Power System

Power System
Seseorang Yang Telah Dipilih Oleh Takdir


__ADS_3

(Istana Kaisar Wei)


Disebuah ruangan yang sangat minim dengan lampu, terlihat seorang pria sepuh dengan terburu-buru berjalan dilorong gelap, dia terus berjalan hingga dia berhenti saat sebuah pintu super besar terlihat didalam pandangannya. "Tuan Kaisar... Aku adalah Liang Guang, aku kesini untuk memberimu satu informasi" Ya, orang itu adalah Liang Guang, dia berencana untuk memberi tahu kaisar Wei isi kontrak antara Bing Lian dan Kaisar Zhou, walaupun sebenarnya Liang Guang tidak ingin menyulut perang, tapi Liang Guang memang harus memberi tahu itu karena dia adalah bawahan terpercaya Kaisar Wei.


Kriekkkkk


Pintu super besar itu terbuka perlahan-lahan, seolah menyuruh Liang Guang untuk memasukinya. Tentu saja Liang Guang mengerti dan memasuki ruangan yang ada dibalik pintu besar, setelah Liang Guang memasuki ruangan, pintu super besar itu langsung tertutup kembali.


Didalam ruangan, tidak terlihat sedikitpun cahaya, Liang Guang menggunakan atribut cahayanya untuk menerangi area sekitar. Setelah berjalan selama 15 menit, terlihat tumpukan-tumpukan tengkorak yang menjulang tinggi ke atas, di atas gunungan tengkorak, terlihat seorang pria berambut hitam pendek sedang duduk bersila, menunjukkan punggungnya pada Liang Guang.


Liang Guang bersujud, lalu berbicara, "Tuan Kaisar, tolong baca ini" Liang Guang menerbangkan secarik kertas yang digenggamnya pada pria yang disebut tuan kaisar oleh Liang Guang.


Pria itu menolehkan pandangannya pada Liang Guang, sebuah paras yang sangat tampan, dengan mata emas yang sangat bercahaya terang, terlihat dibalik kegelapan yang sedang didudukinya. Pria itu mengambil secarik kertas yang melayang, lalu membacanya.


Setelah membacanya, terlihat pria itu mengerutkan dahinya. "Apa maksudnya ini?" Sebuah suara yang sangat dalam dan sangar keluar dari mulut pria itu. "Apa dia... Ingin berperang?" Sebuah aura membunuh mulai merembes keluar dari tubuh pria itu, muncul retakkan-retakkan kecil yang ada ditembok akibat tekanan aura membunuh pria itu.


Sebutir keringat dingin mulai bermunculan diwajah Liang Guang, walaupun dia terkenal dengan orang yang paling banyak membunuh, aura membunuh miliknya sangatlah kecil bila dibandingkan dengan aura membunuh pria didepannya. "Aku tidak tahu, kaisar Wei" Ya! Dia adalah pria yang paling berkuasa diseluruh dataran Xiongwei, dia adalah seorang pria yang kekuatannya berada diluar batas, dia juga seseorang yang berhasil selamat dari kesengsaraan surgawi, Dāngquán de Wei Chuan (Yang berkuasa, Wei Chuan) Atau biasa disebut, Kaisar Wei. "Mungkin Bing Lian mengetahuinya" lanjut Liang Guang.


Kaisar Wei terlihat mengerutkan wajahnya, lalu berkata, "Bila tahu begini, kenapa kau tidak membawa Bing Lian kepadaku?" Kaisar Wei menambah aura membunuhnya untuk menekan Liang Guang lebih keras.


Merasakan aura yang menekannya bertambah, Liang Guang menguatkan tubuhnya menggunakan Qi, "Ma-Maaf tuan... Bing Lian sudah sampai ke ranah immortal puncak, dan aku sudah membuat perjanjian agar aku tak boleh menyelidikinya lagi, jadi aku mencari informasi ini diam-diam tanpa diketahui oleh Bing Lian" Tanah yang dipijaki Liang Guang mulai memendam kebawah, sebuah retakkan-retakkan kecil tercipta di area sekitar Liang Guang.


Kaisar Wei berdiri, sosoknya yang sedang berdiri di atas tumpukkan tengkorak sangatlah gagah dan menawan, membuat siapapun yang melihatnya, jadi ingin menundukkan kepalanya. Kaisar Wei membuka mulutnya, lalu berkata, "Dan kau pikir aku peduli dengan itu? Cari Bing Lian, atau kau akan mati" Sebuah aura intimidasi bercampur dengan Aura membunuh terus keluar dari tubuhnya.


"Ba-Baik tuan, tapi bila perang memang terjadi, apa tuan yakin bisa mengalahkan kaisar Zhou?" Tubuh Liang Guang semakin lama semakin memendam ditanah.

__ADS_1


Mendengar pertanyaan Liang Guang, Kaisar Wei tersenyum kecil, "Tentu saja, sebab aku.... dipilih oleh takdir" Sepasang sayap putih tiba-tiba keluar dari punggungnya, lalu simbol emas berbentuk bulat mulai terlihat ditengah-tengah dahi Kaisar Wei. Rambut hitam yang semulanya pendek, berubah menjadi rambut putih yang sangat panjang dan halus, membuat sosoknya saat ini, terlihat seperti dewa yang turun kedunia fana.


Liang Guang melebarkan matanya tak percaya, sosok agung yang ada didepan matanya, membuat jantungnya berhenti berdetak sebentar. Setelah mengagumi sosok itu untuk waktu yang tak terlalu lama, sebuah senyuman bangga keluar dari mulutnya, "Kaisar Wei.... Kau memanglah yang paling agung" Liang Guang bersujud dengan setetes air mata keluar dari matanya.


.


.


.


.


Setelah melakukan ritual membuat anak semalaman, Xin Huang dan Hua Mei berniat untuk berlatih bersama-sama, sekalian Hua Mei menstabilkan kultivasinya. Saat Xin Huang dan Hua Mei keluar rumah, tidak terlihat Xiu Lan dimanapun, Xin Huang berpikir bahwa Xiu Lan berlatih jauh dari sini.


"Eh? Apa aku di ajak?"


"Tidak...."


"Kenapa?"


"Aku berniat untuk menerima petir surgawi dan naik ketingkat dewa" Ya! Setelah berburu dihutan Juda selama satu Minggu penuh, Xin Huang akhirnya bisa naik level ke tingkat Immortal Puncak, dia bisa dengan mudah naik ketingkat immortal puncak akibat voucher penggandaan poin pengalaman 10 kali lipat, dan yang menyebalkannya, Sistemnya baru memberi tahunya saat Xin Huang sedang berburu dihutan Juda. Coba bila sistem memberi tahunya pada saat Xin Huang berada didalam dimensi monster, sudah pasti Xin Huang sudah berada dilevel Dewa sekarang! Menyebalkan bukan?!


Mendengar itu, Hua Mei membentuk huruf O dimulutnya, "Baiklah Xin, aku akan menunggumu"


"Tapi sebelum pergi, aku akan meluaskan dunia ini" Xin Huang mulai melayang di atas langit. Dia membentuk segel tangan yang sangat rumit, aliran ruang dan waktu yang ada di dunia Xin Huang menjadi kacau, pergerakan semua yang ada didunia Xin Huang menjadi terhenti, seolah mereka membeku.

__ADS_1


Kretak


Kretak


Kretak


Sebuah aura berwarna hijau dan hitam mengalir masuk kedalam segel tangan Xin Huang, aliran aura itu perlahan-lahan mulai bersatu dan berputar-putar. Kedua aliran itu terus berputar dengan kecepatan yang lama-kelamaan bertambah sangat cepat, hingga menimbulkan sebuah piringan sinar panas yang memancarkan energi Qi super raksasa, hingga akhirnya piringan super panas itu meledak dan menimbulkan gelombang kejut yang meluas keseluruh dunia pribadi Xin Huang, menciptakan energi yang mendorong dunia pribadi Xin Huang agar menjadi lebih lebar dan luas. peristiwa perluasan kali ini terjadi dimensi yang berbeda dengan dimensi Hua Mei, sehingga Hua Mei tak akan merasakan dampak apapun dari kejadian ini.


Wushhhhhhhhhh


Dunia Xin Huang terus mengembang dan mengembang, menciptakan daratan baru, pepohonan baru, dan gunung-gunung baru. Dunia yang tadinya seluas benua Australia, telah mengembang dan melebar hingga seukuran benua Asia. Setelah energi dorongan telah habis, dunia pribadi Xin Huang berhenti mengembang.


Xin Huang merasa bahwa seluruh energi didalam tubuhnya sudah menguap dan habis, membuatnya terjatuh dari atas langit, tapi sebelum jatuh, Xin Huang sudah ditangkap oleh Hua Mei.


Hua Mei terlihat khawatir melihat Xin Huang yang terkulai lemas, matanya terlihat kosong akibat Qi nya habis seluruhnya, Qi yang sangat-sangat banyak, habis seluruhnya saat membuat dunianya mengembang 6 kali lipat.


Hua Mei memberi Xin Huang satu pil kebugaran, saat memakan pil itu, Xin Huang terbangun kembali dengan keadaan yang kembali segar, tapi tidak dengan Qi nya, Qi nya hanya terisi sebanyak 0,1% Yah, tapi setidaknya dia terbangun dengan keadaan yang segar dan bugar.


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2