawab Shen Jin Long tenang.
"Cahaya ya......" gumam Xin Huang.
setelah itu, Xin Huang mengangkat kedua tangannya, perlahan-lahan muncul dua buah bola berukuran raksasa, bila disandingkan dengan gunung, mereka bisa seimbang ukurannya. kedua bola itu terbuat dari es yang sangat dingin dan berwarna hitam legam.
"Dineraka, ada sebuah es yang sangat dingin, sangking dinginnya, es itu berubah menjadi hitam legam. es hitam itu terus membekukan apapun yang ada didekatnya, bahkan arwah seseorang pun dibekukannya, membuat seseorang itu merasakan kedinginan abadi yang tak akan pernah berhenti. makin lama, es itu saling bertemu, dan membentuk sebuah bola besar. dineraka, bola dingin itu disebut, Siksaan Dingin Keabadian"
"Lalu? Aku tidak peduli dengan kisahmu itu" Shen Jin Long membentuk pedang emas ditangannya.
"Hehe, bola hitam ini bisa membekukan apapun, bahkan cahaya sekalipun"
"Hoooo.... sepertinya kau tidak bohong"
Shen Jin Long menghentikan langkahnya.
"Sialan, kau waspada sekali sih"
"Kewaspadaan dibutuhkan untuk bertahan hidup"
"Baiklah, terserah kau" Xin Huang mengambil ancang-ancang.
"Terima ini, kaisar Shen!" Xin Huang melempar kedua bola raksasa itu.
Wushhhhh
Wushhhhhh
Bola Hitam itu melesat dengan sangat cepat, setiap gerakannya menimbulkan jejak beku di udara, membuat suhu disekitar turun dengan sangat rendah.
Shen Jin Long mencoba memotong bola hitam itu dengan pedang emasnya, tapi hasilnya nihil, pedang emas itu langsung membeku dengan kecepatan kasat mata.
"Sepertinya bukan bualan" batin Shen Jin Long.
Wushhhhhhh
Wushhhhhhhh
__ADS_1
Kedua bola hitam itu terus melesat di udara, Shen Jin Long terus-terusan menghindari kedua bola hitam itu.
"Hehehe, kau pikir aku akan diam saja?"
Xin Huang tiba-tiba muncul di belakang Shen Jin Long, dia bersiap-siap menebaskan pedangnya.
"Sial!" Shen Jin Long dengan sangat cepat menghindari serangan Xin Huang. tapi serangan itu tidak hanya berhenti disana, kedua bola hitam Xin Huang menghantam Shen Jin Long mentah-mentah. bukan hanya menghantam Shen Jin Long saja, kedua bola hitam itu juga menghantam daratan kota Zhongyang, sehingga seluruh penduduk kota Zhongyang mati tak bersisa.
"Fyuhhh.... Mati juga" Xin Huang mengelap keringatnya.
Sringgggggg
Muncul cahaya emas yang bersinar sangat terang di tempat Shen Jin Long dihantam Bola hitam itu, cahaya itu lama-lama membesar dan mengeluarkan hawa yang sangat panas, cukup panas untuk melelehkan kedua bola hitam itu.
"Apa?!!!, sialan, replika tetaplah replika"
Duarrrrrrrrrrr
Cahaya emas itu meledak, meluluh lantakan seluruh kota Zhongyang, dibalik ledakan, muncul naga raksasa berwarna emas pergi melayang di atas langit.
"Inikah bentuk aslimu?" Xin Huang merasakan tekanan tingkat tinggi saat melihat naga emas raksasa itu.
"Betul, aku adalah salah satu dari ras naga, ras yang berhasil melahirkan salah satu dewa agung, aku ditugaskan oleh raja naga untuk tinggal disini"
"Wah, wah, kudengar, darah naga sangat berkhasiat, apakah aku benar?"
"Untuk manusia sampah sepertimu, darah naga adalah obat yang memiliki khasiat tertinggi"
"Wah.... aku jadi semangat untuk membunuhmu"
"Membunuhku? jika kau bisa menggoresku aku akan memberimu kunci benua"
[Nama:Shen Jin Long(True Form)]
[Rank:Dewa Natural]
"Dewa Natural?!!!" Xin Huang sangat tercengang saat melihat tingkatan asli Shen Jin Long.
"Untuk apa seseorang yang memiliki tingkat dewa di Dunia kecil ini?"
"Hmmm... kau bisa mengetahui tingkatku yang sebenarnya ya?"
"Jawab saja pertanyaanku"
"Untuk melindungi dunia kecil ini dari monster bernama kekosongan"
"Kekosongan?"
"Ya, Iblis Kuno meledakkan dirinya saat dia kalah, elemen kekosongan miliknya menyebar ke seluruh dunia, membuat seluruh dunia terhisap kedalam kekosongan, butuh seseorang ditahap dewa untuk mempertahankan dunia dari monster bernama kekosongan"
"Lalu.... untuk apa raja naga menyuruhmu menjaga Dunia kecil ini?"
"Raja Naga menyuruhku menjaga dunia ini, dunia dimana mantan istrinya dulu tinggal disini....."
"Mantan istri? untuk apa seseorang dengan kedudukan yang sangat tinggi menikahi wanita dari dunia kecil"
__ADS_1
"Kenapa dia menikahi wanita yang berasal dari dunia kecil ini?"
"Mahluk rendahan seperti kita, tak akan tahu apa yang dipikirkan mahluk agung seperti raja naga"
"Terserah kau saja"
"Baiklah, aku akan diam disini, bila kau bisa menggoresku, aku akan memberimu kunci benua itu"
"Apa?" Xin Huang merasakan angin segar saat mendengar itu, pasalnya, pedang kekosongan miliknya bisa membelah apapun.
"Baiklah, bersiaplah!!!" Xin Huang melompat ke langit dengan sangat cepat.
Shen Jin Long hanya memejamkan matanya, dia hanya menunggu mahluk kerdil itu berusaha menggoresnya.
"Hiyahhhh" Xin Huang mengayunkan pedangnya.
Zrashhhhhhh
Sringggggggggg
"Apa?!!!" Shen Jin Long tidak bisa merasakan bagian bawah tubuhnya lagi.
"Hahahaha" Xin Huang hanya tertawa keras saat membelah tubuh Shen Jin Long.
"Bajingan kau manusia!!!" Shen Jin Long terlihat marah saat merasa ditipu Xin Huang.
Wushhhhhhh
Aura besar menghantam tubuh Xin Huang, membuat Xin Huang terjatuh dengan sangat keras dari langit.
Dummmmmm
"Erghhhhh" Xin Huang meringis kesakitan.
"Walaupun aku bisa meregenerasi, aku masih tidak terima bisa ditipu manusia"
Bagian bawah tubuh Shen Jin Long kembali menyatu seperti semula.
"Erghhhh.... apakah.... kau.... akan menarik kata.... katamu...." Xin Huang berusaha untuk berbicara di tengah tekanan aura Shen Jin Long.
"Tentu saja tidak, aku hanya kesal saja" sebuah kunci emas tiba-tiba muncul di atas langit, kunci itu terjatuh ke bawah, lalu menghantam kepala Xin Huang.
"Aduhhhh...." Xin Huang mengelus-elus kepalanya. aura yang menekannya sudah ditarik kembali oleh Shen Jin Long.
"Baiklah manusia, cepat sana pergi" Shen Jin Long kembali berubah wujud menjadi manusia.
"Baiklah, selamat tinggal kaisar Shen..." Xin Huang mengeluarkan mobil terbang.
"... dan selamat membangun kembali kotamu" Xin Huang menaiki mobli terbang lalu terbang melesat di langit.
"Bajingan" gerutu Shen Jin Long saat melihat kota Zhongyang sudah menjadi dataran tandus.
.
.
__ADS_1
.
.