Power System

Power System
Hati Yang Hancur


__ADS_3

Gruduk.... Gruduk.... Gruduk....


Ruang-ruang mulai retak menggunduk keatas, sebuah lubang gelap muncul dibalik retakkan-retakkan ruang itu. "Aku hidup! Hahahaha." Xin Huang tertawa terbahak-bahak, karena berhasil menemukan ide brilian saat situasi sudah terdesak.


"A-Apa?" Sun Mofa melebarkan matanya terkejut, akibat melihat Xin Huang yang masih tetap utuh tanpa luka sedikitpun.


"Hehe... Apa kau tau, apa itu dimensi empat?" Xin Huang menyeringai lebar.


"Apa yang kau bicarakan?! Bocah!"


"Dimensi empat adalah Dimensi mitos yang selalu dibicarakan para mahluk fana, orang yang berhasil mencapai dimensi empat hanyalah satu orang, yaitu penguasa dunia generasi kelima, iblis kuno Zhang Qian! Raja Dewa generasi keenam tidak pernah mengalahkan Zhang Qian, karena Zhang Qian naik ke dimensi yang lebih tinggi, dengan meninggalkan pedang ini, pedang kekosongan!" Hanya pedang kekosongan sajalah yang bisa merobek dimensi lebih tinggi, dan itupun hanya sebentar, kira-kira hanya lima detik.


Sun Mofa menyipitkan matanya kesal, "Kau bicara apa sih? Bocah!"


"Hehehe, monyet tolol sepertimu tak akan pernah bisa mengerti, Teknik Pengendalian Waktu: Penglihatan Masa Lalu!" Mata Xin Huang bersinar terang, dan ulasan-ulasan masa lalu yang pernah Sun Mofa alami, masuk kedalam kepala Xin Huang. "Ketemu!" Xin Huang menyeringai lebar.


Sun Mofa menaikkan sebelah alisnya bingung, "Kau sedang apa bocah? Tidak Tidak, mati saja sana" Cakar Sun Mofa bertambah besar dan tajam, "Teknik Spesial Sun Mofa: Pencakaran Spesifik!!!!" Sun Mofa mengayunkan cakarnya yang sangat besar, kearah Xin Huang yang sedang terpatung.


Wushhhhhhhh


Sringggggggggggggg


Duarrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr


Sebuah jejak serangan berbentuk cakar tercipta akibatnya, tapi yang membuat Sun Mofa bingung, kenapa Xin Huang masih utuh? Bahkan tidak ada goresan sama sekali dibajunya. "Kau menggunakan cara licik apa lagi?!! Dasar bocah sialan!" Sun Mofa mengambil ancang-ancang, lalu melesat menerjang Xin Huang.


Wushhhhhhhhhh


Saat Sun Mofa hampir mencapai Xin Huang, Xin Huang tiba-tiba berpindah kebelakangnya, "A-Apa? Lagi!" Sun Mofa mengayunkan cakarnya lagi kebelakangnya.


Wushhhhhhhh


Sringggggggggggggg


Sama seperti sebelumnya, Xin Huang tiba-tiba berpindah kebelakang tubuhnya. "Kau!!!!"


Wushhhhhh


Wushhhhhhh


Wushhhhhhhh


Wushhhhhhhhh


Sringggggggggggggg


Sringggggggggggggg


Sringggggggggggggg


Sringggggggggggggg

__ADS_1


Sun Mofa terus mencakar Xin Huang kesegala arah, dan tidak ada satupun yang mengenainya. "A-Apa ini?"


Xin Huang berbalik, lalu tersenyum kecil, "Ini adalah salah satu efek dari berpindah dimensi ke yang lebih tinggi, orang-orang tak akan pernah bisa menggapai, menyentuh, ataupun memahamiku, semua hal yang kupunya, identitas, bahkan keberadaanku semuanya menghilang ditelan ruang dan waktu, tapi itu hanya sementara saja, kira-kira hanya.... Rahasia"


"I-Itu tidak mungkin!" Sun Mofa mengayunkan cakarnya lagi, dia tidak pernah bisa percaya bahwa dia tidak bisa menyentuh bocah iblis didepannya.


Wushhhhhh


Wushhhhhhh


Sringggggggggggggg


Sringggggggggggggg


Sringggggggggggggg


"Ti-Tidak mungkin...."


Xin Huang menyeringai kecil, "Hehe, kau tidak akan bisa menyentuhku, setidaknya sampai efek penambahan kekuatanmu habis"


Sun Mofa terdiam, lalu tersenyum lebar, "Efek penambahan kekuatanku habis? Maksudmu hukuman tabu itu? Hahahaha! Aku hanyalah sebuah jiwa! Penambahan kekuatanku pun tidak berdampak apapun pada dunia nyata! Karena semua Yang ada disini, dibawah kekuasaanku! Walaupun ada batasan, batasan itu hanya 100 Kali lipat saja! Dan aku sudah berada diambang batas itu! Jadi.... Aku akan sekuat ini, untuk selama-lamanya!"


Xin Huang melebarkan matanya tak percaya. "A-Apa?"


[Ups]


"Bangsat kau sistem! Kau menipuku?!"


Xin Huang sangat geram dengan perkataan sistemnya, "Sial!!!"


"Hehe" Sun Mofa duduk santai diatas tongkatnya, sembari tersenyum mengejek pada Xin Huang.


"Kau... Kau... Kau...!" Xin Huang tidak bisa melakukan apapun, otaknya ngeblank karena situasi yang sangat tidak terduga ini. "Pikirkan.... Pikirkan.... Pikirkan.... Aha!" Xin Huang akhirnya mendapatkan sebuah ide. "Teknik Elemental: Fatamorgana! Teknik Pengendalian Waktu: Ingatan Baru! Teknik Racun Neraka Tingkat Tinggi: Kabut Ilusi!"


Wushhhhhhhhhh


Pandangan disekitar Sun Mofa, perlahan-lahan berubah menjadi lebih banyak kabut, dan dia hanya bisa melihat bayang-bayang dua orang yang sedang berdiri dihadapannya. "Kau menggunakan trik apalagi?"


Wushhhhh


Bayang-bayang dua orang didepannya menghilang, dan Sun Mofa tiba-tiba merasa bahwa dari belakangnya, ada yang menyentuhnya. "Siapa itu?!" Sun Mofa berbalik, dan melihat seorang wanita cantik, yang sangat dikenalinya. "I-Ibu?"


Wanita cantik itu tersenyum manis, lalu mengusap lembut kepala Sun Mofa, "Sun'er, tak kusangka kau sudah sebesar ini"


"Ya, kau sudah besar" Seorang pria setengah kera, tiba-tiba muncul disebelah wanita yang dipanggil ibu oleh Sun Mofa.


"A-Ayah?" Sun Mofa tidak menyangka bisa melihat kedua orangtuanya lagi, yang sudah dia bunuh.


"Kenapa kau membunuh kami? Jika kau memang ingin kami mati, maka kami bisa membunuh diri kami sendiri, sebab keinginan anakku, harus dijalani dengan sepenuh hati" Ibu Sun Mofa tersenyum dengan hangat, sembari memeluk kepala Sun Mofa.


"Tidak mungkin.... Ibuku tidak mungkin sebaik ini.... Ibuku adalah seorang sipir penjara yang bertugas untuk memenjarakan anaknya... Jadi kau memang.... Bukan ibuku"

__ADS_1


"Ya! Aku adalah seorang sipir penjara cantik! Yang bertugas melakukan apapun keinginan narapidananya!" Ucap Wanita itu, sembari memberi hormat.


"Kau terlalu tua untuk melakukan itu, nenek" Cibir ayah Sun Mofa.


"Hey! Kau pun sudah tua! Dasar kakek!"


"Aku sadar bahwa aku sudah tua, oleh sebab itu aku tidak bertingkah seperti anak muda"


"Kau tidak mau mengalah pada istrimu ya?!"


"Terserah"


Mendengar perdebatan dibelakangnya, membuat kepala Sun Mofa seperti mau meledak. "Itu tidak mungkin.... Ini adalah salah satu trik dari bocah iblis kuno itu... Aku sangat yakin"


Puk....


Kedua orangtuanya mendekap Sun Mofa dari belakang, "Ya, ini adalah trik dari bocah iblis, untuk menunjukkan bahwa kami sangat menyayangimu" Ucap ibu Sun Mofa dengan senyuman yang sangat hangat.


Deg....


"Ibu...." Mata Sun Mofa mulai berkaca-kaca, dan menangis sesenggukan dengan tubuhnya yang sudah berubah menjadi anak kecil.


.....


Xin Huang tertawa kecil saat melihat Sun Mofa yang sedang termenung, dengan air mata yang mengalir dipipinya. "Hehe, monyet itu masuk kedalam ilusiku, dan itu menghabiskan 99% Qi ku" Xin Huang berjalan mendekati tubuh Sun Mofa.


"Aku yakin hati Sun Mofa menjadi hancur lebur, karena membunuh kedua orangtuanya yang sangat menyayanginya. Semangat hidup dan bertarungnya mulai memudar, dan saat hal itu terjadi, aku jadi lebih mudah untuk menebasmu"


Zrashhhhhhh


Xin Huang menebas kepala Sun Mofa, dan kepala Sun Mofa melayang-layang diatas langit. "Selamat beristirahat Sun Mofa, si raja monyet"


[Ding! Berhasil membunuh sang raja monyet Sun Mofa, mendapatkan 500 Kuadriliun Poin Pengalaman]


[Selamat tuan telah mencapai level Dewa Natural tingkat pertama]


"Heh! Aku menang"


[Tak kusangka rencana sampah tuan bisa berhasil]


"Sampah?! Ini masterpiece!"


[Iya, sesuai angan-anganmu]


"Bangsat!" Tubuh Xin Huang perlahan-lahan memudar, lalu menghilang dari sana.


.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2