Power System

Power System
Turnamen Bergengsi Anak Muda (End)


__ADS_3

Bing Xiwang menjerit kesal dengan segala yang terjadi, tubuhnya terpotong-potong menjadi butiran dadu tanpa henti. Bing Xiwang benar-benar ingin berhenti dari semua kegilaan ini.


"Apa tak ada yang bisa kulakukan selain berusaha melangkahkan kakiku?! Apakah tak ada?!" Bing Xiwang menggigit bibirnya, dan mulai berpikir keras. "Ya, tak ada, tak ada yang bisa kulakukan!" Bing Xiwang mengangkat kakiknya, namun sebelum dia melangkah, kakinya terpotong-potong menjadi butiran debu.


"Bajingan!!" Bing Xiwang melotot kepada Lian Mei, dia benar-benar kesal dengan kecepatan Lian Mei yang tidak masuk akal. "Aku iri padamu Kakak Lian Mei. Kau mempunyai keluarga yang utuh, kau memiliki seorang ayah yang sangat sayang padamu. Kau juga bukan monster sepertiku, banyak teknik bertarung yang bisa kau gunakan. Dengan kehidupan normal dan kehebatan ayahmu, hidupmu seperti Cheat, merusak dan menghancurkan keseimbangan dunia ini."


.....


Shen Jian menyunggingkan sudut bibirnya. "Ras Monster Hitam ya, aku sudah lama tak melihatnya."


Shen Bian pun sedikit tersenyum saat mendengarnya. "Benar juga, mereka adalah lawan yang merepotkan jika menjadi musuh kita, untung saja mereka berada dipihak Jue Yuan. Jika tidak, aku yakin kita tak akan bisa duduk santai seperti ini."


Shen Jian menganggukan kepalanya, dia juga mengingat-ingat masa lalu; dimana dia masih seorang dewa kuno, dan Jue Yuan masih seorang dewa agung biasa. Dia pernah bertemu dengan petinggi ras Monster Hitam, dan dia tidak bisa mengalahkannya, bahkan menggoresnya pun tak bisa, perasaannya benar-benar terhina dikala itu.


Namun dia tidak mengubah itu menjadi kebencian, melainkan mengubahnya menjadi motivasi.


Shen Jian terus berlatih kemampuan berpedangnya selama jutaan tahun, hingga akhirnya dia berhasil mendapatkan kemampuan khusus untuk bisa menggores kulit Ras Monster Hitam, yaitu takdir.


Shen Jian mengasah kemampuan berpedangnya hingga bisa membelah dan menambal takdir. Dia bisa mengubah kenyataan menjadi kebohongan, namun tidak bisa melakukan hal yang sebaliknya.


Berkat kemampuannya itu, Shen Jian berhasil mengalahkan satu ras Monster Hitam, itupun dia tidak membunuhnya, karena saat itu mereka sedang beraliansi.


"Hehe, jika dibesarkan dengan benar, bocah itu akan jadi orang besar, sangat besar...." Perkataan Shen Jian benar-benar ambigu, entah dia membicarakan Bing Xiwang, atau malah Lian Mei.


***

__ADS_1


"Erghhhhh!!!! Aku harus memotong kakinya! Atau apapun yang bisa menghambat pergerakannya! Jika dia lebih lambat 100 kali, aku bisa melihat gerakannya!" Bing Xiwang memakai segala cara untuk bisa menghentikan pergerakan Lian Mei yang super cepat, namun dia gagal. Bing Xiwang merasa sedikit frustasi saat itu, dia tidak mau membuat Xin Huang kecewa padanya.


"Mendekatinya.... Aku harus mendekatinya untuk bisa menghentikannya, tapi hasilnya apa? Bahkan aku tidak bisa melangkahkan kakiku ketanah, seolah-olah gravitasi menolakku dan menghindariku.... Tunggu, gravitasi?" Bing Xiwang melebarkan matanya.


Hembusan tanah, belaian rumput, pepohonan yang menari, debu yang berhamburan kesegala arah, hingga suara langkah kaki terdengar jelas ditelinga Bing Xiwang. Saat itu waktu seolah-olah melambat, ide yang baru saja Bing Xiwang dapatkan, benar-benar membuat dirinya terkejut hingga semua itu terdengar jelas ditelinganya.


Bing Xiwang bahkan tak akan bisa mendapatkan ide itu jika dia tidak mengumpat. "Aha... Aha.... Ahahahaha...... Hahahaha..... Hahahaha!! Berhasil! Aku berhasil menemukannya! Cara yang sangat tepat untuk mengalahkanmu, kakak Lian Mei!"


Lian Mei menaikkan sebelah alisnya. Menurutnya, kelakukan adik tidak kandungnya benar-benar aneh. "Hmph, coba saja WangWang."


Bing Xiwang menyeringai lebar sembari merentangkan tangannya. "Telekinesis, 5 elemen dasar, elemen Cahaya, elemen kegelapan, teknik pedang keluarga bangsawan, hingga teknik pengerasan tubuh! Apa kau tahu aku mendapatkannya darimana?! Ya! dari menghakpatenkan semua kemampuan peserta yang ada diturnamen ini! Ini adalah kemampuan spesialku! Bakat yang kumiliki dari lahir, 'Got everything i want' Semua yang aku mau, aku pasti bisa mendapatkannya!"


Lian Mei mengerutkan dahinya, perlahan-lahan tubuhnya semakin berat dan berat. Dia tidak tahu apa yang membuatnya begitu, namun yang pasti, Bing Xiwang lah pelakunya. "Kau melakukan apa WangWang? Jangan macam-macam!" Lian Mei hendak menyerang lagi, namun tiba-tiba kedua tangannya terpotong rapih tanpa sebab, bahkan dia tidak bisa melihat apa yang menyerangnya.


"A-Apa?" Pedang Iblis Ungunya jatuh ketanah, dia ingin sekali mengambilnya kembali, tapi apa daya, kedua tangannya sudah tidak ada. Lian Mei bukanlah seorang monster yang mampu menumbuhkan anggota badannya dalam sekejap.


Wushhhhhhh


"Cih!" Bing Xiwang berhasil mengendalikan gravitasi, namun gravitasinya akan semakin melemah jika dia bergerak sangat cepat. "Kemampuanku memang spesial, tapi kemampuanku ini juga memiliki cacat." Bing Xiwang tidak bisa mendapatkan apa yang dia mau tanpa melihat keadaan. Misalnya dia ingin emas, emas tak akan muncul dengan sendirinya, dia harus dekat dengan tambang emas jika ingin emas muncul dihadapannya. Kemampuannya juga tidak bisa digunakan untuk orang yang lebih kuat darinya, sehingga dia tidak menggunakan kemampuan spesialnya pada Lian Mei.


Kemampuan spesialnya hanya bisa digunakan sesuai keadaan, jika dia melawan orang yang bisa menggunakan elemen api, dia bisa langsung mendapatkan elemen api itu. Namun jika dia ingin elemen api tapi lawannya elemen es, dia sama sekali tidak bisa mendapatkan elemen api, yang dia dapatkan hanya sebuah kekosongan dan kebohongan.


Kali ini pun sama, dia tidak boleh melipat gandakan gravitasinya terlalu besar, agar gravitasi miliknya tidak memengaruhi dirinya. Jadi kali ini kecepatan Bing Xiwang dan Lian Mei setara dan tidak jauh berbeda.


"Bajingan kau WangWang!" Lian Mei berteriak kesal, yang bisa dia lakukan saat ini hanyalah menghindar dan menghindar.

__ADS_1


Sringgggg


Sringggggg


Sringgggggg


Serangan demi serangan terus mengarah ke lehernya. Lian Mei menghindari semua itu dengan apik. Dia melihat pergerakan lengan Bing Xiwang secara teliti, dan menggerakan tubuhnya untuk menghindari sebelum Bing Xiwang menyerang. Semua itu diajari oleh ayahnya.


Bing Xiwang terlihat menikmati keadaan itu. Berkali-kali pedangnya hampir menebas kepala Lian Mei, tapi dia menghentikan semuanya karena tidak ingin pertarungan berat sebelah itu selesai.


"Hehe, kakak Lian Mei, coba hindari ini," Bing Xiwang mengeluarkan 5 ekor hitam tajam dari punggungnya.


Lian Mei mengerutkan dahinya, pandangannya pun sudah semakin kabur karena darah ditangannya yang terus mengucur. "Cepat selesaikan ini WangWang, jangan membuatku marah!" Lian Mei sadar dirinya yang lemah tak pantas untuk berguru pada Shen Jian, sehingga dia saat ini sudah pasrah dengan semuanya. Namun dari hati kecilnya yang terdalam, dia benar-benar tak ikhlas melewatkan kesempatan besar untuk bisa berguru pada Shen Jian.


"Hehe," Bing Xiwang mengangkat kelima ekor hitam tajam itu, lalu mengarahkannya pada Lian Mei. "Aku yang menang."


Wushhhhhhh


Lian Mei memejamkan matanya, lalu kehilangan kesadarannya saat kepalanya tertusuk oleh ekor hitam Bing Xiwang.


.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2