Power System

Power System
Liu Wen


__ADS_3

10 tahun berlalu lagi, anak kedua dari pasangan laki-laki pertama dan perempuan pertama telah lahir 10 tahun yang lalu, anak itu laki-laki lagi, namun dia terlahir dengan mata emas, dan kedua sayap putih yang menempel dipunggungnya, ya, dia adalah seorang raja dewa pertama sejak terciptanya dunia. Sang anak kedua memang jenius, namun kejeniusannya ada disatu tingkat dibawah sang anak pertama. Dan saat ini tepat dihari ini, anak ketiga akan terlahir beberapa menit lagi, sang iblis kuno pertama dan raja dewa pertama berkumpul menunggu ibunya melahirkan, dan setelah menunggu selama 15 menit, akhirnya sang ibu keluar sembari menggendong seorang bayi cantik dengan ras manusia biasa, ras yang sama dengan ayahnya.


Sebenarnya Xin Huang sama sekali tidak penasaran dengan sang manusia pertama, dia hanya penasaran pada sang wanita pertama, sebab wanita itu tidak memiliki ras yang tetap, atau bahkan tidak diketahui, tapi dia mampu melahirkan seorang iblis kuno, dan seorang raja dewa, hal itu membuat Xin Huang sangat penasaran dengan sang wanita pertama.


Sang ayah sangat senang dengan putri pertamanya, itu artinya, dia bisa memperluas keturunannya kembali.


15 tahun berlalu, dan akhirnya sang ayah memperbolehkan kedua anak laki-lakinya untuk menggenjot sang adik bungsu, tapi tetap saja harus masing-masing tidak boleh sama-sama.


Kegiatan mereka masih tetap sama bahkan setelah ratusan tahun, koloni-koloni manusia sudah terbentuk selama waktu itu, dan sang iblis kuno pertama akhirnya mencapai level Dewa Agung, dan pergi mencapai alam yang lebih tinggi, sendirian.


Jutaan tahun berlalu, sang manusia pertama masih tetap sehat bugar, namun sang wanita pertama sudah meninggal beberapa hari yang lalu, dia meninggal karena tidak mampu lagi mempertahankan tubuhnya yang sangat misterius, hingga akhirnya tubuhnya semua runtuh, dan meninggal menjadi abu debu.


Sang suami tentu saja merasa sedih, namun kesedihannya menghilang saat dia tahu bahwa istrinya adalah seseorang yang menginjakkan kakinya di surga pertama kali, untuk informasi saja, semua koloni-koloni dari manusia pertama hingga sekarang, semuanya ada ditahap dewa leluhur dan dilevel yang diatasnya, jadi belum pernah ada yang mati selama jutaan tahun itu, jadi sang wanita pertama itu mempunyai banyak gelar pertama.


Miliaran....


Triliunan....


Ratusan Triliunan Tahun....


Hingga 1 Kuadriliun tahun kemudian, sang manusia pertama akhirnya mati dan dimakamkan disebuah dunia yang penuh dengan es, dunia tempat dimana sang manusia pertama bertemu dengan sang wanita pertama, dia dimakamkan dengan damai oleh sang raja dewa pertama, yang masih tetap bertahan dialam bawah karena ingin mengurus orangtuanya.


Sudah banyak orang-orang yang telah sampai dialam yang lebih tinggi, ada juga yang mencapai level dewa agung, dan berdiam diri didalam alam dewa, namun ada juga seseorang yang berhasil mencapai kelepasan kultivasi, yaitu sang iblis kuno pertama, sekaligus sang penguasa dunia pertama yang menguasai seluruh dunia. Alam bawah, alam atas, sampai alam raja, dia berhasil menjadi penguasa semua itu.


Xin Huang sangat terpana dan merasa sangat bangga dihatinya, dia membayangkan bahwa dia nanti akan duduk diatas kursi singgasana penguasa dunia, Xin Huang benar-benar menantikan itu, namun dari semua kilas balik yang dia tonton, Xin Huang sama sekali tidak menemukan seekor hewan sedikitpun, itu membuat dia bingung darimana hewan-hewan yang ada di zamannya tercipta? Namun dia menggelengkan kepalanya, dan berniat untuk melupakan semua itu.


Sringggggggggggggg


Semua kilas balik itu merengkuh kembali secara perlahan-lahan, 10 detik kemudian, semua kilas balik itu kembali menjadi sebuah bola biru.

__ADS_1


Bola biru itu melayang, dan mendekati tubuh Xin Huang, Xin Huang menggenggam bola itu, dan kesadarannya kembali kedunia nyata.


[Ding! Proses penyatuan elemen kekosongan berhasil! Selamat tuan]


[Ding! Berhasil mencapai level setengah dewa awal!]


[Ding! Berhasil mencapai level setengah dewa puncak!]


Xin Huang merasakan sebuah perasaan yang sangat aneh, namun membuat dirinya tambah sangat kuat, "Apa itu tadi?"


[Sebelum dunia tercipta, hanya ada sebuah kekosongan yang tak terbatas, jika sekecil energi terbentuk didalam kekosongan itu, kekosongan itu akan segera meledak dan menyemburkan banyak materi-materi pembuat dunia, dan itu adalah gambaran yang diberikan Tuhan kepada orang-orang yang mempunyai elemen Kekosongan]


"Jadi aku yang menciptakan dunia? Benarkah?!" Xin Huang tidak bisa membayangkan bahwa dia adalah sang pencipta dunia, hingga jantungnya saat ini berdetak sangay kencang dan antusias.


[Tentu saja tidak, bodoh. Itu hanya replika, semua orang yang mempunyai elemen Kekosongan selalu berpikir bahwa dialah yang menciptakan dunia, padahal bukan, hanya Tuhan lah yang tahu]


Xin Huang tertunduk lesu kembali, namun dia segera mengedarkan pandangannya kesekitar saat melihat bahwa dia sedang terbaring diatas rumah kayu, "Aku tidak sadarkan diri berapa lama?"


Xin Huang menganggukan kepalanya, "Jadi satu Kuadriliun tahun didalam elemen kekosongan, setara dengan satu Minggu didunia nyata ya?"


[Ya]


"Lalu bagaimana perangnya?" Xin Huang baru ingat bahwa dia pingsan saat sedang perang, jadi setelah satu Minggu berlalu, apa yang terjadi dengan perangnya?


[Zhou Lin dan Wei Chuan masih tetap bertarung, kalo yang lainnya, sistem tidak tahu]


Xin Huang menganggukan kepalanya, lalu menatap wanita cantik berbaju hijau didepannya yang baru saja tiba.


"Halo, kau sudah sadar?" Ucapnya lembut dengan senyuman hangat.

__ADS_1


"Ya, terimakasih nona." Xin Huang pun membalasnya dengan senyuman hangat juga.


Melihat senyuman hangat Xin Huang, membuat wajah wanita itu merah merona, "Begitu ya... Apa tuan mau makan?" Kebetulan wanita itu baru saja membakar dua ekor ikan, dia membakar dua ekor ikan karena takut orang yang dibawanya kelaparan saat bangun.


Xin Huang menganggukan kepalanya, "Ya, aku sudah lama tidak makan"


"Hehe, itu tentu aku sudah tahu tuan, aku menemukanmu dipinggir pantai 1 Minggu yang lalu, dan kau baru saja bangun, jadi tentu saja kau laparkan tuan?" Wanita itu menemukan tubuh Xin Huang saat sedang ingin mengambil air minum, saat itu dia tidak sengaja melihat tubuh seorang pria tampan yang terombang-ambing diatas lautan, dirinya yang kebetulan sangat jago berenang, segera mengambil tubuh Xin Huang dan menyimpannya didalam gubuknya.


"Omong-omong, ini dimana?"


"Ini adalah pulau Saisar, pulau yang berada di paling ujung daratan benua Dazhou"


Xin Huang mengerutkan dahinya, "Dipaling ujung? Beruntung sekali dia tidak terkena dampak serangan para dewa-dewa natural, termasuk aku"


"Oh iya, jika boleh tahu, siapa nama tuan?"


"Xin Huang, panggil saja terserah kau"


Wanita itu tersenyum kecil, "Namaku adalah Liu Wen, salam kenal ya?"


Xin Huang membalasnya dengan senyuman juga, "Ya, salam kenal"


***


(Kok jadi Harem sih😠)


.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2